ADVERTISEMENT

Wisatawan di Labuan Bajo Barhasil Dievakuasi, Kepala Basarnas: Kapal Sempat Hanyut

MANGGARAI BARAT : WARTA-NUSANTARA.COM – Sejumlah wisatawan domestik berhasil dievakuasi tim Basarnas Maumere di Perairan Pulau Batu Bolong, Flores, NTT, Sabtu (31/10/2020).

Kepala Kantor Basarnas Maumere, I Putu Sudayana, S.E.,M.AP dalam keterangan resminya menjelaskan peristiwa itu bermula ketika kapal KM Kesha yang mengangkut sejumlah wisatawan berangkat dari Pelabuhan Labuan Bajo menuju Pulau Tatawa. 

Para wisatawan tiba di pulau itu pukul 10.05 Wita. Selanjutnya mereka melakukan snorkeling dan diving juga melihat manta (ikan pari). 

google.com, pub-8821474514474742, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kendati demikian, ungkap I Putu, pada pukul 13.30 Wita, KM Kesha mengalami mati mesin saat dalam perjalanan antara Pulau Tatawa – Pulau Gili Lawa di Perairan Pulau Batu Bolong. 

Ia membeberkan saat peristiwa itu dua orang ABK berusaha mengevakuasi enam orang wisatawan domestik dan satu orang guide dengan menggunakan sekoci kapal menuju ke Pantai Pulau Tatawa.

RelatedPosts

“Setelah sampai di darat kemudian terjadi hujan dan gelombang laut yang tinggi sehingga tidak bisa melanjutkan proses evakuasi POB yang di atas kapal enam orang, selanjutnya kapal hanyut menuju arah Pulau Gililawa,” ujarnya. 

I Putu mengaku pihaknya mengetahui peristiwa itu ketika Kantor Pos SAR Manggarai Barat menerima laporan langsung dari Amelia. 

Dalam laporannya Amelia mengatakan Kapal Wisata KM Kesha mengalami mati mesin di sekitaran perairan Batu Bolong Manggarai Barat yang berjarak 15.76 NM dari Pelabuhan ASDP Labuan Bajo. 

Dijelaskan, usai menerima laporan tersebut enam anggota tim Basarnas Maumere empat orang dari Pos SAR Manggarai Barat berkoordinasi dengan potensi SAR langsung berangkat menuju lokasi kejadian. 

“Pukul 15.40 Wita tim SAR gabungan tiba di lokasi kejadian dan KM Kesha yang terhanyut di tarik oleh KM Mutiara Nusantara menuju Pulau Tatawa dengan POB diatas kapal enam orang (1 kapten kapal, 1 orang ABK dan empat orang wisatawan dalam keadaan selamat) dan tiba di Pulau Tatawa pada pukul 16.10 Wita,” imbuhnya.

Pada pukul 16.20 Wita ungkap I Putu, RIB 09 Maumere dan RIB 02 Manggarai Barat mengevakuasi sebelas orang yang terdiri dari sepuluh orang wisatawan dan satu orang guide menuju Pelabuhan ASDP Labuan Bajo dari Pulau Tatawa. 

“Pukul 17.10 Wita RIB 09 Maumere dan RIB 02 Manggarai Barat tiba dan sandar aman di Pelabuhan ASDP Labuan Bajo dengan penumpang dalam keadaan kesemuanya selamat,” katanya. 

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh potensi SAR yang terlibat khususnya para Komodo Rescue dari Pos SAR Manggarai Barat dan Kantor SAR Maumere serta potensi SAR yang terdiri dari rekan-rekan di Polair serta pemilik Kapal KM Mutiara Nusantara dan crew.

“Saya ucapkan terima kasih banyak atas tugas-tugas kemanusiaannya dan semoga kedepannya pelaksanaan operasi SAR menjadi lebih baik lagi, lebih terkoordinasi lagi dan tentunya akan lebih kita tingkatkan sinergitas kita dilapangan,” pintanya.

Ia menambahkan keberhasilan pelaksanaan operasi SAR yang telah dilaksanakan dapat lebih menjamin kemanan dan keselamatan para wisatawan baik domestik maupun asing untuk berkunjung ke salah satu KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) di Labuan Bajo. **(*/WN-01).**

Related Posts

Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *