• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak
Jumat, Januari 2, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Wagub NTT Ajak Wartawan Kampanyekan Pajak dan Gaya Hidup Sehat

by WartaNusantara
Januari 2, 2026
in Pemerintahan
0
Wagub NTT Ajak Wartawan Kampanyekan Pajak dan Gaya Hidup Sehat
0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Tahun 2026 Indonesia Jadi Negara P5 HAM

Tahun 2026 Indonesia Jadi Negara P5 HAM

Bupati Lembata Lantik Kepala Desa Tanjung Batu Periode 2021–2029

Bupati Lembata Lantik Kepala Desa Tanjung Batu Periode 2021–2029

Load More

Wagub NTT Ajak Wartawan Kampanyekan Pajak dan Gaya Hidup Sehat

KUPANG : WARTA-NUSANTARA.COM —  Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Dr. Johni Asadoma menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan wartawan dalam mengampanyekan ketaatan membayar pajak, pengurangan konsumsi minuman keras dan rokok, serta penguatan gizi keluarga.

Ajakan tersebut disampaikan Wagub Johni Asadoma saat bertemu para wartawan di Rumah Jabatan Wakil Gubernur NTT, Jumat (2 Januari 2026). Pertemuan berlangsung dalam suasana dialog terbuka, membahas tantangan fiskal dan sosial yang dihadapi NTT.

Menurut Johni, wartawan memiliki peran penting sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

Ia menyebut pemerintah tidak selalu mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, sementara wartawan kerap memiliki informasi lapangan yang lebih lengkap dan aktual.

“Informasi dari wartawan sering kali lebih utuh. Itu penting bagi pemerintah dalam menentukan dan mengevaluasi kebijakan,” kata Johni.

Ia menegaskan pemerintah provinsi terbuka terhadap kritik dan koreksi dari insan pers, termasuk terhadap program-program prioritas pemerintahan Melki–Johni. Kritik, menurut dia, merupakan bagian dari mekanisme kontrol publik yang diperlukan dalam pemerintahan demokratis.

Pajak dan PAD

Dalam pertemuan tersebut, Johni menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak. Padahal, pajak menyumbang sekitar 50 persen Pendapatan Asli Daerah (PAD) NTT.

“Pajak adalah urat nadi pembangunan daerah. Tanpa kesadaran masyarakat membayar pajak, ruang fiskal pemerintah akan sangat terbatas,” ujarnya.

Selain pajak, pemerintah daerah juga berupaya meningkatkan PAD melalui optimalisasi pemanfaatan aset daerah dengan pihak ketiga, penertiban retribusi parkir, serta pengelolaan sektor galian C. Johni menyebut langkah-langkah tersebut diperlukan untuk mengurangi ketergantungan daerah pada transfer pusat.

Ia berharap wartawan dapat berperan dalam mengedukasi publik mengenai pentingnya pajak sebagai sumber pembiayaan layanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar.

Gaya Hidup dan Gizi

Johni juga menyinggung persoalan gaya hidup masyarakat yang dinilai berdampak langsung pada kualitas hidup. Ia menyebut rata-rata satu keluarga di NTT menghabiskan sekitar Rp50 ribu per hari untuk konsumsi sirih pinang, rokok, dan minuman keras.

Menurut dia, jika pengeluaran tersebut dapat ditekan melalui kampanye publik yang konsisten, anggaran rumah tangga dapat dialihkan untuk kebutuhan yang lebih produktif, termasuk pemenuhan gizi keluarga.

Pemerintah, kata Johni, telah menjalankan program seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, ia menegaskan bahwa pemenuhan gizi di tingkat rumah tangga tetap menjadi faktor paling menentukan.

“Program pemerintah penting, tapi fondasi gizi ada di rumah. Itu yang menentukan kualitas generasi NTT ke depan,” katanya.
Karena itu, Johni mendorong media untuk terlibat dalam kampanye sosial yang menekankan tiga hal: ketaatan membayar pajak, pengurangan konsumsi miras dan rokok, serta penguatan gizi keluarga.

Peran Media

Perwakilan wartawan media online, Imanuel Lengari, menyebut jumlah media online di NTT mencapai sekitar 300 media, belum termasuk televisi dan radio. Ia menilai potensi media tersebut dapat menjadi kekuatan besar dalam membangun kesadaran publik jika dikelola melalui kolaborasi yang sehat dengan pemerintah.
Johni berharap pertemuan ini menjadi awal penguatan komunikasi antara pemerintah daerah dan insan pers, sekaligus ruang untuk menjaga akuntabilitas kebijakan publik di NTT. *** (*/WN-01)

WartaNusantara

WartaNusantara

Related Posts

Tahun 2026 Indonesia Jadi Negara P5 HAM
Pemerintahan

Tahun 2026 Indonesia Jadi Negara P5 HAM

Tahun 2026 Indonesia Jadi Negara P5 HAM KET FOTO : Tenaga Ahli Kementerian HAM RI Bidang Instrumen Internasional HAM, Gabriel...

Read more
Bupati Lembata Lantik Kepala Desa Tanjung Batu Periode 2021–2029

Bupati Lembata Lantik Kepala Desa Tanjung Batu Periode 2021–2029

Peletakan Batu Pertama Gedung Koperasi Merah Putih Desa Todanara

Peletakan Batu Pertama Gedung Koperasi Merah Putih Desa Todanara

Bupati Lembata Tetapkan APBD 2026 di Pengujung Tahun 2025

Bupati Lembata Tetapkan APBD 2026 di Pengujung Tahun 2025

Wakil Bupati Lembata Sambut Dandim 1624  Flotim–Lembata di Pelabuhan Lewoleba

Wakil Bupati Lembata Sambut Dandim 1624  Flotim–Lembata di Pelabuhan Lewoleba

Kementerian PU Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di Lembata

Kementerian PU Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di Lembata

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ads

Tag

mostbet mostbet UZ Sastra
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Internasional
  • National

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In