• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak
Kamis, Januari 1, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Mahasiswa Program Studi Ilmu Sosiatri Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Santa Ursula Ende Identifikasi Masalah Krusial di RW 007 Sukamaju

by WartaNusantara
Desember 6, 2025
in Pendidikan, Uncategorized
0
Mahasiswa Program Studi Ilmu Sosiatri Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Santa Ursula Ende Identifikasi Masalah Krusial di RW 007 Sukamaju
0
SHARES
173
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mahasiswa Program Studi Ilmu Sosiatri Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Santa Ursula Ende Identifikasi Masalah Krusial di RW 007 Sukamaju

Kontributor : Domitius Pau, S.Sos., M.A

Dosen Program Studi Ilmu Sosiatri Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Santa Ursula

ENDE : WARTA-NUSANTARA.COM–  Mahasiswa Semester III Program Studi Ilmu Sosiatri, pada Sabtu, 6 Desember 2025, melaksanakan kegiatan transect walk di RW 007 Lingkungan Sukamaju, Kelurahan Ende Selatan, Kabupaten Ende. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari pembelajaran mata kuliah Metodologi Pembangunan Sosial, khususnya pengenalan dan penerapan metode Participatory Rural Appraisal (PRA).

RelatedPosts

Persebata Lembata Makin Gemilang ke Posisi Ketiga Klasemen Butuh Dukungan Dana

Persebata Lembata Makin Gemilang ke Posisi Ketiga Klasemen Butuh Dukungan Dana

Pemkab Lembata Pastikan Lokasi Kampung Nelayan Tahun 2026

Pemkab Lembata Pastikan Lokasi Kampung Nelayan Tahun 2026

Load More

Meskipun berstatus sebagai praktik perkuliahan, mahasiswa menemukan sejumlah isu penting di wilayah tersebut yang kemudian menjadi bahan diskusi mendalam. Isu-isu tersebut mencakup pengelolaan lingkungan, penanganan sampah keluarga, tata ruang dan sanitasi, pemanfaatan pekarangan rumah, hingga potensi penyakit yang selama ini menjadi tantangan bagi warga.

PRA sebagai Upaya Pemberdayaan

Dosen pendamping, Domitius Pau, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari proses pemberdayaan masyarakat, yang berfokus pada penyelesaian masalah sosial berbasis komunitas.

“Masyarakat harus terlibat dalam kegiatan PRA agar mereka dapat mengetahui potensi dan hambatan yang menghalangi mereka mencapai kesejahteraan. Dengan memahami itu, penyelesaian masalah dapat dilakukan melalui perencanaan pembangunan ataupun inisiatif masyarakat sendiri,” ujarnya.

Suara Mahasiswa dan Warga

Beberapa mahasiswa yang diwawancara mengungkapkan pentingnya praktik ini sebagai bekal bagi mahasiswa yang adalah calon kader pembangunan sosial di masyarakat. Mereka menilai bahwa metode PRA membantu menghasilkan rumusan perencanaan yang benar-benar menyentuh persoalan masyarakat.

“Kebijakan yang lahir dari proses seperti ini lebih tepat sasaran dan betul-betul dapat membantu masyarakat keluar dari masalah,” ungkap salah satu mahasiswa.

 

Ibu Mery, warga RT 002/RW 007, menyampaikan apresiasi serupa.

“Kami senang dengan kegiatan seperti ini. Semoga hasilnya bisa disampaikan kepada pemerintah agar masalah yang kami alami diperhatikan, terutama selokan air yang sangat kami butuhkan saat musim hujan agar tidak kebanjiran,” jelasnya.

Ia juga menyinggung persoalan penataan lorong yang terkendala karena sebagian warga belum bersedia merelakan tanahnya untuk itu.

Selain itu, masalah sampah menjadi sorotan penting. Warga mengeluhkan tidak adanya tempat penampungan sampah sementara, sehingga sampah rumah tangga kerap menumpuk dan berpotensi memicu penyakit seperti malaria, serangan lalat, maupun risiko infeksi lainnya.

Tindak Lanjut: Seminar dan Pengolahan Data

Kegiatan lapangan ini ditutup dengan evaluasi singkat di lokasi. Seluruh data dan temuan mahasiswa akan diolah lebih lanjut dan diseminarkan di Kampus STPM Santa Ursula Ende. Seminar tersebut rencananya akan dihadiri oleh mahasiswa dan dosen sebagai langkah awal merumuskan rekomendasi pembangunan yang lebih komprehensif dan berbasis kebutuhan masyarakat kepada pemerintah. ***

 

WartaNusantara

WartaNusantara

Related Posts

Persebata Lembata Makin Gemilang ke Posisi Ketiga Klasemen Butuh Dukungan Dana
Olahraga

Persebata Lembata Makin Gemilang ke Posisi Ketiga Klasemen Butuh Dukungan Dana

Persebata Lembata Makin Gemilang ke Posisi Ketiga Klasemen Butuh Dukungan Dana LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM-- Persatuan Sepak Bola Lembata (Persebata), Provinsi...

Read more
Pemkab Lembata Pastikan Lokasi Kampung Nelayan Tahun 2026

Pemkab Lembata Pastikan Lokasi Kampung Nelayan Tahun 2026

Prof. Dorodjatun dan Globe Inspiratif

Prof. Dorodjatun dan Globe Inspiratif

Launching NTT Mart Manggarai Barat, Gubernur Melki : Wujud Nyata Ekonomi Kerakyatan dan Etalase Produk Unggulan NTT

Launching NTT Mart Manggarai Barat, Gubernur Melki : Wujud Nyata Ekonomi Kerakyatan dan Etalase Produk Unggulan NTT

Wagub Johni Asadoma : NTT-NTB Siap menjadi Tuan Rumah PON Tahun 2028

Wagub Johni Asadoma : NTT-NTB Siap menjadi Tuan Rumah PON Tahun 2028

Wagub Johni Asadoma Hadiri Wisuda D-III ke-41 ATK, Pertama Kali Digelar di Kampus Milik Sendiri

Wagub Johni Asadoma Hadiri Wisuda D-III ke-41 ATK, Pertama Kali Digelar di Kampus Milik Sendiri

Load More
Next Post
Prabowo Pertimbangkan Kepala Daerah dipilih DPRD, Demi Efisiensi Politik

Prabowo Pertimbangkan Kepala Daerah dipilih DPRD, Demi Efisiensi Politik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ads

Tag

mostbet mostbet UZ Sastra
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Internasional
  • National

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In