Orang Muda Katolik Paroki St. Arnoldus Janssen Waikomo Gelar “Drama Tablo”, Kisah Sengsara Yesus

Dalam Rangka Menyambut Jumat Agung, Orang Muda Katolik Paroki St. Arnoldus Janssen Waikomo Gelar “Drama Tablo”, Kisah Sengsara Yesus

LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM–Dalam menyambut Hari Raya Jumat Agung pada tanggal 18 April 2025, Orang Muda Katolik (OMK) Paroki St. Arnoldus Janssen Waikomo akan menggelar Drama Tablo untuk memperingati wafatnya Yesus Kristus. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk persembahan dari OMK Paroki St. Arnoldus Janssen Waikomo kepada masyarakat (Umat) dan juga sebagai sarana untuk memperdalam iman dan spiritualitas umat Kristiani.

Ketua OMK St. Arnoldus Janssen Waikomo, Robiyson Wilhelmus Wuwur, bersama Ketua Panitia Penyelenggara dan jajaran Pengurus OMK, menjelaskan bahwa kegiatan ini dimulai dari semangat dan spirit teman-teman OMK. “Berawal dari spirit dan semangat teman-teman, kami mulai memprogram kegiatan ini setelah dilantik menjadi bagian dari Orang Muda Katolik Paroki St. Arnoldus Janssen Waikomo beberapa bulan lalu,” ungkap Robiyn Wuwur saat diwawancarai Warta-Nusantara. Com pada Minggu, 13 April 2025, di Gereja Paroki St. Arnoldus Janssen Waikomo.

Robiyn juga mengungkapkan bahwa untuk memulai kegiatan ini teman-teman OMK berangkat dari modal awal yang serba terbatas, yakni hanya sebesar Rp 6.000 dan mengandalkan semangat komunitas untuk menjadi kuat dan berhasil. “Lakukan yang terbaik, selebihnya Tuhan yang mengaturnya,” kata Robiyn, menjelaskan semangat OMK dalam menyelenggarakan kegiatan ini.

Proses pengalangan dana pun dilakukan dengan berbagai cara, seperti bazar UMKM OMK dan sumbangan sukarela dari pihak ketiga. “Kami berhasil mengumpulkan dana yang cukup untuk melaksanakan kegiatan ini berkat partisipasi aktif dari teman-teman OMK dan dukungan dari masyarakat,” tambah Robiyn.

Ketua Panitia Penyelenggara “Tablo”, Frederikus Surya Ali Wuwur, juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil dari semangat dan antusiasme teman-teman muda OMK. Frederikus juga mengapresiasi partisipasi dari teman-teman OMK Stasi Paubokol, Bakalerek, dan Namaweka yang telah menyumbangkan bahan-bahan untuk pembangunan fisik, berkaitan dengan pergelaran Tablo ini.

Kegiatan Pentas Tablo ini bertujuan untuk menjawab kerinduan umat Paroki St. Arnoldus Janssen Waikomo dan masyarakat Kabupaten Lembata. “Kegiatan ‘Tablo’ ini terakhir kali dilakukan pada tahun 2019 yang lalu, tentunya ada kerinduan tersendiri dari kami dan semua kalangan,” kata Frederikus.

Frederikus juga mengundang seluruh masyarakat Lembata untuk datang dan sama-sama ambil bagian dalam jalan Salib Tuhan Yesus pada tanggal 18 April 2025. Pementasan Tablo ini, tidak dipungut biaya, hanya ada Kotak Derma, kita memeberi dari keiklasan hati kita sebagai persembahan kepada Gereja. “Kami berharap kegiatan ini dapat memperdalam iman dan spiritualitas masyarakat, serta menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan OMK. Pentas Drama Tablo ini digelar di Lokasi Bukit Lisikawak, lokasi bekas bangunan Kantor Bupati Lembata. Kini, lokasi itu sudah menjadi milik Kodim Lembata,” tutup Frederikus. *** (Bedos Making, Jurnalis Warta-Nusantara.Com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *