ADVERTISEMENT
google.com, pub-9566902757249236, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Bupati Merauke : ‘Sejak Menginjakkan Kaki di Bumi Anim Ha, Atlet dan Oficial Seperti Di Rumah Sendiri’

MERAUKE, WARTA NUSANTARA- “Pemerintah Kabupaten Merauke, forum komunikasi pimpinan daerah dan masyarakat, sangat welcome kepada siapa saja, termasuk para atlet maupun official yang akan bertarung di enam cabang olahraga dalam hajatan PON XX Papua.”

Hal itu disampaikan Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT disela-sela menjemput Kapolda Papua, Brigjen Mathius D. Fakiri di  Bandara Mopah Jumat (17/9/2021). “Semua kontingen  dari berbagai daerah di Indonesia, silahkan datang ke Papua, termasuk Merauke, karena situasi aman dan damai,” ujarnya.

Selama ini, lajut bupati, siapa saja boleh datang dan tinggal di Merauke, sekaligus melakukan aktivitas seperti biasa. Tak ada gangguan yang terjadi hingga menghambat kegiatan  sehari-hari.

google.com, pub-9566902757249236, DIRECT, f08c47fec0942fa0

“Pesan saya untuk  atlet dan official dari seluruh Indonesia, tak perlu takut datang ke Merauke. Keamanan bagi kalian semua terjamin dengan baik,” ujarnya.

“Silahkan bertanding atau bertarung meraih sukses dalam ivent PON XX untuk enam cabang olahraga yang akan dihelat di Kabupaten Merauke nanti,” pintanya.

RelatedPosts

Kapolda Papua, Brigjen Mathius D. Fakiri menjelaskan, selama  pelaksanaan PON XX di Papua, situasi aman–kondusif. “Saya menyuarakan kepada rekan-rekan wartawan untuk  menulis  bahwa  Papua dalam keadaan aman,” katanya.

Jadi, lanjut Kapolda, siapa saja boleh datang ke Papua, terutama atlet maupun official dari berbagai daerah di Indonesia. “Raihlah prestasi dalam hajatan PON XX. Kami memberikan jaminan keamanan serta keselamatan bagi semua orang,” ujarnya.

Khusus untuk Kabupaten Merauke yang menjadi salah satu klaster  pelaksaan PON, Kapolda sangat meyakini kalau situasi aman dari waktu ke waktu.

“Saya tahu kalau dari dulu, Merauke sangat kondusif. Orang boleh datang dan tinggal sekaligus melakukan berbagai aktivitas sehari-hari,” katanya.  (WN-kobun)

Related Posts

Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *