ADVERTISEMENT

Camat Minta Pemkab Lembata Prioritas Jalan Segmen Kritis di Ileape Timur

LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM-Camat Ile Ape Timur, Nikolaus Ola Watun mengusulkan melalui DPRD Kabupaten Lembata agar Pemkab Lembata memperhatikan prioritas pembangunan infrastruktur jalan terutama pada sejumlah segmen kritis di Kecamatan Ileape Timur.

Peserta Musrenbang di Ile Ape Timur

Camat Ile Ape Timur, Nikolaus Ola Watun mengusulkan hal tersebut ketika membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan di Ile Ape Timur, Kamis/16/2/2023. Bak gayung bersambung usulan Camat Ile Ape Timur Nikolaus Ola Watun mendapat apresiasi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lembata G. Fransiskus Langobelen yang hadir dalam Musrenbang tersebut.

Bagi G. Fransiskus pemerintah musti memperhatikan secara serius akses infrastuktur jalan, jembatan dan infrastruktur air minum bersih di kecamatan Ile Ape Timur dan tidak bisa menjadikan relokasi sebagai alasan untuk tidak memperhatikan infrastruktur jalan, jembatan dan air.

google.com, pub-8821474514474742, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Karena itu dirinya mengharapkan, agar perencanaan untuk tahun 2024 haruslah benar-benar mengakomodir seluruh kepentingan masyarakat, termasuk kepentingan hajat hidup untuk banyak orang di wilayah Ile Ape Timur, jangan sampai perencanaan terkesan diskriminatif.

“Sebagai pimpinan DPRD, saya setuju agar pemerintah membangun lagi jnfrastruktur jalan, jembatan dan air minum bersih, bukan saja untuk wilayah kecamatan Ile Ape Timur, tetapi juga untuk menghubungkan jalur jalan keliling Ile Ape,”tegas Gewura pada Forum Musrenbangcam Ile Ape Timur.

RelatedPosts

Sebelumnya, Camat Ile Ape Timur, Nikolaus Ola Watun ketika membuka Forum Musrenbangcam mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Lembata untuk memperhatikan segmen kritis infrastruktur jalan yang ada di kecamatan Ile Ape Timur.

Usulan itu disampaikannya berdasarkan realitas lapangan bahwa masih ada kehidupan di wilayah kecamatan Ile Ape Timur, meskipun berdasarkan rencana, Pemerintah Kabupaten Lembata bakal melakukan relokasi sejumlah desa di Ile Ape Timur karena tercatat sebagai zona wilayah bencana.

Camat Ola Watun mengatakan hal itu saat membuka kegiatan Musyawarsh Rencana Pembangunan Kecamatan Ile Ape Timur (Musrenbangcam) di Namang, Atawatung Desa Lamagute, Kecamatan Ile Ape Timur.

‘Harapan kami intinya infratsurktur jalan karena di sini masih ada kehidupan. Tolong perhatikan segmen jalan kritis dari Desa Todanara sampai Desa Lamagute, termasuk plat deker. Kami sudah tidak dapat alokasi anggaran pembangunan infrastruktur jalan dari PEN, mudah-mudahan anggaran dari dana Inpres ini bisa dialokasikan untuk membangun segmen kritis jalur jalan di wilayah kami,’tegas Niko Watun.

Camat Niko Watun menyadari bahwa sumber dana Inpres Kementrian PUPR Rp. 103 Miliar telah diperuntukan untuk membangun lima ruas jalan kabupaten Lembata tahun anggaran 2023, tetapi demi masyarakat Ile Ape Timur, dirinya berharap, mudah-mudahan, pemerintah boleh mengakomodir usulan yang disampaikannya itu.

Hadir pada kesempatan itu wakil ketua I DPRD Kabupaten Lembata G. Fransiskus, Anggota DPRD Dapil Lembata II Aleks Arakian Lewotobi, Camat Ile Ape Timur Nikolaus Ola Watun, pimpinan OPD, para kepala desa dan ketua BPD se kecamatan Ile Ape Timur, tokoh perempuan, tokoh pendidik dan undangan lain.

Camat Ile Ape Timur telah mengusulkan dan DPRD Lembata menyetujuinya, tinggal Pemerintah Kabupaten Lembata mengeksekusi. Jika PEN sudah lewat, kan masih ada Inpres. Bisa ko Inpres untuk Ile Ape Timur.

[bb/SS/WN-01]

Related Posts

Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *