ADVERTISEMENT
google.com, pub-9566902757249236, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Temui Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bupati Merauke sampaikan Dua Point Penting

JAKARTA, WARTA NUSANTARA-  Rabu (9/6/2021) sekitar pukul 17.30 Waktu Indonesia Barat (WIB), Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT didampingi Kepala Badan Perbatasan setempat, Elyas Mite menemui  Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan tersebut, ada beberapa point penting disampaikan Bupati Mbaraka kepada Menteri Investasi. Salah satunya adalah pertanian serta  hasil beras petani yang belum diserap  maksimal oleh Badan Urusan Logistik (Bulog).

“Saya meminta kepada Pak Menteri Investasi membuang suara ke Kementerian Pertanian (Kementan)  maupun Direktur Utama Perusahan Umum Bulog, Budi Waseso sehubungan dengan dukungan alat pertanian maupun infrastruktur serta  penyerapan beras,” pintanya.

google.com, pub-9566902757249236, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Dikatakan, dari luasan lahan sangat memungkinkan, termasuk kualitas beras petani juga bagus, Namun belum diserap maksimal oleh Bulog Merauke sehingga terjadi over produksi.

“Saya mengharapkan Pak Menteri Investasi melakukan komunikasi serta koordinasi dengan  Dirut Bulog agar kuota penyerapan beras di Bulog Merauke dapat dinaikkan,” pintanya.

RelatedPosts

“Kalau bisa, jatah beras untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di Papua diambil dari Merauke. Dulu waktu menjabat 2011-2016, telah ada kerjasama dengan Gubernur Papua, Lukas Enembe dan beras diambil ke Jayapura serta beberapa daerah lain. Hanya begitu saya turun dari jabatan, tidak dilanjutkan,” ungkapnya.

         Bahlil Langsung Telpon  Budi Waseso

Setelah mendengar apa yang diutarakan Bupati Merauke, Menteri Investasi Bahlil langsung menelpon Dirut Umum Bulog, Budi Wasesa, lalu disepakati dilakukan pertemuan.

“Jadi sudah ada kesepakatan dengan Pak Budi, sehingga besok pukul 11.00 WIB, akan ada pertemuan  saya bersama Pak Budi dan dihadiri Bupati Merauke, sekaligus melakukan presentase,” ungkapnya.

“Saya berterimakasih kepada Pak Bupati Merauke, karena bisa bertemu sekaligus menyampaikan persoalan tentang penyerapan beras yang tak maksimal selama ini oleh Bulog setempat,” katanya. (WN-kobun)

Related Posts

Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *