• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak
Jumat, Januari 2, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Thomas Ola : “Program PEN Menguntungkan Rakyat Lembata”

by WartaNusantara
Februari 4, 2023
in Uncategorized
0
Wabup Thomas Tegaskan ASN Lembata Terapkan Sistem Kerja  “Work From Home”

Wakil Bupati Lembata, Dr. Thomas Ola, SE. M.Si.

0
SHARES
206
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM-– Pengerjaan jalan di Kabupaten Lembata yang bersumber dari dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tahun Anggaran (TA) 2022 tengah dilaksanakan. Namun tidak sedikit masyarakat yang mempertanyakan manfaatnya. Tidak ada filosofi NEGARAWAN untuk membangun dirinya, golongannya, atau kelompoknya. NEGARAWAN membangun untuk kepentingan rakyat. Kalau hari ini ada pihak yang lebih diuntungkan ketimbang rakyat Lembata, maka itu bukan rancangan saya. “Program PEN menguntungkan Rakyat karena rakyat Lembata menikmati jalan Hotmix ini Ikutilah Wawancara Eksklusif, Alex Murin, Wartawan Warta-Nusantara.Com berikut ini.

Mantan Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday dan Alex Murin di Jalan Lintas Ile Ape

Alex Murin, Wartawan Warta-Nusantara.Com Biro Jakarta yang sudah kembali ke Lewotana Lembata merangkap menjadi Ketua FP2L Lembata mengajukan pertanyaan kepada mantan Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday (TOL), lantaran pada tahun 2021 lalu, TOL yang menandatangani perjanjian pinjaman PEN Daerah antara Pemerintah Kabupaten Lembata dengan PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

  • Apakah Pekerjaan PEN menguntungkan rakyat atau segelintir orang?

Tidak ada filosofi NEGARAWAN untuk membangun dirinya, golongannya, atau kelompoknya. NEGARAWAN membangun untuk kepentingan rakyat. Kalau hari ini ada pihak yang lebih diuntungkan ketimbang rakyat Lembata, maka itu bukan rancangan saya. “Program PEN menguntungkan Rakyat karena rakyat Lembata menikmati jalan Hotmix ini

Tidak ada negara maju tanpa pembangunan Infrastruktur dasar, yakni Jalan, jembatan dan bandara. Pembangunan infrastruktur ini sebagai dasar mobilitas orang dan barang. Mobilitas orang dan barang yang tinggi menunjukkan pergerakan ke mana saja dengan mudah, murah dan lumrah. Inilah sumber dimulainya  BANGSA yang BERADAB. Jika mau bangsa ini menjadi bangsa yang BERADAB maka salah satunya adalah membangun INFRASTRUKTUR selain SUMBER DAYA MANUSIA. Setelah 77 tahun Indonesia merdeka dan setelah 23 tahun Lembata Otonom, sudahkah rakyat Lembata menikmati Infrastruktur jalan yang layak yang membuat pergerakan yang tinggi dan menjadi bangsa yang BERADAB?

Pinjaman PEN dibayar selama 8 tahun. Jarang ada negara maju di dunia tanpa pinjaman kepada lembaga-lembaga dunia yang kredibel. Apalagi negara berkembang dan sedang berkembang. Negara yang membangun dengan kekuatan sendiri akan berjalan stagnan, berjalan di tempat atau bahkan mundur karena kebutuhan masyarakatnya berkembang. Pinjaman PEN bersumber dari negara, dari Kementerian Keuangan di bawah manajemen PT. SMI. Jadi pinjaman PEN Lembata adalah pinjaman dari Pemda Lembata yang sumber pinjamannya dari Negara. Negara saat ini mempunyai utang tidak kurang dari Rp 7000 triliun. Siapa yang bayar? Negara yang bayar melalui Pajak dan retribusi rakyat.

Pinjaman PEN oleh Pemda Lembata sebesar Rp 225 miliar. Siapa yang bayar? Daerah yang bayar melalui pajak dan retribusi yang dibayar rakyat Lembata. Apakah rakyat membayar secara langsung? TIDAK! Melalui negara. Melalui daerah. Rakyat tidak terbebani karena pajak dan retribusinya sesuai regulasi. TITIK.

RelatedPosts

𝑹𝒖𝒕𝒊𝒏𝒊𝒕𝒂𝒔 (𝒅𝒂𝒏 𝑪𝒉𝒆𝒄𝒌 𝑼𝒑 𝑹𝒖𝒕𝒊𝒏) (𝑰𝒏𝒔𝒑𝒊𝒓𝒂𝒔𝒊 𝑯𝒐𝒎𝒊𝒍𝒊 𝑴𝒊𝒏𝒈𝒈𝒖 𝑷𝒆𝒓𝒕𝒂𝒎𝒂 𝑨𝒅𝒗𝒆𝒏, 30/11/2025)

Bintang Menuntun, Iman Mencari

Persebata Lembata Makin Gemilang ke Posisi Ketiga Klasemen Butuh Dukungan Dana

Persebata Lembata Makin Gemilang ke Posisi Ketiga Klasemen Butuh Dukungan Dana

Load More
  • Dari mana SUMBER uang itu?

Uang itu ada dalam APBD Lembata setiap tahun. Ada alokasinya untuk pembangunan infrastruktur. Dan, alokasi untuk angsuran dan bunga pinjaman sudah dianalisis oleh kementerian keuangan dan kementerian dalam negeri di mana tidak melampaui kemampuan keuangan daerah. Ini analisis negara. Banyak daerah mengajukan pinjaman PEN tetapi tidak mendapatkannya. Kita bersyukur bahwa Lembata dipercayakan negara untuk meminjam (5C). Kepercayaan itu mahal. Di sini tidak ada bayar denda. Yang ada hanya bayar cicilan utang dan bunga.

  • Bagaimana Pemeliharaan Ifrastruktur selama 8 tahun?

Tugas manajer yang harus merencanakan, menganggarkan dan mengeksekusinya serta menatausahakannya.

  • Mengapa Pinjaman PEN tidak dibagi 70% untuk ekonomi rakyat dan 30% untuk jalan hotmix?

Pinjaman PEN Lembata 100 persen untuk infrastruktur jalan. Mengapa? Supaya bangsa ini menjadi bangsa yang BERADAB. Bangsa yang pergerakannya tinggi untuk menjangkau EKONOMI, PENDIDIKAN,  KESEHATAN, SOSIAL & BUDAYA. Masalah Lembata bukan pada EKONOMINYA tetapi pada infrastrukturnya. Saya yakin, dengan infrastruktur jalan yang baik, pergerakan orang menjadi lancar dengan biaya murah, mudah, efisien, efektif dan ekonomis; ada satu waktu, orang Lembata tidak akan berjalan sendiri, dia pasti jalan dengan barang-barangnya.

Apapun kemajuan di suatu negara atau daerah, pembangunan infrastruktur jalan menjadi prime mover untuk sektor lainnya. Pembangunan pertanian butuh infrastruktur jalan; Perikanan butuh infrastruktur jalan; perindustrian butuh infrastruktur jalan; pariwisata apalagi? Jadi… pembangunan infrastruktur Jalan di Lembata pada waktunya akan mendorong kemajuan di bidang Pertanian, peternakan, perikanan, industri pengolahan, pariwisata, pendidikan, kesehatan, sosial dan budaya. Bangsa yang BERADAB adalah bangsa yang tingkat pergerakan orang dan barangnya tinggi, baik ke luar maupun masuk.

  • Apa persoalannya?

Berbagai persoalan yang muncul terkait pengerjaan infrastruktur jalan dengan menggunakan pinjaman PEN, jangan tanya ke saya! Tanyakan kepada manajernya. Atau apakah kita mesti meminjam syairnya EBIET G. ADE? Tanyakan kepada rumput yang bergoyang? Salam Sukses. ***

(Alex Murin/WN-01)

WartaNusantara

WartaNusantara

Related Posts

𝑹𝒖𝒕𝒊𝒏𝒊𝒕𝒂𝒔 (𝒅𝒂𝒏 𝑪𝒉𝒆𝒄𝒌 𝑼𝒑 𝑹𝒖𝒕𝒊𝒏) (𝑰𝒏𝒔𝒑𝒊𝒓𝒂𝒔𝒊 𝑯𝒐𝒎𝒊𝒍𝒊 𝑴𝒊𝒏𝒈𝒈𝒖 𝑷𝒆𝒓𝒕𝒂𝒎𝒂 𝑨𝒅𝒗𝒆𝒏, 30/11/2025)
Uncategorized

Bintang Menuntun, Iman Mencari

Bintang Menuntun, Iman Mencari Inspirasi Homili Matius 2: 1 – 12, Minggu 4 Januari 2026. Oleh : Robert Bala WARTA-NUSANTARA.COM-- ...

Read more
Persebata Lembata Makin Gemilang ke Posisi Ketiga Klasemen Butuh Dukungan Dana

Persebata Lembata Makin Gemilang ke Posisi Ketiga Klasemen Butuh Dukungan Dana

Pemkab Lembata Pastikan Lokasi Kampung Nelayan Tahun 2026

Pemkab Lembata Pastikan Lokasi Kampung Nelayan Tahun 2026

Prof. Dorodjatun dan Globe Inspiratif

Prof. Dorodjatun dan Globe Inspiratif

Launching NTT Mart Manggarai Barat, Gubernur Melki : Wujud Nyata Ekonomi Kerakyatan dan Etalase Produk Unggulan NTT

Launching NTT Mart Manggarai Barat, Gubernur Melki : Wujud Nyata Ekonomi Kerakyatan dan Etalase Produk Unggulan NTT

Wagub Johni Asadoma : NTT-NTB Siap menjadi Tuan Rumah PON Tahun 2028

Wagub Johni Asadoma : NTT-NTB Siap menjadi Tuan Rumah PON Tahun 2028

Load More
Next Post
Masyarakat Tidak Perlu Curiga Berlebihan

Masyarakat Tidak Perlu Curiga Berlebihan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ads

Tag

mostbet mostbet UZ Sastra
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Internasional
  • National

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In