• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, Februari 17, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukrim

Eks Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba

by WartaNusantara
Februari 16, 2026
in Hukrim
0
Eks Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Tobby Ndiwa, Serfolus Tegu dan Kapolres Nagekeo Harus Diproses Hukum Terkait Kebocoran Data Intelijen dan Penyebaran Berita Bohong

Polda NTT Harus Tindak Penghambat Proyek Pembangunan Waduk Lambo (Catatan untuk Gerombolan Mafia Nagekeo 15)

Kepolisian Harus terapkan Hukum yang Tepat Atas Dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang di Kabupaten Sikka

Kepolisian Harus terapkan Hukum yang Tepat Atas Dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang di Kabupaten Sikka

Load More

Eks Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba

eks-kapolres-bima-kota-jadi-tersangka-narkoba-anggota-komisi-iii-sebut-pengawasan-harus-diperketat
Eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. (Sumber: Kompas.com/Doc. Nasrun)

JAKARTA, WARTA-NUSANTARA.COM– Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi PKB Hasbiallah Ilyas menyorot sejumlah hal usai eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro (DPK) ditetapkan sebagai tersangka kasus narkoba. Ia mengatakan harus ada penguatan pengawasan di Polri agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Hasbi juga memandang perlu ada kerja sama kepolisian dengan pihak lain, seperti Badan Narkotika Nasional atau BNN.

“Pengawasan harus lebih diperketat lagi karena memang jaringan narkoba coba kita bayangkan bukan hanya di kepolisian. Kita bisa lihat misalnya dari Sumatera itu, dari Malaysia, itu masuk melalui Sumatera kan sangat banyak. Nah, ini harus kerja sama yang maksimal antara kepolisian dan BNN,” tuturnya dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Senin (16/2/2026).

Menurutnya, selain harus ada kerja sama Polri dengan BNN, harus ada keterlibatan lembaga swadaya masyarakat (LSM) antinarkoba dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Sebab kenapa? Masuknya narkoba itu bukan hanya di negara kita aja, dalam artian pembuatannya ada unsur luar,” jelasnya.

Hasbi menduga narkoba dari luar negeri bisa lolos masuk ke Indonesia karena ada keterlibatan kepolisian.

“Nah, di sini pengawasan harus lebih diperkat,” tegasnya.

Dalam kesempatan sama, Ketua Penasihat Ahli Kapolri Komjen Purnawirawan Ito Sumardi menilai perlu ada sanksi yang menimbulkan efek jera bagi anggota polisi yang terlibat kasus narkoba.

“Tentunya yang paling diharapkan adalah pengembangan kasus secara tuntas dan juga sanksi hukum yang betul-betul harus bisa menimbulkan efek deterrent (efek gentar/efek jera) kalau tidak ini akan terjadi terus,” ucapnya.

Dari kasus eks Kapolres Bima Kota ini, Ito menilai Polri juga perlu menelusuri dari hilir ke hulu, termasuk asal narkoba dan siapa saja pihak yang terlibat.

“Dan diungkap kepada masyarakat. Jadi jangan sampai ada kesan bahwa kasus ini kecil,” ucapnya.

Ito juga mengatakan perlunya hukuman tegas bagi bandar-bandar narkoba agar kejadian serupa tidak terulang kembali. *** (Kompas TV/WN-01)

WartaNusantara

WartaNusantara

Related Posts

Tobby Ndiwa, Serfolus Tegu dan Kapolres Nagekeo Harus Diproses Hukum Terkait Kebocoran Data Intelijen dan Penyebaran Berita Bohong
Hukrim

Polda NTT Harus Tindak Penghambat Proyek Pembangunan Waduk Lambo (Catatan untuk Gerombolan Mafia Nagekeo 15)

Polda NTT Harus Tindak Penghambat Proyek Pembangunan Waduk Lambo (Catatan untuk Gerombolan Mafia Nagekeo 15) Foto : Steph Tupeng Witin...

Read more
Kepolisian Harus terapkan Hukum yang Tepat Atas Dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang di Kabupaten Sikka

Kepolisian Harus terapkan Hukum yang Tepat Atas Dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang di Kabupaten Sikka

Padma Indonesia Dukung Forja Ngada Kembalikan Harkat dan Martabat Pers

Padma Indonesia Desak Pemkab dan DPRD Ngada Dukung Autopsi Forensik Korban YBR

Ketua Padma Indonesia Apresiasi Polda NTT Tindak tegas Jaringan Mafia Penyelundupan Manusia ke australia

Ketua Dewan Pembina Padma Indonesia Minta Polres Ngada Jangan SP3 Kasus Kematian Tragis Siswa SD Rutojawa Perlu  Autopsi

Papua Selatan Butuh Rumah Sakit Standar Internasinal

Papua Selatan Butuh Rumah Sakit Standar Internasinal

Putusan Komisi Informasi Akhiri Sengketa Desa Malintang Jae, Hak Warga Atas Dokumen Publik Dikabulkan

Putusan Komisi Informasi Akhiri Sengketa Desa Malintang Jae, Hak Warga Atas Dokumen Publik Dikabulkan

Load More
Next Post
Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT Rilis Laporan Kinerja 2025

Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT Rilis Laporan Kinerja 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ads

Tag

mostbet mostbet UZ Sastra
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Internasional
  • National

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In