• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak
Kamis, Januari 1, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukrim

Advokat Petrus Bala Pattyona : Tudingan KPK soal Anak-Istri Lukas Main Proyek Tak Berdasar

by WartaNusantara
Januari 22, 2023
in Hukrim
0
Mantan Walikota Kupang Jonas Salean Bebas Murni Atas Tindak Pidana Korupsi
0
SHARES
243
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAPURA : WARTA-NUSANTARA.COM-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga istri dan anak Lukas Enembe, Yulce Wenda dan Astract Bona Timoramo Enembe terlibat dalam kasus yang menjerat Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe. Pengacara Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona, SH.,M.H mengatakan tudingan KPK tersebut tidak berdasar. “Ini KPK saya nilai selalu membangun opini. Kali ini mereka mengatakan keluarga Lukas Enembe main proyek. Namun yang kami sayangkan pernyataan itu tidak mendasar,” ungkap Petrus kepada Wartawan, Jumat (20/1/2023).

Advokat Petrus Bala Pattyona, Ketua Dewan Pembina Padma Indonesia, Gabriel Goa dan keluarga Lukas Enembe

Petrus Bala Pattyona, Putra Lembata, Provinsi NTT lantas menantang KPK buka-bukaan membeberkan proyek yang dimaksud. Pasalnya dia beranggapan keterangan KPK masih mengambang.

“Saya tantang KPK sebut 1 saja pengusaha yang digunakan oleh keluarga untuk mengerjakan proyek merek atau memberikan fee atau mendapatkan keuntungan dari proyek yang mereka maksud,” ucapnya.

Dirinya heran lantaran KPK hanya mengeluarkan pernyataan tanpa data. Pihaknya pun meminta KPK memberikan penjelasan yang lebih detail.

“Kami heran KPK suka sampaikan ke publik tentang opini. Kalau ada main proyek jelaskan dong detail. Tapi itu tidak pernah ada dijelaskan dalam pernyataan KPK,” tutur Petrus.

RelatedPosts

Tobby Ndiwa, Serfolus Tegu dan Kapolres Nagekeo Harus Diproses Hukum Terkait Kebocoran Data Intelijen dan Penyebaran Berita Bohong

Polres Nagekeo Jangan Halangi Media Menulis Mafia Waduk Lambo (Catatan untuk Gerombolan Mafia Nagekeo (11)

Berlawanan Arah Kasus Prada Lucky: PH Terdakwa Minta Bebas, PH Keluarga Lucky Minta Hukuman Mati

Berlawanan Arah Kasus Prada Lucky: PH Terdakwa Minta Bebas, PH Keluarga Lucky Minta Hukuman Mati

Load More

“Itu sama seperti penyampaian kepada publik bahwa Lukas Enembe korupsi triliunan rupiah, main kasino. Tapi tidak ada dasarnya, tidak ada datanya. Ini saja gratifikasi Rp 1 miliar belum bisa dibuktikan,” tambah Petrus.

Petrus pun menyayangkan sikap KPK yang hanya menuding Lukas Enembe ikut bermain mengatur proyek. Menurutnya, lembaga anti rasuah itu terkesan ingin membunuh karakter kliennya.

“Ini KPK sudah membunuh karakter Lukas Enembe sekeluarga. Harusnya kalau mau sampaikan Lukas Enembe dan keluarganya benar main proyek sampaikan satu per satu,” imbuhnya.

Sebelumnya, KPK menuding keluarga Lukas Enembe turut serta dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Gubernur Papua nonaktif itu. Istri dan anak Lukas diduga campur tangan menentukan pemenang proyek.

“Penyidik mendalami pengetahuan saksi di antaranya dugaan turut sertanya saksi dalam penentuan pemenang proyek pekerjaan di Pemprov Papua,” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya dilansir dari detikNews, Jumat (20/1).

Penyidik KPK juga telah mencecar anak-istri Lukas terkait penyerahan uang yang diduga dilakukan tersangka penyuap, Rijatono Lakka. Aliran dana itu diduga diberikan ke Lukas Enembe terkait sejumlah proyek di Papua. “Termasuk adanya penyerahan sejumlah uang dari tersangka RL ke tersangka LE,” pungkasnya.


(*/DN/WN-01)

WartaNusantara

WartaNusantara

Related Posts

Tobby Ndiwa, Serfolus Tegu dan Kapolres Nagekeo Harus Diproses Hukum Terkait Kebocoran Data Intelijen dan Penyebaran Berita Bohong
Hukrim

Polres Nagekeo Jangan Halangi Media Menulis Mafia Waduk Lambo (Catatan untuk Gerombolan Mafia Nagekeo (11)

Polres Nagekeo Jangan Halangi Media Menulis Mafia Waduk Lambo (Catatan untuk Gerombolan Mafia Nagekeo (11) Oleh Steph Tupeng Witin Jurnalis, Penulis...

Read more
Berlawanan Arah Kasus Prada Lucky: PH Terdakwa Minta Bebas, PH Keluarga Lucky Minta Hukuman Mati

Berlawanan Arah Kasus Prada Lucky: PH Terdakwa Minta Bebas, PH Keluarga Lucky Minta Hukuman Mati

Tobby Ndiwa, Serfolus Tegu dan Kapolres Nagekeo Harus Diproses Hukum Terkait Kebocoran Data Intelijen dan Penyebaran Berita Bohong

Ketika Antek-Antek GM Tak Henti Membungkam Suara Kebenaran (Catatan Untuk Gerombolan Mafia Nagekeo (10)

Jaksa Kena OTT KPK : Gagalnya Jaksa Agung Lakukan Reformasi Kejaksaan

Jaksa Kena OTT KPK : Gagalnya Jaksa Agung Lakukan Reformasi Kejaksaan

Sewa 50 Tahun, Dibungkus Rp4,5 Miliar: Logika Pemkab Lutim Dipertanyakan

Sewa 50 Tahun, Dibungkus Rp4,5 Miliar: Logika Pemkab Lutim Dipertanyakan

Tim Penasihat Hukum 22 Terdakwa Tolak Restitusi Rp1,65 Miliar, PH Keluarga Lucky: Hak Konstitusional Korban Tidak Bisa Dinegosiasikan

Tim Penasihat Hukum 22 Terdakwa Tolak Restitusi Rp1,65 Miliar, PH Keluarga Lucky: Hak Konstitusional Korban Tidak Bisa Dinegosiasikan

Load More
Next Post
Mahasiswa KKN UNWIRA Kupang Hijaukan Bukit Wehor

Mahasiswa KKN UNWIRA Kupang Hijaukan Bukit Wehor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ads

Tag

mostbet mostbet UZ Sastra
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Internasional
  • National

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In