Antonius Nirang Tewas Tertimpa Pohon Kemiri di Desa Wolonterang, Sikka
MAUMERE : WARTA-NUSANTARA.COM– Nasib malang menimpa Antonius Narang (57), seorang warga Dusun Kahagoleng, Desa Wolonterang, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka diduga tewas tertimpa pohon kemiri yang tumbang di kebun milik keorban sendiri. Sejumlah saksi melihat pohon kemiri tumbang dan menindi korban yang diduga berada dibawah pohon kemiri tersebut, Jumat, 23 Januari 2026.

Kronologis kejadian
Berdasarkan laporan dari pihak Polres Sikka menerangkan, benar pada hari Jumat tanggal 23 Januari 2026 sekitar pukul 12.00 Wita Korban pergi ke Kebun miliknya yang berlokasi di Dusun Kahagoleng, Desa Wolonterang, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka untuk memberi makan hewan peliharaan (Babi dan Anjing) yang berada di kebun miliknya.
Namun hari sudah sore Korban tidak kunjung pulang ke rumah miliknya sehingga para saksi berinisiatif untuk mencari Korban.
Pada pukul 17.00 wita.
Para saksi bersama keluarga tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tiba-tiba para saksi melihat Pohon Kemiri tumbang di lokasi kebun milik korban yang berjarak sekitar ±20 meter dari jalan raya.
Kemudian para saksi menuju Pohon Kemiri yang tumbang sambil memanggil nama Korban dan saat itu para saksi melihat Korban berada dibawah pohon dengan posisi telungkup dan tertimpa Pohon Kemiri yang tumbang tersebut.
Kemudian para saksi bersama warga berusaha untuk mengevakuasi korban dengan cara memotong dahan-dahan Pohon kemiri tersebut dengan parang sehingga pada pukul 19.30 Wita korban berhasil dievakuasi dan dibawah dengan menggunakan mobil pick up ke rumah Korban yang terletak di Dusun Kahagoleng, Desa Wolonterang, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka.
Atas kejadian tersebut pihak keluarga Korban menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Wogalirit dan Kanit Reskrim Polsek Bola via telepon seluler guna menyampaikan kejadian tersebut kemudian Kanit Reskrim menghubungi tim Identifikasi Polres Sikka untuk ke TKP.
Namun menurut informasi dari keluarga Korban bahwa untuk sementara situasi dan kondisi di TKP saat ini terjadi hujan dan angin kencang sehingga belum turun ke TKP dan akan ke TKP pada besok hari Sabtu tanggal 24 Januari 2026.
Berdasarkan laporan polisi, ada tiga orang saksi dalam pristiwa tersebut yakni, Rikardus Tedi Terang (27), JOT, dan Beata Bet (57) yang adalah istri korban. *** (ICHA-WN Biro Sikka)








