Kadis Koperindag Lembata Apresiasi Peran Strateis TKBM Memajukan Koperasi
LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM— Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Lembata, Wilhelmus Leuweheq, menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang digelar di Hotel Lewoleba, Sabtu (28/03/2026). Ia menyatakan apresiasi peran strategis tkbm memajukan koperasi selain tugas utama melancarkan mobilitas barang dan jasa bagi masyarakat Lembata.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh anggota koperasi hingga membuat kapasitas aula tidak mampu menampung jumlah peserta yang terus meningkat setiap tahun. Hal ini menjadi indikator berkembangnya Koperasi TKBM di Kabupaten Lembata.
Dalam sambutannya, Wilhelmus bergurau dengan Ketua Dekopinda Kabupaten Lembata, Benediktus Burak Making selaku Manajer Koperasi TKBM. Saya bingung mau menyebutkan posisi beliau hari ini, Ketua Dekopinda sekaligus Manjer Koperasi TKBM.

Lanjutnya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan pengawas koperasi atas dedikasi mereka dalam membangun koperasi yang dinilai sebagai pelopor di daerah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Koperasi TKBM tidak terlepas dari kerja sama yang solid antara anggota dan pengurus yang setia serta bijaksana.
Selain itu, ia juga menyinggung peran strategis tenaga kerja bongkar muat dalam mendukung mobilitas distribusi barang dan jasa, terutama untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, keberadaan TKBM sangat membantu dalam penyaluran bahan pangan seperti sayur, telur, dan beras ke dapur-dapur MBG.

Wilhelmus juga menyoroti keberadaan Koperasi Desa Merah Putih yang merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat. Ia menyebutkan bahwa pembangunan gerai koperasi tersebut sedang berjalan dan kini membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat.
Di akhir sambutannya, ia turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri bagi anggota koperasi yang beragama Islam serta selamat memasuki Pekan Suci bagi umat Katolik.
Sementara itu, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Lembata, Benediktus Burak Making, yang juga sebagai Manajer Koperasi TKBM, menyampaikan bahwa dirinya telah mendampingi koperasi tersebut sejak tahun 2004.
Ia mengungkapkan bahwa Koperasi TKBM pernah menerima dana bergulir sebesar Rp100 juta dari Dinas Koperindag Provinsi NTT sebagai modal usaha. Saat ini, pihaknya tengah melakukan komunikasi agar dana tersebut dapat dihibahkan kepada koperasi, sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat.
“Dari tahun 2004 sampai sekarang, saya selalu bersama mereka dalam suka dan duka,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lembata, Rolly Betekeneng, yang hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati, menyampaikan bahwa pemerintah daerah masih memiliki pekerjaan rumah terkait realisasi program BPJS Ketenagakerjaan bagi anggota TKBM.
Menurutnya, implementasi program tersebut masih terkendala oleh kondisi efisiensi anggaran yang tengah dihadapi pemerintah. RAT Koperasi TKBM ini diharapkan menjadi momentum evaluasi dan penguatan kelembagaan koperasi agar terus berkembang dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota serta mendukung perekonomian daerah. ***(SL-WN-01)


















