Kapolres Alor Pimpin Pertemuan Damai, Sukses Satukan Pemuda Sawalama dan Lipa Jelang Ramadhan
ALOR : WARTA-NUSANTARA.COM– Komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan mempererat persatuan masyarakat kembali ditunjukkan Polres Alor. Melalui pendekatan humanis dan dialogis, Kapolres Alor AKBP Nur Azhari, S.H., memimpin langsung Pertemuan Tokoh Masyarakat dalam rangka perdamaian antara pemuda Sawalama dan Lipa, yang digelar di Aula Bhara Daksa Polres Alor, Rabu (4/2/2026)

Kegiatan strategis ini turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Alor Buche Brikmar, Wakapolres Alor Kompol Jeri Samzon Puling, A.Md., S.H., jajaran pejabat utama Polres Alor, unsur pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat dan tokoh pemuda dari kedua wilayah yang sebelumnya terlibat konflik tawuran.


Hadir di antaranya Kabag SDM Polres Alor AKP Onan Ndolu, S.H., Kasat Reskrim AKP Amri Ichsan, S.H., Kasat Intelkam Iptu Kamaludin, Kepala Desa Lendola Nikodemus Anry Beli, S.E., Lurah Nusa Kenari Bobby Kilaka, serta para perwakilan masyarakat Sawalama dan Lipa.

Dalam sambutannya, Kapolres Alor, AKBP Nur Azhari, S.H., menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mediator dan pengayom masyarakat. Ia mengapresiasi keterbukaan semua pihak yang hadir untuk duduk bersama mencari solusi damai.
“Konflik yang terjadi menjadi perhatian kita bersama. Karena itu, Polri mengambil langkah cepat melalui musyawarah agar situasi kamtibmas tetap kondusif, terlebih menjelang Bulan Suci Ramadhan,” ujar Kapolres.
Pendekatan persuasif yang dibangun Polres Alor mendapat dukungan penuh dari Ketua DPRD Kabupaten Alor. Ia menilai langkah Kapolres sangat tepat dalam meredam konflik sosial dan memperkuat persaudaraan warga.
“Sawalama dan Lipa adalah satu keluarga besar. Perdamaian ini penting demi masa depan generasi muda dan stabilitas wilayah,” ungkapnya.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemuda dari kedua wilayah menyampaikan komitmen untuk mengakhiri konflik serta menjaga persatuan. Mereka berharap pertemuan yang difasilitasi Polri menjadi momentum terakhir penyelesaian perselisihan.
Lurah Nusa Kenari juga menekankan pentingnya perdamaian yang segera diwujudkan, mengingat Bulan Suci Ramadhan 1447 H akan dimulai pada 18 Februari 2026, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Alor menegaskan kesiapan pihak kepolisian untuk menindaklanjuti setiap laporan terkait dugaan provokasi yang memicu konflik, sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Hasil pertemuan menghasilkan kesepakatan bersama seluruh pihak — Polres Alor, DPRD, pemerintah desa dan kelurahan, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda Sawalama dan Lipa — untuk melaksanakan deklarasi perdamaian sebelum memasuki Bulan Suci Ramadhan.
Pertemuan yang berakhir pukul 11.45 WITA tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif, mencerminkan keberhasilan Polri dalam mengedepankan pendekatan problem solving serta memperkuat citra sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. ***(KI-WN-01)










