
- Isu Perombakan Kabinet : PDIP Sebut Kewenangan Presiden Prabowo

JAKARTA: WARTA-NUSANTARA.COM– Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menyebutkan perombakan susunan Kabinet Merah Putih merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto. “Itu adalah kewenangan sepenuhnya dari Presiden,” ujar Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat PDI P, Hasto Kristiyanto, saat ditemui di Jakarta, Sabtu, 31 Januari 2026.


Saat ditanya mengenai sudah adanya komunikasi maupun tindak lanjut mengenai perombakan tersebut antara Presiden dengan PD IP, Hasto pun tak menjawab.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan, hingga saat ini belum ada pembahasan mengenai perombakan dari susunan Kabinet Merah Putih.
Hal itu disampaikan Prasetyo, menjelang agenda pelantikan Anggota Dewan Energi Nasional, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1), untuk merespons berbagai pertanyaan terkait dinamika kabinet, termasuk isu pengisian sejumlah jabatan kabinet.
“Enggak ada,” katanya menjawab pertanyaan awak media Istana Kepresidenan, Jakarta, seputar beredarnya informasi terkait perombakan kabinet.
Prasetyo menjelaskan bahwa tidak ada reshuffle dalam arti perombakan kabinet. Perubahan yang terjadi sejauh ini hanya berkaitan dengan beralihnya penugasan Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono, yang saat ini tengah menjalani proses untuk menjabat sebagai deputi gubernur Bank Indonesia (BI).
Terkait kekosongan jabatan di posisi itu, Prasetyo menegaskan bahwa hingga kini belum ada keputusan untuk mengisi posisi tersebut.
Menurutnya, pemerintah masih menunggu rampungnya seluruh proses pengangkatan Deputi Gubernur BI yang tengah berjalan.
Ia juga menepis adanya pembahasan mengenai kandidat calon Wamenkeu, termasuk soal jumlah wakil menteri yang akan mengisi pos tersebut.
Menurut Prasetyo, Presiden akan terlebih dahulu melakukan kajian dan meminta masukan dari Menteri Keuangan sebelum mengambil keputusan.
Prasetyo menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada rencana reshuffle di pos-pos kementerian lain. Ia juga menegaskan bahwa isu perombakan kabinet belum dibahas di internal Istana.
“Belum ada. Belum dibicarakan,” katanya menegaskan.
Daftar 7 Menteri Dikabarkan Diganti & 3 Nama Masuk Bursa Isu Reshuffle Kabinet Jilid 5
Ringkasan Berita:
- Sejumlah nama menteri dan pejabat disebut masuk daftar yang berpotensi terdampak reshuffle kabinet yang kelima.
- Berikut daftar tujuh nama menteri/anggota kabinet yang dikabarkan akan direshuffle.
- Ada pula nama-nama yang dikabarkan akan masuk menjadi anggota kabinet.
Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat.
Jika terealisasi, reshuffle ini akan menjadi perombakan kabinet kelima sejak ia dilantik pada 20 Oktober 2024.
Sejumlah nama menteri dan pejabat disebut masuk daftar yang berpotensi terdampak reshuffle.
Mereka di antaranya Menko PMK Pratikno, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Kepala KSP Muhammad Qodari, Menkomdigi Meutya Hafid, Menteri HAM Natalius Pigai, serta Menteri Pariwisata Widiyanti Putri.
Menanggapi kabar tersebut, Menlu Sugiono mengaku belum mendengar informasi soal reshuffle.
Ia menegaskan keputusan perombakan kabinet sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden.
“Saya baru dengar. Itu pertanyaannya harusnya ditujukan ke Presiden,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Selasa (27/1/2026).
Selain nama yang disebut akan diganti, beredar pula sejumlah figur yang dikabarkan masuk bursa kabinet.
Di antaranya Budisatrio Djiwandono yang disebut-sebut berpeluang mengisi pos menteri.
Lalu ada Angga Raka Prabowo yang dikaitkan dengan kursi Menkomdigi.
Kemudian Juda Agung yang dinilai sebagai kandidat kuat Wakil Menteri Keuangan menggantikan Thomas Djiwandono.
Budisatrio sendiri membantah kabar ini dan menegaskan masih fokus menjalankan tugas sebagai Ketua Komisi I DPR RI.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui, Juda Agung merupakan salah satu calon kuat Wamenkeu
***(Ant/WN-01)




:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Presiden-Prabowo-Subianto-melantik-menteri-setelah-mereshuffle-kabinetnya.jpg)





