Bupati Sikka Sambangi Pengungsi di Bola, Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban Gempa SIKKA : WARTA-NUSANTARA.COM— Komitmen Pemerintah Kabupaten Sikka untuk hadir di tengah masyarakat terdampak bencana terus ditunjukkan. Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago turun langsung menyambangi warga terdampak gempa bumi di Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Pengungsi di Bola, Kabupaten Sikka Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi para pengungsi sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan terus terpenuhi. Dalam kunjungannya di Dusun Wolokoli, Bupati Juventus mewakili Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia menyerahkan santunan duka Wafaf sebesar Rp.15 juta kepada keluarga almarhumah Mama Sophia, salah satu warga yang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa bumi Flores pada 15 Agustus 2026. Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis dan disaksikan keluarga korban serta masyarakat setempat. Bupati Juventus menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan serta menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya memberikan perhatian dan dukungan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana. “Pemerintah hadir dan akan terus bersama masyarakat. Kami ingin memastikan keluarga korban maupun warga terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan dalam masa sulit ini,” ujar Bupati Juventus. Dengarkan Keluhan Pengungsi Setelah menyerahkan santunan, Bupati Sikka melanjutkan kunjungan ke sejumlah titik pengungsian, antara lain di Desa Hokor, Dusun Krado, Kecamatan Bola, serta Dusun Watudenak, Kecamatan Hewokliang. Di setiap lokasi, Bupati berdialog langsung dengan warga dan mendengarkan berbagai kebutuhan serta kendala yang dihadapi selama berada di tempat pengungsian. Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, terutama terkait ketersediaan air bersih dan obat-obatan. Bupati memastikan seluruh aspirasi dan kebutuhan yang disampaikan masyarakat telah dicatat untuk segera ditindaklanjuti. “Semua keluhan sudah kami catat. Kebutuhan air bersih dan obat-obatan akan menjadi prioritas penanganan dalam beberapa hari ke depan. Kami tidak akan membiarkan Bapak dan Ibu berjuang sendiri,” tegas Bupati Juventus. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak menjadi bagian penting dalam penanganan bencana, terutama bagi warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian. Pastikan Bantuan dan Layanan Kesehatan Berjalan Selain kebutuhan air bersih dan obat-obatan, Pemerintah Kabupaten Sikka juga terus memastikan distribusi bantuan logistik dan pelayanan kesehatan menjangkau masyarakat terdampak di berbagai wilayah. Koordinasi dilakukan secara berkelanjutan antara Pemkab Sikka, BPBD, TNI-Polri, tenaga kesehatan, relawan, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk mempercepat penanganan serta memastikan kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara tepat dan merata. Bupati Juventus menegaskan bahwa masa tanggap darurat bukan hanya tentang distribusi bantuan, tetapi juga tentang memastikan masyarakat mendapatkan rasa aman, pelayanan kesehatan, serta pendampingan hingga kondisi berangsur pulih. Kehadiran langsung Bupati di tengah pengungsi diharapkan dapat memberikan semangat dan kekuatan kepada masyarakat bahwa mereka tidak sendiri menghadapi situasi pascabencana. Pemerintah hadir, masyarakat tidak sendiri. Bersama kita pulih, bersama kita bangkit. ***(ICHA-WN SIKKA) Post Views: 21 Navigasi pos Dampingi Wapres Tinjau Posko Pengungsian, Gubernur Melki Pastikan Koordinasi Pusat dan Daerah untuk Penanganan Gempa Flores Pengungsi Nangahale Siap Kembali ke Rumah, Menunggu Instruksi Pemerintah