• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak
Kamis, Februari 5, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukrim

“𝗠𝗶𝗺𝗽𝗶 𝗞𝗲𝗰𝗶𝗹 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗮𝗸 𝗦𝗲𝗺𝗽𝗮𝘁 𝗧𝘂𝗺𝗯𝘂𝗵” 𝗞𝗲𝘁𝗶𝗸𝗮 𝗕𝘂𝗸𝘂 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗛𝗮𝗿𝗮𝗽𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗮𝗸 𝗧𝗲𝗿𝗷𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝘂

by WartaNusantara
Februari 5, 2026
in Hukrim, Opini
0
“𝗠𝗶𝗺𝗽𝗶 𝗞𝗲𝗰𝗶𝗹 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗮𝗸 𝗦𝗲𝗺𝗽𝗮𝘁 𝗧𝘂𝗺𝗯𝘂𝗵” 𝗞𝗲𝘁𝗶𝗸𝗮 𝗕𝘂𝗸𝘂 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗛𝗮𝗿𝗮𝗽𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗮𝗸 𝗧𝗲𝗿𝗷𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝘂.
0
SHARES
35
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

“𝗠𝗶𝗺𝗽𝗶 𝗞𝗲𝗰𝗶𝗹 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗮𝗸 𝗦𝗲𝗺𝗽𝗮𝘁 𝗧𝘂𝗺𝗯𝘂𝗵” 𝗞𝗲𝘁𝗶𝗸𝗮 𝗕𝘂𝗸𝘂 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗛𝗮𝗿𝗮𝗽𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗮𝗸 𝗧𝗲𝗿𝗷𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝘂

WARTA-NUSANTARA.COM–  Beberapa hari belakang ini kita semua pasti membaca ataupun mendengar berita tentang seorang anak Sekolah Dasar ( SD ) yang B*n*h D*r* karena tak mampu membeli Buku Tulis dan Pena…. Di satu tempat, seorang anak kehilangan harapan karena tak mampu membeli buku dan pensil. Sementara di tempat lain, banyak anak dengan segala kepunyaannya masih merobek selembar buku tulis.

RelatedPosts

Nyala Lilin Kecil dari Naruwolo Flores: Refleksi Arah Pembangunan dan Prioritas Pendidikan Anak Bangsa

Nyala Lilin Kecil dari Naruwolo Flores: Refleksi Arah Pembangunan dan Prioritas Pendidikan Anak Bangsa

AMP-MANDAKOR Lapor Kejaksaan Terkait Kasus Penggunaan Anggaran Dinas Pendidikan Madina Tahun 2025

AMP-MANDAKOR Lapor Kejaksaan Terkait Kasus Penggunaan Anggaran Dinas Pendidikan Madina Tahun 2025

Load More


Bukan untuk menyalahkan, tapi untuk mengingatkan, tidak semua anak memiliki kesempatan yang sama. Seorang anak sampai merasa hidupnya buntu hanya karena tidak mampu membeli buku dan pensil. itu menyentuh luka yang sangat dalam tentang kemiskinan, pendidikan, dan rasa gagal yang dipikul anak-anak kecil.


Yang paling menyedihkan, sering kali bukan bukunya yang jadi masalah, tapi rasa malu, rasa takut dimarahi atau dipermalukan, dan perasaan bahwa tidak punya jalan keluar.

Anak seusia itu belum punya kemampuan mental untuk melihat bahwa masalah bisa ditunda, dibantu, atau dicarikan solusi. Saat dukungan tidak hadir, beban kecil bisa terasa tak tertahankan.

Kejadian ini jadi tamparan keras untuk kita semua bahwa sistem pendidikan yang masih belum ramah bagi anak miskin atau tidak mampu, kurangnya kepekaan lingkungan sekitar, dan pentingnya kehadiran orang dewasa yang mau mendengar tanpa menghakimi.
Tidak ada satu pun anak yang seharusnya kehilangan harapan hanya karena tidak mampu membeli buku dan pensil.

Pendidikan bukanlah kemewahan, melainkan hak dasar setiap anak. Ketika seorang anak memilih mengakhiri hidupnya karena merasa tidak mampu, itu bukan kegagalan anak tersebut, itu adalah kegagalan kita bersama, orang dewasa, lingkungan, dan sistem yang belum cukup melindungi.

Anak-anak membutuhkan lebih dari sekadar sekolah.
Mereka membutuhkan rasa aman, penerimaan, dan keyakinan bahwa mereka tidak sendirian saat mengalami kesulitan.
Karena bagi anak-anak, masalah kecil bagi orang dewasa bisa terasa seperti akhir dari segalanya.

 

Mari kita belajar lebih bersyukur, lebih peduli, dan lebih menjaga.
Karena bagi sebagian anak, buku bukan sekedar alat belajar melainkan harapan. 🤍

Semoga tragedi ini tidak berlalu sebagai berita, tetapi menjadi pengingat dan panggilan Nurani agar tak ada lagi anak yang merasa hidupnya tidak berharga hanya karena kemiskinan…..

Hans Rukep Keraf, 
Jakarta, 04/02/2026

WartaNusantara

WartaNusantara

Related Posts

Nyala Lilin Kecil dari Naruwolo Flores: Refleksi Arah Pembangunan dan Prioritas Pendidikan Anak Bangsa
Hukrim

Nyala Lilin Kecil dari Naruwolo Flores: Refleksi Arah Pembangunan dan Prioritas Pendidikan Anak Bangsa

Nyala Lilin Kecil dari Naruwolo Flores: Refleksi Arah Pembangunan dan Prioritas Pendidikan Anak Bangsa  Oleh : Domitius Pau, S.Sos., M.A...

Read more
AMP-MANDAKOR Lapor Kejaksaan Terkait Kasus Penggunaan Anggaran Dinas Pendidikan Madina Tahun 2025

AMP-MANDAKOR Lapor Kejaksaan Terkait Kasus Penggunaan Anggaran Dinas Pendidikan Madina Tahun 2025

Menanam Energi di Tanah Lembata: Catatan untuk Rancangan Awal RKPD 2027

Menanam Energi di Tanah Lembata: Catatan untuk Rancangan Awal RKPD 2027

Anggie Surati Ketua DPRD Pecat Mokris Terkait Kasus Kekerasan dan Penelantaran Anak

Anggie Surati Ketua DPRD Pecat Mokris Terkait Kasus Kekerasan dan Penelantaran Anak

Christofel Liyanto Resmi Jadi Tersangka Kasus Kredit Bermasalah Bank NTT

Christofel Liyanto Resmi Jadi Tersangka Kasus Kredit Bermasalah Bank NTT

Organisasi Pemuda-Mahasiswa Desak BPN dan Pemkab Madina Bertindak Tegas atas HGU PT. Rendi Permata Raya

Organisasi Pemuda-Mahasiswa Desak BPN dan Pemkab Madina Bertindak Tegas atas HGU PT. Rendi Permata Raya

Load More
Next Post
Nyala Lilin Kecil dari Naruwolo Flores: Refleksi Arah Pembangunan dan Prioritas Pendidikan Anak Bangsa

Nyala Lilin Kecil dari Naruwolo Flores: Refleksi Arah Pembangunan dan Prioritas Pendidikan Anak Bangsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ads

Tag

mostbet mostbet UZ Sastra
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Internasional
  • National

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In