Ket Foto : Berkas Pendaftaran Pemuda Katolik Komisariat Daerah Nusa Tenggara Timur diserahkan kepada Kesbangpol Provinsi NTT

KUPANG : WARTA-NUSANTARA.COM–Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) NTT, Yuventus Tukung menyatakan Apresiasi kepada Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol ) Provinsi NTT yang mengajak Semua Organisasi Masyarakat (Ormas) termasuk Pemuda Katolik NTT : “Ayo Bangun NTT”.
Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Nusa Tenggara Timur (NTT), Yuventus Tukung mengungkapkan telah mendapatkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) sebagai Ormas yang berbadan hukum dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi NTT, Jumat 21 Maret 2025.
SKT ini diperoleh setelah dokumen organisasi yang diserahkan Pemuda Katolik Komda NTT dinyatakan lengkap sesuai persyaratan yang diminta oleh Kesbangpol.
SKT ini diterima langsung oleh oleh Bendahara Pemuda Katolik Komda NTT Silvester Hippir dan Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup, Asterius Tagu yang hadir mewakili Ketua Pemuda Katolik NTT, Yuvensius Tukung di Kantor Kesbangpol NTT.
Kepada media usai menerima SKT, Silvester menyampaikan terima kasih Kepada Kepala Badan Kesatuan Bangsa & politik (Kesbangpol) Provinsi NTT dan jajaran yang membantu mefasilitasi seluruh rangkaian proses pendaftaran sehingga semuanya berjalan lancar.
“Sebagai organisasi Masyarakat (Ormas), Pemuda Katolik berkomitmen menjalankan kewajibannya sesuai perintah undang-undang. Dan hari ini, kami telah melalui sebuah tahapan yang kami anggap penting, yaitu dengan mendaftarkan organisasi ini di Kesbangpol Provinsi NTT,” ujar Silvester.
Tahapan ini, kata Silvester, sangat penting terutama bagi Pemuda Katolik untuk menunjukkan Eksistensinya sebagai organisasi yang resmi dan berbadan hukum kepada seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Badan Kesbangpol NTT, Regina Maria Manbait mengpresiasi dan terima kasih kepada Pengurus Pemuda Katolik Komda NTT yang telah berinisiatif mendaftarkan organisasi ini.
“Saya berterima kasih kepada Pemuda Katolik karena berproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dan ketika teman-teman teknis meminta untuk melengkapi yang lain, dengan secepatnya berkas-berkas yang belum itu dilengkapi,” ucapnya.
Regina mengisahkan, selama ini mereka kerap kali kesulitan dalam mengeluarkan SKT kepada Ormas yang ada di NTT karena tidak pro aktif dalam melengkapi berkas-berkas yang diminta sebagaimana yang ditentukan undang-undang.
“Ada ormas-ormas lain yang datang memasukkan datanya, begitu ada yang kurang, mereka hilang kontak, nanti datang lagi, diberi tahu, hilang kontak lagi. Tetapi begitu mereka butuh baru datang memaksa kami untuk harus dan harus keluarkan (SKT) tetapi ya, kami harus tetap bekerja sesuai SOP,” ungkapnya.
“Itu kendala yang kami hadapi, tetapi saya bersyukur karena Pemuda Katolik begitu kami sampaikan ada yang kurang langsung dilengkapi dan prosesnya tidak lama. Sangat luar biasa sekali,” tegasnya.
Regina berharap agar dalam menjalankan fungsinya Pemuda Katolik NTT harus menunjukkan komitmen untuk menjadi 100% Katolik, 100% NTT dan 100% Indonesia.
Ia juga berharap agar dapat menjadi mitra strategis pemerintah untuk bersama-sama membangun NTT selama kepemimpinan lima tahun ke depan.
“Saya juga berharap agar Pemuda Katolik NTT dapat menjadi mitra pemerintah untuk membangun NTT lebih baik ke depan, dengan motto “Ayo Bangun NTT,” pinta Regina.
“Saya yakin dan percaya, Pemuda Katolik juga akan menjadi garda terdepan untuk bersinergi membangun NTT sesuai dengan program dan visi misi Gubernur periode 2025-2030. Karena itu saya mengajak, mari, ayo bangun NTT” tambah Regina.
Meski begitu, Regina juga mengingatkan agar sebagai Ormas, Pemuda Katolik juga bisa memberikan kritik kepada pemerintah apabila pemerintah berjalan di luar aturan.
“Dan tetap menjadi pengeritik pemerintah kalau berjalan tidak sesuai dengan ketentuan yang ada. Tetapi kritik harus berbasis data, jangan hanya asal omong-omong saja. Ini juga berlaku untuk semua ormas yang ada. Kritiklah pemerintah jika melenceng tetapi harus berbasis data,” tegasnya.
Ketua Pemuda Katolik Komda NTT, Yuvensius Tukung juga menyampaikan terima kasih kepada Badan Kesbangpol NTT yang telah melayani Pemuda Katolik dengan baik selama proses pendaftaran.
“Kami sangat berterima kasih dan seluruh Komisariat Cabang (Komcab) di Kabupaten Kota pun demikian. Semuanya sedang mengikuti proses pendaftaran di semua tingkatan,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemuda Katolik menyambut baik ajakan dari Pemerintah NTT melalui Plt Kesbangpol, Regina Maria Manbait untuk bersinergi dengan pemerintah membangun NTT.
“Pemuda Katolik tentu siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT. Bagi kami, Pembangunan bukanlah semata menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah tetapi menjadi tangung jawab kita secara bersama-sama,” tegas mantan Anggota DPRD Kota Kupang dua periode ini.
Yuven juga berkomitmen bahwa Pemuda Katolik NTT akan intens berkoordinasi dan melaporkan agenda program kerja secara berkala kepada pemerintah NTT melalui Badan Kesbangpol.
“Ke depannya kita akan semakin intens dalam berkoordinasi, termasuk memberikan laporan agenda program kerja secara berkala,” ujarnya.
Di bawah kepemimpinannya, Ia mengatakan bahwa Pemuda Katolik saat ini fokus pada beberapa isu penting yang dihadapi NTT saat ini.
“Dalam kepengurusan ini, kami telah menetapkan fokus pada bbrp isu penting di antaranya masalah kemiskinan, human trafickking, pengangguran, persoalan lingkungan dan lainnya. Kami berkomitmen agar Pemuda Katolik membawakan dampak positif bagi kemajuan pembangunan daerah ini,” tandas Yuven. *** (Liputan : Bedos Making, Jurnalis Warta-Nusantara.Com)