ADVERTISEMENT

Kepala BNPB, Doni Munardo Serahkan 1 Miliar Untuk Korban Erupsi Ile Lewotolok


Keterangan Gambar :
 Kepala BNPB, Letnan Jenderal Doni Munanrdo, Saat Menyerahkan Bantuan Tanggap Darurat Ile Lewotolok di Lewoleba, Kabupaten Lembata, Provinsi NTT.

LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM-Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal, Doni Monardo, Rabu (2/11/2020), menyerahkan sumbangan kemanusiaan senilai 1 Miliar Rupiah untuk digunakan sebagai tanggap darurat bagi korban akibat erupsi Gunung Ile Lewotolok, Kabupaten Lembata.

google.com, pub-8821474514474742, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala BNPB diterima Bupati Lembata, Eliazer Yentji Sunur, di Posko Utama Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Ile Lewotolok di Lewoleba, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

Posko Utama Tanggap Darurat Ile Lewotolok saat ini menggunakan Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lembata

RelatedPosts

“kami akan berikan dana bantuan sebesar 1 miliar rupiah yang bisa dipergunakan untuk keperluan tanggap darurat, apabila dirasakan perlu adanya dana tambahan, nanti Bapa bisa menghubungi pemerintah pusat,” ujar Doni Munardo.

Bantuan tersebut guna membantu mengatasi korban erupsi eksplosif gunung Ile Lewotolok yang kini menempati puluhan posko pengungsian di kecamatan Ile Ape, maupun Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Dalam kesempata itu, Doni Munardo ingin memastikan Negara hadir saat rakyat sedang mengalami musibah.  

“Bapak Presiden selalu mengingatkan bahwa Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, Solus Populi suprema lex. Oleh karena itulah saya membawa rombongan cukup besar untuk hadir dan memastikan rakyat Lembata terdampak erupsi Ile Lewotolok di perhatikan dengan baik,” ujar Doni Munardo.

“kita smua harus bisa memastikan bahwa upaya untuk memberikan perlidungan kepada masyarakat harus berjalan optimal, kenapa demikian, karena di saat ini kita menghadapi dua persoalan. Pertama yang sedang berlangsung adalah masalah pandemic Covid-19 yang mengancam keselamatan kita,” ujar Monardo.**  (*/WN-01).**


Related Posts

Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *