Kemenag NTT Dorong Transformasi Humas: Dari Seremonial ke Berbasis Dampak LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM— Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong transformasi fungsi kehumasan di tingkat kabupaten/kota agar tidak lagi sekadar bersifat dokumentatif-seremonial, melainkan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat. Instruksi ini disampaikan langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag NTT, Ishak Sulaiman, saat memberikan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Kemenag Kabupaten Lembata, Selasa (28/7/2026). Dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan di Aula Taan Tou tersebut, Ishak Sulaiman menekankan bahwa integritas pelayanan publik harus sejalan dengan kualitas komunikasi publik. Ia menilai, peran humas strategis dalam menjembatani program pemerintah dengan pemahaman masyarakat. Humas Bukan Sekadar Dokumentasi Ishak Sulaiman mengkritisi pola lama pengelolaan informasi di instansi pemerintah yang sering kali terjebak pada peliputan aktivitas rutin tanpa menonjolkan esensi program. “Para pengelola dan kontributor kehumasan diminta untuk tidak hanya mendokumentasikan kegiatan. Lebih dari itu, mereka harus mampu menggali capaian, hasil, dan dampak dari setiap program,” ujar Ishak dalam sambutannya. Ia menegaskan bahwa penyajian informasi publik harus memenuhi standar akurasi, kemudahan pemahaman (readability), dan nilai manfaat. Hal ini mencakup peningkatan kompetensi dalam penulisan berita, manajemen media sosial, serta teknik fotografi dan videografi yang profesional. Sejalan dengan tuntutan reformasi birokrasi, Ishak juga mengingatkan ASN untuk menerjemahkan kinerja administratif menjadi pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel. “Kinerja ASN harus terlihat dari kepuasan masyarakat, bukan hanya dari tumpukan berkas,” tambahnya. Penguatan Kompetensi Aparatur Daerah Menanggapi arahan Kanwil, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lembata, Jamaludin Malik, menyatakan bahwa pembinaan ini merupakan bagian integral dari strategi penguatan kompetensi aparatur di daerah. Menurutnya, kemampuan komunikasi publik yang efektif sama pentingnya dengan kompetensi teknis keagamaan. “Pembinaan ini menjadi momentum bagi kami untuk mengevaluasi ulang cara kami berkomunikasi dengan publik. Ke depannya, publikasi dari satuan kerja di Lembata tidak boleh berhenti pada kesan seremonial belaka,” kata Jamaludin. Jamaludin berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil bimtek dengan memperbaiki kualitas layanan dan materi publikasi. Target utamanya adalah memastikan setiap informasi yang dirilis dapat menunjukkan kontribusi konkret Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan kesejahteraan umat. Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat struktural, pengawas pendidikan, kepala madrasah, kepala KUA, serta tim kontributor konten digital dari seluruh satuan kerja di lingkungan Kemenag Kabupaten Lembata. #RAM Post Views: 23 Navigasi pos Kanwil Kemenag NTT Gelar Bimtek Kehumasan di Lembata, Tingkatkan Kualitas Publikasi,