ADVERTISEMENT
google.com, pub-9566902757249236, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pertemuan Dengan Para Dokter, Romanus : Banyak Warga Merauke OTG Covid-19

MERAUKE, WARTA NUSANTARA- “Dari pengamatan dan laporan yang saya terima, banyak masyarakat Merauke itu orang tanpa gejalah (OTG) covid-19. Mereka tak batuk maupun demam. Tetapi betul-betul hilang penciuman.”

Hal itu disampaikan Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT saat melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Kesehatan, dr. Nevil Muskita, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), dr. Yenni Mahuze serta sejumlah dokter di Gedung Negara Senin (2/8/2021).

“Saya ingin ada penjelasan dari para dokter, apakah mereka yang OTG sudah positif covid-19 atau belum,” tanya bupati.

google.com, pub-9566902757249236, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Dikatakan lagi, dari laporan yang diterimanya, banyak warga sudah parah terpapar covid-19, baru keluarganya membawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

“Seharusnya ini tak boleh terjadi. Jika ada gejalah batu, pilek dan demam, segera ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan sekaligus PCR. Sehingga diketahui pasti apakah  terpapar covid-19 atau tidak,” pintanya.

RelatedPosts

Jika  kondisi pasien dalam keadaan gawat dibawa ke rumah sakit, apalagi dengan penyakit lain dan setelah PCR dinyatakan positif covid-19, tentu membutuhkan perawatan ekstra. Lalu ketika imun tubuh tak kuat, bisa meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita menjelaskan, laporan yang dikeluarkan setiap hari, sehubungan dengan data covid-19 adalah hasil PCR di rumah sakit.

“Ya benar yang diisolasi sekaligus menjalani perawatan bahkan meninggal dunia, akibat terpapar covid-19. Ini kami sampaikan agar masyarakat megetahui.  Kita tak mengada-ada mengeluarkan data sehubungan dengan pasien covid-19,” ujarnya. (WN-kobun)

Related Posts

Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *