• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak
Minggu, Februari 1, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Agama

RD Marianus Hali Wuwur PR Berpulang : Tentang Panggilan, Waktu, dan Kepenuhan Makna Filsafat Hidup

by WartaNusantara
Januari 26, 2026
in Agama, Sosok
0
RD Marianus Hali Wuwur PR Berpulang : Tentang Panggilan, Waktu, dan Kepenuhan Makna filsafat hidup
0
SHARES
75
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RD Marianus Hali Wuwur PR Berpulang : Tentang Panggilan, Waktu, dan Kepenuhan Makna Filsafat Hidup

Oleh: Bedos Making

WARTA-NUSANTARA.COM–  Manusia kerap merencanakan masa depan seolah waktu adalah miliknya. Namun realitas selalu mengingatkan bahwa hidup bukan terutama soal panjangnya perjalanan, melainkan kedalaman makna yang dihayati di setiap langkah. Di titik inilah kisah RD Marno Wuwur PR berbicara dengan suara yang hening namun menggugah.


Tahun 2025 menjadi penanda sejarah panggilan hidupnya. Ia ditahbiskan menjadi imam—sebuah momen di mana kehendak pribadi dan kehendak Ilahi bertemu dalam satu “ya” yang total. Tahbisan bukan sekadar peristiwa liturgis, melainkan keputusan eksistensial: menyerahkan diri sepenuhnya bagi Allah dan sesama. “Dirinya telah memilih cara berada (modus essendi) yang tidak berpusat pada diri, melainkan pada pengabdian.

Namun waktu, yang sering kita anggap linier dan dapat diprediksi, menunjukkan wajah misterinya. Pada Minggu, 25 Januari 2026, RD Marno Wuwur PR berpulang menghadap Allah. Secara manusiawi, jarak antara tahbisan dan wafat terasa terlalu singkat. Akan tetapi, filsafat mengajak kita melihat bahwa makna hidup tidak diukur oleh durasi, melainkan oleh intensitas kesetiaan pada panggilan.

RelatedPosts

Natal Bersama K3M Kupang, Gubernur Melki Dorong Kontribusi Komunitas Membangun NTT

Natal Bersama K3M Kupang, Gubernur Melki Dorong Kontribusi Komunitas Membangun NTT

Menyongsong Gembala Baru, Larantuka Bersiap untuk Tahbisan Mgr. Yohanes Hans Monteiro

Menyongsong Gembala Baru, Larantuka Bersiap untuk Tahbisan Mgr. Yohanes Hans Monteiro

Load More

Ia mengingatkan kita pada pemikiran bahwa hidup adalah “tugas” sebelum menjadi “kepemilikan”. Panggilan imamat yang ia terima dan jalani, meski dalam waktu yang singkat, telah mencapai kepenuhannya karena dijalani dengan totalitas. Dalam terang iman, hidupnya menyerupai lilin yang menyala terang—bukan karena lamanya terbakar, tetapi karena ia memberikan seluruh dirinya sebagai terang bagi sekitarnya.

Kepergian RD Marno Wuwur PR, dalam Usia 28 Tahun 24 Bulan dan 5 Hari  juga menyingkap kebenaran filosofis yang mendalam: manusia tidak pernah benar-benar selesai “menjadi”. Dalam wafat, ia tidak berhenti, melainkan melampaui. Jika hidup di dunia adalah proses menuju makna, maka berpulang kepada Allah adalah kepenuhan makna itu sendiri—kembali kepada Sumber dari segala panggilan.

Maka, kisahnya bukanlah kisah tentang kehilangan semata, melainkan tentang pemenuhan. Ia telah menjalani apa yang dipercayakan kepadanya. Dalam diam dan singkatnya waktu, hidup RD Marno Wuwur PR menjadi sebuah kesaksian bahwa ketika seseorang hidup seturut kehendak Allah, maka tidak ada hidup yang terlalu singkat, dan tidak ada kematian yang sia-sia. (BM)

Suasana duka menyelimuti Gereja Katolik Keuskupan Larantuka setelah kabar kepergian RD Marianus Hali Wuwur, seorang pastor muda yang baru saja ditahbiskan kurang dari satu tahun yang lalu. Ia dipanggil Tuhan untuk mengakhiri pelayanannya di dunia, meninggalkan kenangan mendalam bagi keluarga, sahabat, dan seluruh umat yang pernah ia layani.

RD Marianus Hali Wuwur adalah salah satu dari empat imam yang menerima tahbisan imamat pada Oktober 2025 di kampungnya, Lewopenutung, Nagawutung, Dekenat Lembata Keuskupan Larantuka. Upacara tahbisan tersebut menjadi momen bersejarah penuh sukacita, ketika ia bersama tiga rekannya diutus melayani umat dengan semangat iman dan cinta kasih.

Komsos Keuskupan Larantuka

Sebagai imam muda, pengabdian RD Marianus dipandang sebagai simbol panggilan hidup yang penuh dedikasi. Meski masa imamatnya baru berjalan beberapa bulan, dedikasi dan semangatnya dalam pelayanan pastoral sudah menyentuh banyak hati umat. Kepergiannya menjadi pengingat akan misteri kehidupan dan panggilan rohani yang tak selalu berjalan sesuai harapan manusia.

Masyarakat dan umat Keuskupan Larantuka turut merasakan duka cita mendalam atas meninggalnya pastor muda ini. Banyak yang mengenang betapa beliau membawa semangat baru dalam perayaan liturgi, kunjungan pastoral, serta pendampingan umat, khususnya kaum muda dan keluarga.

Keuskupan Larantuka sendiri memiliki sejarah panjang dalam kehidupan Gereja Katolik di Indonesia, dengan tradisi iman kuat yang diwariskan sejak lama di wilayah Flores Timur dan sekitarnya. Tradisi perayaan liturgi yang khas, termasuk Semana Santa, mencerminkan kekayaan spiritual umat setempat.

Kini, di tengah rasa duka, umat Katolik di Larantuka bersatu dalam doa dan harapan. Mereka memohon agar Tuhan yang Maha Kasih menerima iman dan pelayanan RD Marianus Hali Wuwur, serta menguatkan keluarga dan komunitas yang ditinggalkan. Kepulangan beliau menjadi pengingat bagi semua untuk terus menjalankan panggilan hidup dengan setia, dalam suka maupun duka. Imam muda itu telah berpulang menghadap Sang Pencipta. Bahagia di Rumah Bapa di surga. “Engkau Adalah Imam Untuk Selama-lamanya” (Ibrani : 5 : 6)

Bedos Making, adalah Jurnalis tinggal di Dekenat Lembata

WartaNusantara

WartaNusantara

Related Posts

Natal Bersama K3M Kupang, Gubernur Melki Dorong Kontribusi Komunitas Membangun NTT
Agama

Natal Bersama K3M Kupang, Gubernur Melki Dorong Kontribusi Komunitas Membangun NTT

Natal Bersama K3M Kupang, Gubernur Melki Dorong Kontribusi Komunitas Membangun NTT KUPANG : WARTA-NUSANTARA.COm--  Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades...

Read more
Menyongsong Gembala Baru, Larantuka Bersiap untuk Tahbisan Mgr. Yohanes Hans Monteiro

Menyongsong Gembala Baru, Larantuka Bersiap untuk Tahbisan Mgr. Yohanes Hans Monteiro

Usai Misa Perdana, Romo Gusti Wenger “Dipinang” Umat Paroki Noehaen

Usai Misa Perdana, Romo Gusti Wenger “Dipinang” Umat Paroki Noehaen

𝑹𝒖𝒕𝒊𝒏𝒊𝒕𝒂𝒔 (𝒅𝒂𝒏 𝑪𝒉𝒆𝒄𝒌 𝑼𝒑 𝑹𝒖𝒕𝒊𝒏) (𝑰𝒏𝒔𝒑𝒊𝒓𝒂𝒔𝒊 𝑯𝒐𝒎𝒊𝒍𝒊 𝑴𝒊𝒏𝒈𝒈𝒖 𝑷𝒆𝒓𝒕𝒂𝒎𝒂 𝑨𝒅𝒗𝒆𝒏, 30/11/2025)

RINDU RUMAH Ide Inspiratif dari Lukas 10: 1 – 12. Homili Pesta Santo Josef Freinademetz, 29 Januari 2026

Misa Pemakaman Romo Marno Wuwur, Sekjen Keuskupan Larantuka :  Salib jadi Jalan Pulang ke Lewotanah Abadi

Misa Pemakaman Romo Marno Wuwur, Sekjen Keuskupan Larantuka :  Salib jadi Jalan Pulang ke Lewotanah Abadi

Renstra Kemenag Jadi Panduan Kerja ASN Lembata

Renstra Kemenag Jadi Panduan Kerja ASN Lembata

Load More
Next Post
Forum Jurnalis Lembata Gelar Edukasi Media Sosial di SMKN 1 Lewoleba

Forum Jurnalis Lembata Gelar Edukasi Media Sosial di SMKN 1 Lewoleba

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ads

Tag

mostbet mostbet UZ Sastra
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Internasional
  • National

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In