• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak
Kamis, Februari 5, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Gubernur Melki : Lembata Jadi Sentra Produk Lokal,  NTT Mart Instrumen Pemerataan Ekonomi

by WartaNusantara
Februari 5, 2026
in Pemerintahan
0
Gubernur Melki : Lembata Jadi Sentra Produk Lokal,  NTT Mart Instrumen Pemerataan Ekonomi
0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gubernur Melki : Lembata Jadi Sentra Produk Lokal,  NTT Mart Instrumen Pemerataan Ekonomi

LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM–  “NTT Mart hadir sebagai instrumen untuk mendorong pemerataan ekonomi agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.” Hal tersebut disampaikan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, saat meluncurkan NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Lembata, Kamis (5/2/2026) pagi.

RelatedPosts

Wakil Gubernur NTT Tinjau Kebun Produktif di Lapas Kelas II A Kupang

Wakil Gubernur NTT Tinjau Kebun Produktif di Lapas Kelas II A Kupang

Dinas Permukim Ajukan Program Bedah Rumah bagi Warga Kurang Mampu di Mandailing Natal

Dinas Permukim Ajukan Program Bedah Rumah bagi Warga Kurang Mampu di Mandailing Natal

Load More

Gubernur Melki Lakaleba menegaskan bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh terpusat pada segelintir orang, melainkan harus merata dan dinikmati oleh banyak masyarakat. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerataan ekonomi dinilai penting untuk menopang stabilitas sosial dan politik.

“NTT Mart menjadi salah satu instrumen strategis untuk mendorong masyarakat agar terus berproduksi sekaligus memperoleh akses pemasaran yang berkelanjutan, sehingga perputaran ekonomi benar-benar terjadi di daerah,” ungkapnya.

NTT Mart, lanjut Gubernur, dibangun di atas tiga pilar utama. Pertama, One Village One Product (OVOP), yang mendorong setiap desa memiliki minimal satu produk unggulan dengan pendampingan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi NTT dan para pendamping desa untuk kemudian dipasarkan melalui NTT Mart.

Kedua, One School One Product (OSOP), yang mendorong keterlibatan sekolah dalam menghasilkan berbagai produk, termasuk karya tulis seperti buku.

Ketiga, One Community One Product (OCOP), sebagai program terbuka yang melibatkan seluruh komunitas mulai dari nelayan, kelompok masyarakat hingga organisasi mahasiswa dalam semangat ekonomi kerakyatan agar uang berputar di daerah dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Sebanyak 80 persen produk diharapkan berasal dari Kabupaten Lembata dan 20 persen dari daerah lain di NTT. Seluruh produk harus memenuhi unsur sehat, bermutu, dan berkualitas sesuai standar Pemerintah Provinsi NTT,” tegasnya.

Dalam penguatan UMKM, Gubernur Melki menekankan pendekatan Modal, Pendampingan, dan Pasar. Dari sisi permodalan, Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi salah satu instrumen penting. Namun demikian, permodalan harus disertai pendampingan agar pelaku UMKM mampu meningkatkan kualitas produksi, kemasan, serta literasi keuangan secara berkelanjutan.

“Dari sisi pasar, NTT Mart diposisikan sebagai instrumen utama. Pembelian produk lokal diharapkan dimulai dari ASN agar ekonomi rakyat bergerak dan neraca perdagangan daerah membaik. NTT harus menjadi provinsi yang produktif, bukan hanya konsumtif,” jelas Gubernur.

Sementara itu, Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran NTT Mart sejalan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya banyak pelaku usaha di Lembata yang menjual jagung titi di pinggir jalan, dan kini memiliki ruang pemasaran yang lebih layak melalui NTT Mart.

“Peluncuran NTT Mart relevan dengan program Pemerintah Kabupaten Lembata, kami mempunyai pangan lokal jagung titi yang harapannya dapat menjadi produk unggulan dan dapat dipasarkan juga di daerah lain seperti di NTT Mart Kota Kupang, dengan dukungan Dekranasda Kabupaten Lembata dan Bank NTT,” pungkasnya.

Dalam laporan panitia, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Zeth Sony Libing menyampaikan NTT Mart dapat menjadi pusat penggerak sektor lain, seperti pertanian, perikanan, dan industri pendukung lainnya, guna mewujudkan tataran hidup masyarakat yang lebih baik.

“NTT Mart juga bekerja sama dengan Dekranasda Kabupaten Lembata sebagai wadah bagi produk kreatif UMKM agar terus bertumbuh dan berdampak positif bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Melki turut melakukan doa bersama atas peristiwa wafatnya seorang anak berusia 10 tahun di Desa Jerebu’u, Kabupaten Ngada. Menurutnya, peristiwa tersebut merupakan kegagalan kolektif berbagai sistem dalam mendeteksi dan merespons persoalan sosial secara dini.

“Ini menjadi alarm keras bagi kita semua untuk saling memperhatikan sesama dan bersama-sama mengurus anak-anak NTT agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Gubernur.

Kegiatan ditutup dengan peresmian NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Lembata yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Gubernur dan Bupati Lembata, kemudian dilanjutkan peninjauan dan pembelian produk lokal oleh Gubernur. Sebelumnya, turut dilaksanakan penyerahan simbolis Kredit Mikro Kecil POPELA Bank NTT kepada perwakilan pelaku usaha, dan penandatanganan perjanjian kerja sama pengelolaan NTT Mart antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT dan Dekranasda Kabupaten Lembata.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lembata, Fransiskus Xaverius B.N., Ketua Dekranasda Kabupaten Lembata, Ursula S. Bayo, Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapobali, unsur Forkopimda Kabupaten Lembata, Pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Lembata, para pengusaha UMKM dan IKM, pimpinan perbankan, akademisi, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

***(Siaran Pers Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Penulis: Fara Therik
Foto: Idin
Video: Charles Gunawan)

WartaNusantara

WartaNusantara

Related Posts

Wakil Gubernur NTT Tinjau Kebun Produktif di Lapas Kelas II A Kupang
Pemerintahan

Wakil Gubernur NTT Tinjau Kebun Produktif di Lapas Kelas II A Kupang

Wakil Gubernur NTT Tinjau Kebun Produktif di Lapas Kelas II A Kupang KUPANG : WARTA-NUSANTARA.COM--  Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur,...

Read more
Dinas Permukim Ajukan Program Bedah Rumah bagi Warga Kurang Mampu di Mandailing Natal

Dinas Permukim Ajukan Program Bedah Rumah bagi Warga Kurang Mampu di Mandailing Natal

Wagub Johni Asadoma Silaturahmi Gubernur Bali, I Waya Koster :  Merajut Harmoni dan Persaudaraan Kebangsaan

Wagub Johni Asadoma Silaturahmi Gubernur Bali, I Waya Koster :  Merajut Harmoni dan Persaudaraan Kebangsaan

Pelabuhan Feri Waijarang Belum Beroperasi, ASDP Sampaikan Permohonan Maaf dan Komitmen Tindak Lanjut

Pelabuhan Feri Waijarang Belum Beroperasi, ASDP Sampaikan Permohonan Maaf dan Komitmen Tindak Lanjut

Wakil Bupati Lembata Buka Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027

Wakil Bupati Lembata Buka Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027

Bupati Lembata Resmikan Air Bersih Lewokurang dan Serahkan Aset Wai Wuw ke Pemerintah Desa

Bupati Lembata Resmikan Air Bersih Lewokurang dan Serahkan Aset Wai Wuw ke Pemerintah Desa

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ads

Tag

mostbet mostbet UZ Sastra
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Internasional
  • National

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In