Polsek Maurole bersihkan puing akibat gempa

Pasca-Gempa Flores, Polsek Maurole dan Anggota Airud Ropa Gotong Royong Bersihkan Puing Rumah Warga di Keliwumbu

ENDE  : WARTA-NUSANTARA.COM—   Aksi nyata kepedulian terus ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor Ende Polda NTT pasca-bencana gempa bumi Flores yang mengguncang kawasan tersebut pertengahan Agustus lalu. Pada Rabu (2/9/2026) pagi, puluhan personel Polsek Maurole bersama anggota Pospol Airud Ropa turun langsung bahu-membahu menggelar kerja bakti sosial pembersihan puing bangunan rumah warga di Desa Keliwumbu, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende.

​Kegiatan tanggap bencana yang dimulai sejak pukul 08.00 Wita ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Maurole Iptu Syaiban. Fokus aksi gotong royong kali ini disasarkan pada pembersihan material dan reruntuhan bangunan rumah milik warga terdampak gempa.

​Dua titik lokasi yang menjadi sasaran utama pembersihan meliputi kediaman Bapak Maksimus Seto di Dusun Siatenda, serta rumah Bapak Maksimus Heronimus Kami di Dusun Mbotu Ropa. Lokasi kedua mendapat perhatian khusus lantaran sang istri, Ibu Margareta Sare, saat ini harus tinggal seorang diri akibat suaminya yang tengah mengadu nasib merantau di Malaysia.

Kapolsek Maurole Iptu Syaiban menegaskan bahwa kehadiran personel Kepolisian di lapangan merupakan bentuk empati serta komitmen Polri untuk tidak membiarkan masyarakat berjuang sendirian di masa pemulihan pasca-bencana.

​”Kegiatan bakti sosial ini adalah wujud hadirnya Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan warga yang terdampak gempa, khususnya para lansia dan ibu-ibu yang suaminya sedang merantau seperti Ibu Margareta Sare, mendapatkan bantuan fisik secara langsung agar beban mereka berkurang,” ujar Iptu Syaiban.

​Lebih lanjut, Iptu Syaiban menambahkan bahwa jajarannya akan terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat untuk mengawal percepatan pemulihan kondisi lingkungan pasca-gempa.

​”Pembersihan puing-puing ini penting dilakukan agar area pemukiman kembali aman dan layak dihuni. Sinergi antara Polsek Maurole, Anggota Pospol Airud Ropa dan warga sekitar adalah bukti bahwa dengan gotong royong, kita bisa bangkit lebih cepat dari dampak bencana ini,” tegasnya.

Salah satu warga yang merasakan langsung dampak positif dari aksi kemanusiaan ini adalah Margareta Sare. Puing-puing dan reruntuhan bangunan rumahnya yang hancur akibat guncangan gempa kini telah dibersihkan berkat gotong royong anggota kepolisian.

​”Perkenalkan nama saya Margareta Sare dari Keliwumbu Ropa. Terima kasih kepada pihak Polri, khususnya Polsek Maurole dan Pos Polairud Ropa yang sudah membantu membersihkan reruntuhan puing rumah kami akibat bencana alam gempa,” ungkapnya.

​Seluruh rangkaian aksi kemanusiaan di dua lokasi tersebut berlangsung hangat, aman, dan kondusif hingga berakhir pada pukul 11.10 Wita.  ***(PelitaDesa/WN-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *