• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Pertanian

Provinsi NTT Sabet Penghargaan PIN Swasembada Pangan

by WartaNusantara
Januari 17, 2026
in Pertanian
0
Provinsi NTT Sabet Penghargaan PIN Swasembada Pangan
0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Bantuan Alsintan Pemkab Lembata Dongkrak Produksi Padi Petani Waikomo

Bantuan Alsintan Pemkab Lembata Dongkrak Produksi Padi Petani Waikomo

Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Bersama Presiden Prabowo

Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Bersama Presiden Prabowo

Load More

Provinsi NTT Sabet Penghargaan PIN Swasembada Pangan

 
NTT Raih Penghargaan PIN Swasembada Pangan Nasional 2025. (Foto Istimewa)

JAKARTA : WARTA-NUSANTARA.COM– Upaya panjang memperkuat ketahanan pangan di wilayah beriklim kering akhirnya membuahkan hasil. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi menerima Penghargaan PIN Swasembada Pangan Nasional dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, bersama empat provinsi lainnya yakni Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, dan Papua Pegunungan.

Penghargaan tersebut diserahkan di Jakarta pada 12 Januari 2026, sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada daerah yang dinilai berhasil menunjukkan lonjakan signifikan dalam produksi dan kinerja pembangunan pertanian, khususnya pada komoditas strategis padi dan jagung.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor, mulai dari perumusan kebijakan hingga implementasi di tingkat tapak.

“Pemasangan PIN Swasembada Pangan ini adalah buah dari kerja keras dan kerja cerdas seluruh jajaran pertanian, mulai dari dinas provinsi dan kabupaten, penyuluh, petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan, operator alsintan, hingga para petani. Swasembada pangan di NTT pasti bisa,” ujar Gubernur Melki.

Dia menambahkan, keberhasilan NTT sejalan dengan misi besar Presiden, Wakil Presiden, dan Menteri Pertanian RI untuk mewujudkan swasembada pangan nasional, terutama komoditas padi dan jagung.

Lonjakan Produksi di Tengah Tantangan Lahan Kering

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT Joaz Bily Oemboe Wanda, yang menerima langsung penghargaan tersebut, menyampaikan bahwa capaian NTT menjadi istimewa karena ditopang oleh karakter wilayah yang didominasi lahan kering.

“NTT memiliki lahan kering sekitar 1,8 juta hektare, sementara lahan sawah hanya sekitar 309 ribu hektare. Dengan arahan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur melalui Dasa Cita Melki-Johni, khususnya Dari Ladang Menuju Pasar dan Ayo Bangun NTT, kami melakukan gerakan masif pengembangan padi sawah dan padi gogo sepanjang 2025,” jelas Joaz.

Hasilnya, luas tambah tanam padi tahun 2025 mencapai 250.528 hektare atau 96,11 persen dari target, sementara luas panen meningkat 25,92 persen dibandingkan tahun 2024. Produksi padi NTT bahkan tercatat meningkat sekitar 35–40 persen, menjadikannya salah satu yang tertinggi secara nasional berdasarkan data prognosa BPS dan Kementerian Pertanian.

Dukungan Benih, Alsintan, dan Brigade Pangan

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan sarana produksi dan modernisasi pertanian. Sepanjang 2024–2025, NTT menerima 3.072 unit alat dan mesin pertanian (alsintan), mulai dari traktor roda dua dan empat, pompa air, rice transplanter, hingga combine harvester.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan benih 100 persen untuk lahan seluas 17.567 hektare, mencakup benih padi gogo, padi biofortifikasi, dan program intensifikasi.

Transformasi pertanian di NTT semakin diperkuat melalui pembentukan 81 Brigade Pangan dari target 88 unit yang tersebar di 17 kabupaten/kota. Brigade ini menjadi motor penggerak mekanisasi pertanian sekaligus wadah regenerasi petani muda berbasis korporasi.

Optimasi Lahan dan Cetak Sawah Rakyat

Program Optimalisasi Lahan Kering (Oplah) seluas 28.723 hektare serta Cetak Sawah Rakyat (CSR) turut menjadi fondasi penting peningkatan indeks pertanaman. Di Kabupaten Kupang, misalnya, pembangunan sawah baru pada 2025 telah mencapai 423 hektare dari target 500 hektare.

Didukung peningkatan curah hujan, perbaikan jaringan irigasi tersier, bantuan pompa air, serta peran aktif penyuluh yang kini memperoleh dukungan biaya operasional dari APBD petani di sejumlah daerah mampu menanam hingga dua bahkan tiga kali dalam setahun.

Pengakuan Nasional

Sebagai bagian dari penghargaan tersebut, Kementerian Pertanian RI juga memberikan apresiasi kepada PJ Swasembada Pangan Provinsi NTT Andi Faisal serta Kepala Dinas Pertanian NTT Joaz Bily Oemboe Wanda atas peran mereka dalam mengawal agenda strategis swasembada pangan.

Penghargaan PIN Swasembada Pangan Nasional ini menegaskan posisi NTT sebagai contoh nyata transformasi pertanian di wilayah dengan keterbatasan agroklimat. Dari Bumi Flobamora, NTT kini melangkah mantap menuju kemandirian pangan berkelanjutan, sekaligus memperkuat fondasi ketahanan pangan Indonesia. *** (*/WN-01)

WartaNusantara

WartaNusantara

Related Posts

Bantuan Alsintan Pemkab Lembata Dongkrak Produksi Padi Petani Waikomo
Pertanian

Bantuan Alsintan Pemkab Lembata Dongkrak Produksi Padi Petani Waikomo

Bantuan Alsintan Pemkab Lembata Dongkrak Produksi Padi Petani Waikomo LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM--  Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa satu...

Read more
Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Bersama Presiden Prabowo

Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Bersama Presiden Prabowo

Bupati Lembata Buka Rapat Evaluasi Program Prioritas Nelayan–Tani–Ternak 2025 dan Rencana Kerja 2026

Bupati Lembata Buka Rapat Evaluasi Program Prioritas Nelayan–Tani–Ternak 2025 dan Rencana Kerja 2026

Dari Devisa ke Ekonomi Lokal, Pemkab Lembata Gembleng Purna Migran Jadi Petani Lahan Kering

Dari Devisa ke Ekonomi Lokal, Pemkab Lembata Gembleng Purna Migran Jadi Petani Lahan Kering

Pemkab Lembata Apresiasi Kontribusi PT SMJ, Dorong Modernisasi Pertanian dan Peningkatan PAD

Pemkab Lembata Apresiasi Kontribusi PT SMJ, Dorong Modernisasi Pertanian dan Peningkatan PAD

Pengolahan Pangan Kunci Ketahanan Pangan

Pengolahan Pangan Kunci Ketahanan Pangan

Load More
Next Post
12 Sekolah di Lembata Terima Penghargaan Adiwiyata 2025, Bupati Tekankan Pentingnya Pendidikan Lingkungan

12 Sekolah di Lembata Terima Penghargaan Adiwiyata 2025, Bupati Tekankan Pentingnya Pendidikan Lingkungan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ads

Tag

mostbet mostbet UZ Sastra
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Internasional
  • National

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In