ADVERTISEMENT
google.com, pub-9566902757249236, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Siswa SMP 47 Ojang Bersihkan Pasar Boganatar, Wujudkan Pembelajaran Potensi Ekonomi Indonesia

Ket Foto: Siswa dan guru IPS SMP 47 Ojang Margareta Tewo S.pd dan Milenenina Peni Lewuk, S.Kom. Di pasar desa Kringa. Sikka NTT

SIKKA : WARTA-NUSANTARA.COM–Para Siswa SMP 47 Ojang melakukan pembersihan Pasar Boganatar di Desa Kringa, Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka pada Kamis 08 Februari 20204. Kegiatan tersebut sebagai bentuk implementasi dari penerapan mata pelajaran Pendidikan Ilmu Sosial, yang bertema potensi ekonomi Indonesia. Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh siswa/siswi Kelas 7 SMP 47 Ojang dan juga guru IPS Maria Margaretha Tewo, S.pd dan Maria Milenenina Peni Lewuk, S.Kom.

Pihak Lembaga Pendidikan tersebut menjelaskan, Tujuan dari kegiatan ini sebagai salah satu bentuk pengabdian, tidak hanya itu jika dilihat dari segi pendidikan kegiatan ini sebagai bentuk implementasi dari mata pelajaran IPS Potensi Ekonomi Indonesia, yang mana sangat berdampak pada sektor pendidikan dan tentu juga pada sektor pendidikan, dimana para peserta didik bisa langsung memahami tiap indikator pembelajaran, Tegas Margaretha Tewo kepada media.

google.com, pub-9566902757249236, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Tidak hanya itu ada pula tanggapan dari para penjual yang enggan disebutkan namanya. ” Yah kegiatan ini sangat baik dan ini dilakukan anak-anak SMP. Ini sangat baik semoga setiap sekolah bisa berbuat begini, karna pasar ini sangat penting, kami bisa jual atau beli apa-apa tentu disini, kami juga bisa ongkos kami punya anak-anak karena jual disini dan sangat membantu kami”.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi baik dari seluruh pengunjung yang biasa bertransaksi dan melakukan jual beli di pasar tersebut, mereka juga mengharapkan agar setiap siswa bisa peka terhadap kebersihan dan kenyamanan pasar, yang secara sederhana dikenal sebagai tempat bertransaksinya antara penjual dan pembeli. dalam memenuhi kebutuhan sehari- hari.

RelatedPosts

Sementara itu dalam pesan penutupnya Margaretha Tewo menegaskan bahwa ini hanya sebagai bentuk implementasi dari mata pelajaran ilmu sosial, dan ini tentu menjadi pelajaran sosial yang sangat penting bagi para siswa dan seluruh masyarakat bahwa pentingnya menjaga kebersihan sebagai wujud kecintaan terhadap potensi budaya ekonomi Indonesia. (Leda Paulus)

Related Posts

Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *