ADVERTISEMENT

Pasien Covid-19 Melaju, Transportasi Kapal Perintis Ditutup

MERAUKE, WARTA NUSANTARA- Setelah melihat lajunya pasien yang terpapar covid-19 maupun meninggal dunia, Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT langsung mengambil  gerak cepat.

Salah satunya adalah  dengan menutup akses trasportasi kapal perintis baik dari pedalaman maupun daerah lain, agar lajunya virus tersebut dapat ditekan.

Kepada sejumlah wartawan,  Kamis  (15/7/2021), Bupati Mbaraka menjelaskan,  mulai hari ini, akses transportasi kapal perintis ditutup. “Saya akan melakukan rapat hari ini, sekaligus mengeluarkan instruksi untuk harus dilaksanakan,” ujarnya.

google.com, pub-8821474514474742, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Dikatakan, pihaknya baru mendapat laporan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita kalau ada pasien dari pedalaman yang menumpang  Kapal Mambit (kapal perintis) terpapar covid-19.

Dari laporan itu, lanjut bupati, ditindaklajuti dengan pasien dimaksud   harus melakukan karantina di atas kapal. Nantinya tenaga medis melakuka swab terhadap penumpang dan jika positif  covid-19, tak diizinkan turun.

RelatedPosts

Khusus penerbangan, tetap diizinkan. Namun seminggu hanya dua kali. Karena pertimbangan untuk membawa atau mengangkut bantuan obat-obatan dan lain-lain dari luar.

Ditanya rencana penutupan akses antar distrik dan kampung. Bupati Mbaraka menambahkan, hari ini juga diputuskan. Tetapi jelasnya, masyarakat dari kampung-kampung, tak diizinkan ke kota terlebih dahulu, setelah melihat perkembangan trend covid-19 yang terus meningkat. (WN-kobun)

Related Posts

Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *