Uskup Monteiro Lantik DPP Sta Maria Banneux Lewoleba : Kita Dipanggil Jadi Utusan Kristus di Tengah Dunia
LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM— Uskup Larantuka, Mrg. Yohanes Hans Monteiro berkenan melantik Dewan Pengurus Paroki (DPP) Santa Maria Banneux Lewoleba, Dekenat Lembata. Di tengah suasana khidmat Pesta Ekaristi di Paroki St. Maria Banneux Lewoleba, Uskup Keuskupan Larantuka Mgr. Hans Mointero menyampaikan pesan mendalam kepada umat mengenai panggilan iman sebagai utusan Allah di tengah dunia.



Dalam homilinya, Minggu (15/03/2026) Mgr. Hans menegaskan bahwa Yesus Kristus adalah utusan Allah yang datang ke dunia untuk membawa sukacita, keselamatan, dan kesembuhan bagi umat manusia.
“Kristus hadir untuk membawa kabar baik. Ia datang membawa kesembuhan bagi yang sakit, harapan bagi yang terluka, serta penghiburan bagi mereka yang mengalami penderitaan,” ungkapnya.
Menurut Mgr. Hans, kehadiran umat dalam perayaan Ekaristi bukan sekadar berkumpul untuk berdoa, melainkan sebagai orang-orang yang dipanggil dengan hati yang kudus untuk mengalami pembaruan iman.
Ia juga menegaskan bahwa dalam Gereja Katolik, pastor paroki merupakan perpanjangan tangan uskup dalam menjalankan karya keselamatan Allah di tengah dunia. Melalui pelayanan Gereja, karya Kerajaan Allah terus dihadirkan dalam kehidupan umat sehari-hari.
Allah Memilih Mereka yang Lemah
Dalam refleksi atas bacaan Kitab Suci, Mgr. Hans mengangkat kisah seorang penderita kusta. Secara sosial, orang kusta sering dijauhi dan dianggap tidak layak berada di tengah masyarakat. Namun di mata Allah, orang tersebut tetap dipandang dengan kasih.
“Kesadaran yang utama adalah bahwa kita semua adalah utusan Allah,” kata Mgr. Hans. Ia menegaskan bahwa Tuhan tidak memilih orang yang sempurna untuk menjalankan karya-Nya. Justru melalui kelemahan manusia, rahmat Allah bekerja.
“Iman bukanlah soal kelebihan atau kesempurnaan kita. Iman adalah rahmat. Tuhanlah yang menyempurnakan kekurangan dan kelemahan kita,” ujarnya. Karena itu, menurutnya, setiap orang percaya dipanggil untuk menyadari bahwa Tuhan selalu menunjukkan jalan terbaik dalam hidup manusia.
Menjadi Peran Kristus di Dunia
Mengacu pada Injil Injil Yohanes dan ajaran Rasul Paulus, Mgr. Hans menjelaskan bahwa umat beriman tidak hanya dipanggil menjadi utusan, tetapi juga menjadi peran Kristus di tengah dunia.
“Sekarang kamu adalah peran itu,” katanya mengutip ajaran Rasul Paulus. “Bukan karena kekuatan kita sendiri, tetapi karena Roh Allah yang bekerja dalam diri kita.”
Sebagai peran Kristus, umat dipanggil untuk menghadirkan kasih dan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Dipanggil Berbuat Baik dalam Keluarga dan Masyarakat
Mgr. Hans juga mengajak umat untuk memulai karya kasih dari lingkup paling dekat, yaitu keluarga. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan keluarga di tengah berbagai tantangan zaman.
“Kita dipanggil untuk berbuat baik kepada sesama, terutama ketika ada keluarga yang terancam perpecahan,” tambah Mgr. Hans
Ia juga menaruh perhatian pada generasi muda Katolik yang kadang mengalami berbagai luka kehidupan, seperti kehilangan orang tua atau menghadapi situasi keluarga yang sulit.
“Jangan sampai generasi muda kehilangan harapan. Gereja harus hadir untuk meneguhkan mereka agar tidak putus asa,” terang Mgr. Hans.
Dipanggil untuk Hidup dalam Keadilan
Menutup homilinya, Mgr. Hans menegaskan bahwa panggilan umat Kristiani adalah panggilan untuk hidup dalam keadilan, kebaikan, dan pelayanan.
“Hidup atau mati, kita tetap dipanggil. Kita diutus untuk menghadirkan keadilan dan kasih Allah di dunia,” tutur Mgr. Hans
Melalui perayaan Ekaristi itu, umat diingatkan kembali bahwa setiap orang beriman memiliki tanggung jawab untuk menjadi tanda kehadiran Kristus dalam keluarga, masyarakat, dan Gereja.
Pesan tersebut menjadi ajakan bagi umat Katolik di Lewoleba untuk terus hidup dalam iman, harapan, dan kasih, serta menjadi saksi nyata karya keselamatan Allah di tengah dunia.
Sementara itu, Mgr. Hans juga melantik Pengurus DPP Paroki St. Maria Banneux Lewoleba Periode 2026–2028
Mgr. Hans Mointero melantik kepengurusan Dewan Pastoral Paroki (DPP) Paroki St. Maria Banneux Lewoleba periode 2026–2028 dalam sebuah perayaan Ekaristi yang berlangsung khidmat dan dihadiri umat paroki. Pelantikan tersebut menjadi momen penting bagi kehidupan pastoral paroki dalam melanjutkan pelayanan dan karya gereja di tengah umat.
Prosesi pelantikan dilaksanakan setelah perayaan misa. Dalam kesempatan tersebut, umat yang hadir menyaksikan secara langsung pengucapan komitmen para pengurus yang baru untuk menjalankan tugas pelayanan demi perkembangan kehidupan menggereja di paroki.
Usai misa dan pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan santap siang bersama antara Uskup, para pengurus yang baru dilantik, serta umat yang hadir. Suasana kebersamaan semakin terasa hangat dengan adanya beberapa penampilan yang dibawakan oleh anak-anak, yang turut memeriahkan acara.
Susunan Pengurus Baru DPP Paroki St. Maria Banneux Lewoleba periode 2026–2028 :
Ketua : Fransiskus Limawai Koban
Wakil Ketua I : Yrssefa Sija Unarajan
Wakil Ketua II : Alberta M. de Rosari
Sekretaris I : Hendrikus Buga Raya
Sekretaris II : Sintia Lelang Wayan
Bendahara I : Sr. Mersiana SCSC
Bendahara II : Fr. Kornelis
Dengan pelantikan ini, diharapkan kepengurusan yang baru dapat menjalankan tugas pelayanan secara bertanggung jawab serta bekerja sama dengan seluruh umat untuk mengembangkan kehidupan iman dan pelayanan pastoral di Paroki St. Maria Banneux Lewoleba. ***(SL/WN-01)












