Manggarai Timur Berduka, 44 Warga Meninggal Dunia dan 24 Ribu Jiwa Mengungsi Akibat Gempa Bumi MANGGARAI TIMUR : WARTA-NUSANTARA.COM— Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Data terbaru dari Posko Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana menunjukkan dampak kerusakan dan korban jiwa yang cukup besar akibat bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut. Berdasarkan pemutakhiran data resmi pada Kamis, 10 September 2026 pukul 12:00 WITA, tercatat total 44 orang meninggal dunia, 239 warga mengalami luka berat, dan 404 warga luka ringan. Selain korban jiwa, guncangan hebat ini memaksa 24.124 jiwa mengungsi dari rumah mereka. Pengungsian terbesar terpusat di wilayah Kecamatan Sambi Rampas dengan total 12.450 pengungsi, disusul oleh Kecamatan Lamba Leda Utara sebanyak 8.778 pengungsi. Sebagian besar warga saat ini terpaksa tinggal di tempat pengungsian mandiri demi keselamatan. Bencana ini juga memicu kerusakan masif pada sektor infrastruktur. Sebanyak 31.936 unit infrastruktur dilaporkan rusak, yang didominasi oleh pemukiman warga, fasilitas ibadah, gedung sekolah, hingga akses jalan dan jembatan di 12 kecamatan terdampak. Wilayah Lamba Leda Utara dan Lamba Leda Selatan menjadi area dengan akumulasi kerusakan fisik paling parah. Saat ini, tim gabungan dari Posko Tanggap Darurat dan berbagai instansi terkait terus bersiaga di lapangan untuk menyalurkan bantuan logistik, mendirikan posko kesehatan, serta melakukan validasi data berkala guna mempercepat proses penanganan pascabencana. ***(PelitaDesa/WN-01) Post Views: 154 Navigasi pos Respons Kilat Darurat: Polri Integrasikan Teknologi AI di Layanan Polisi 110