ADVERTISEMENT

PLT Bupati Lembata Launching BBM di Atas Tongkat Artha Bahari, Distributor Optimis Perekonomian Bergeliat

“Distributor bahan bakar minyak B30 industri PT. Yosindo Jaya Raya berkeyakinan jika pasokan BBM industri bisa memenuhi kebutuhan indsutri-industri di Lembata maka perekonomian di Kabupaten Lembata begeliat dan berjalan lebih lancar”


LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM-Manajemen PT. Yosindo Jaya Raya selaku distributor bahan bakar Solar B30 melalui direktur utama Yos Meliano memberikan garansi sekaligus berkomitmen untuk tetap berinvestasi di sini (baca-Kabuapten Lembata) jika investasi bahan bakar Solar B30 yang didatangkannya saat bisa mengatasi masalah kelangkaaan BBM untuk kurun waktu yang akan datang. Karena itu ketika dilakukan launching pendistribusian perdana, pihak PT. Yosindo Jaya Raya manajemen dan manajemen PT. Andika Perdana jaya mengharapkan dukungan semua pihak termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata untuk bisa memberikan iklim kondsuif demi terciptanya ruang investasi yang memenuhi kehendak khalayak.

Karena sebelumya hari ini, hari dimana terjadi prosesi launching ini, berkisalah Yos Meliano sekitar dua tahun lalu kita mengirim “floating storage” atau tongkat, setelah sebelumnya pihak manajemen melalui Stanislaus Wayonh dan Anton Peripambudi melakukan survei. “Temuan lapangan. Disini terjadi kelangkaan bahan bakar jenis industri dan mungkin juga subsidi,”tegas Yos Melino.

google.com, pub-8821474514474742, DIRECT, f08c47fec0942fa0


Sejalan dengan dinamika perkembangan pembangunan, kondisi ini tidak bisa dibiarkan terlantar, karena itu pihak manajemen memberanikan diri untuk beriventasi. Dan hari ini semua bisa terjadi. “Terimakasih Bupati Lembata dengan jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata,”tegas Yos Melino. Plt. Bupati Lembata Thomas Ola memberikan sharing bahwa hampir setahun lamanya sejak 2018-2019 ia terus melakukan komunikasi intensif dengan pihak manajemen PT. Yosindo Jaya Raya dan PT. Andika Pradana Jaya terkait BBM industri ditengah situasi kelangkaan BBM di Kabupaten Lembatai. Dalam komunikasi itu Thomas Ola selalu menanamkan keyakinan dan motifasi positif kepada pihak manajem untuk terlibat dalam kerja kemanusiaan membantu rakyat Lembata terkait kelangkaan BBM.


“Kepada Pak. Anton dan Cip Anton saya katakan kalau kalian yakin bahwa pada suatu saat bisa membantu masyarakat Lembata. Pasti terjadi. Hanya dengan bermodalkan keyakinan saja, semua bisa terlaksana,”demikian sari kata pembuka Plt. Bupati Lembata Thomas Ola mengawali rangkain seremonial launching BBM industri Solar B30 di Pelabuhan Jober-Lewoleba, Rabu (11/08)

RelatedPosts

Thomas Ola mengatakan komunikasi itu dimaksudkan agar pihak PT. Yosindo Jaya Raya dan PT. Andika Pradana Jaya bisa berperan serta membantu masyarakat Lembata untuk keluar dari kelangkaan BBM selama ini, karena kondisi ini tidak saja dialami masyarakat Lembata, Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata tetapi juga semua stakeholder.


Thomas Ola juga memberiikan tantangan kepada manajemen agar pada waktunya nanti bukan hanya bahan bakar industri solar tetapi juga bahan bakar lainnya. Manajemen PT. Yosindo Jaya Raya dan PT. Andika Pradana Jaya juga diingatkan Thomas Ola untuk tidak boleh “enjoi” di tempat yang sudah makmur dan sudah mampu memperoleh BBM.

“Kalau kalian ke tempat yang sudah makmur, ke tempat yang sudah mampu memperoleh BBM itu biasa tetapi kalau kalian bisa beroperasi di daerah, di kabupaten dimana terjadi kelangkaan BBM , itu luar biasa. Dan itu ada di sini. Ini kerja – kerja yang luar biasa. Mampukah kalian membantu masyarakat Lembata dengan jenis BBM yang lain?,” tantangnya Thomas Ola.

Kepala Cabang PT. Yosindo Jaya Raya Cabang Lembata, Stanislaus Wayong yang famliar dengan panggilan Mr.Chif menggambarkan kapasitas muat kapal pengangkut BBM industri Solar B30 sekitar 600KL-800KL. Saat ini minyak yang didatangkan sebanyak 650KL.


“Saya berharap masyarakat bisa memanfatatkan lebih banyak. Target kita satu bulan bisa kita datangakan 4 atau 5 kali dengan kapasitas per bulannya minimal 1.500KL atau lebih” tegas Mr. Chif..
Khusus untuk harga jual BBM menurut Mr. Chif tetap mengacu pada harga industri edaran pemerintah dimana setiap bulan tanggal 1 dan tanggal 15 menyesuaikan dengan harga minyak dunia. Saat ini harga industri untuk wilayah timur Indonesia dikisaran Rp.12.300,- diluar pajak. “ Tim manajemen pemasaran dan keuangan akan menghitung itu semua” ujarnya. (Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Lembata-Sultansabatani)

Related Posts

Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *