KPU dan Bawaslu Lembata Kunker Penguatan Koordinasi  Pengurus Partai Gerindra Songsong Persiapan Tahapan Pemilu 2029

KPU dan Bawaslu Lembata Kunker Penguatan Koordinasi  Pengurus Partai Gerindra Songsong Persiapan Tahapan Pemilu 2029

LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM—  Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama seluruh jajaran melalukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Sekretariat Partai Gerindra Gerindra Lembata di Jalan A nton Enga Tifaona, Eropaun, Lewoleba, Jumat, 8 Mei 2026. Pertemuan bernuansa penuh semangat kekeluargaan bersama Pengurus Partai Gerindra dalam rangka penguatan koordinasi dan komunikasi kelembagaan menyongsong persiapan tahapan Pemilu Tahun 2029.

Ketua KPU Lembata, Hermanus Haron Tadon, S.Sos dan Ketua Bawaslu, Thomas Febry Bayo Ala, S.IP bersama jajaran diterima secara resmi oleh Ketua Dewan  Pengurus Cabang (DPC) Partai Gerindra, Yohanes Viany K. Burin, SH. bersama para pengurus partai sekaligus beraudensi. Turut hadir antara lain, mantan Anggota DPRD Lembata dari Partai Gerindra, Paul Dolu, dan Yohanes Atarodang yang juga pengurus Parati Gerindra. Sedangkan dari KPU hadir pula, Ibrahim Kader, Devisi Teknis KPU dan Paul Juang, Devisi Hukum KPU Lembata, Dari Bawaslu hadir pula Indah Dewi. Rapat tersebut dipandu oleh Achan Raring yang juga pengurus Partai Gerindra Lembata.

Ketua DPC Partai Gerindra Lembata, Yohanes Viany K. Burin selalku tuan rumah menyambut baik mengapresiasi kehadiran jajaran KPU dan Bawaslu Lembata sebagaimana informasi melalui surat  yang kami terima kemarin. Tentang kepengurusan Partai Gerindra Lembata, jelas Vian, masih belum ada peribahan.  Pada Musda tahun lalu, diusulkan reposisi kepengurusan dan telah diusulkan ke DPP Partai Gerindra namun hingga saat ini belum ada keputusan. Dengan demikian komposisi kepengurusan masih tetap seperti saat ini.

Menurut Vian Burin, sebagai kader dan pengurus partai menjadi garda terdepan mengawal setiap progrm startegis nasional yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindara. Progran strategis nasional  yang saat ini gencar dilakukan antara lain Pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, Program Makan Brgizi Gratis (MBG) dan Pembangunan Sekolah Rakyat. Khusus di Lembata, beberapa Dapur MBG telah beroperasi untuk melayani kebutuhan makan bergizi gratis kepada anak-anak sekolah . Disini terbuka ruang siapa pun dapat mengambil bagian menyukseskan program strategis nasional ini.

Ketua KPU Lembata, Hermanus Haron Tadon dalam pengantar sambutannya menjelaskan bahwa kehadiran seluruh jajaran KPU dan Bawaslu hari ini untuk bertemu, berkoordinasi dan komunikasi dengan pengurus Partai Politik (Parpol) khususnya Partai Gerindra. Karena audensi semacam ini juga telah dilakukan dengan beberapa Parpol lainnya.

Haron Tadon mengatakan, sebagaimana disampaikan melalui surat KPU kemarin, ada pun maksud dan tujuan pertemuan dengan Pengurus Partai Gerindra. Pertama, melalukan pemantauan keberadaan kondisi Sekretariat Partai Politik. Kedua, menguatkan koordinasi dan komunikasi kelembagaan. Ketiga, mengumpulkan informasi data yang diperlukan terkait persiapan menyongsong tahapan Pemilu.

Menurut Tadon, sebagai penyelenggara Pemili perlu melakukan koordinasi dan komunikasi dengan semua Parpol. Apalagi Parpol adalah peserta Pemilu dan pilar demokrasi dimana sangat dibutuhkan kerjasama yang baik menyambut Pemilu tahun 2029 namun tahapannya akan dimulai pada pertengahan tahun 2027 mendatang.

Menyambut pesta demokrasi Pemilu mendatang, jelas Tadon, jajaran Parpol mesti menyiapkan diri dengan baik melalui pendidikan politik kepada kader partai dan masyarakat untuk menggunakan hak politik. Karena itu, masalah data kependudukan dan pemilih menjadi tugas dan tanggungjawab kita bersama dalam melalukan pemutakhiran data. Menurut Tadon, jumlah Pemilih hingga saat ini mencapai 109.000 orang dan dipastikan terus bertambah seiring dengan adanya kelahiran baru, pemilih pemula dan perpindahan penduduk baru ke Kabupaten Lembata, termasuk sekitar 3000 ASN-CPNS baru.

“Kami sebagai penyelenggara Pemilu, sesuai tugas dan tanggungjawab wajib melalukan edukasi politik, dan sosialisasi sosialisasi kepada masyarakat agar menyadari hak dan kewajibannya. Bahkan kami juga melakukan edukasi dan sosialisasi terkait Pemilu  ke sekolah-sekolah dengan titik sasar pemilih pemula”, ungkap Haronr Tadon.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Lembata, Thomas Febry Bayo Ala dalam pengantar sambutan mengatakan kunjungan kerja hari sangat bermakna untuk kita saling koordinasi dan berkomunikasi serta berdiskusi terkait pelaksanaan demokrasi dan sukses Pemilu tahun 2029. Ditengah kesibukan tugas kita mungkin tak terasa Pemilu diambang pintu. Berbagai regulasi  khususnya Undang Undang Pemilu dan Parpol sudah masuk dalam Prolegnas siap dibahas oleh DPR RI. Kita belum tahu, apakah sistem Pemilu tertutup atau setengah terbuka kita tunggu saja regulasi terbaru. Kita sebagai penyelenggara dan pengawas Pemilu serta Parpol siap mejalankannya secara baik.

Menurut Thomas, pada momentum pertemuan kita hari ini sangat penting untuk kita saling berdiskusi baik terkait pelaksanaan tugas kami selaku penyelenggara dengan kelebihan dan kekurangan kami juga menjadi bagian dari  diskusi kita bahkan kritik sekalipun. Sekaligus momentum menangkap isu strategis lainnya untuk kita bahas bersama. Terkait Pemilu, sudah diambang pintu. Tahapan Pemilu tahun 2027 mulai dilaksanakan. Karena itu, kegiatan pencerahan politik dan sosialisasi berbagai regulasi patut disampaikan kepada masyarakat. Pihak Bawaslu selama ini juga melakukan Sosialisasi secara reguler  masyarakat dan  ke sekolah-sekolah.

Menyinggung pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, Thomas menyatakan, hal ini menjadi tugas kita semua baik penyelenggara, pengawas dan Parpol serta pihak terlait lainnya. Artinya data pemilih ini mesti dikawal mulai dari desa. Sedangkan terkait perubahan Daerah Pemilihan (Dapil) sudah ada rancangan. Namun semua ini juga tergantung pertimbangan dan masukan dari Parpol agar dapat diputuskan bersama.

Menanggapi data Pemilih di Lembata dimana saat ini dipastikan terus bertambah, Ketua DPC Partai Gerindra Lembata, Vian Burin menyatakan bagi penduduk dari luar daerah, termasuk para ASN dan  CPNS yang mengabdikan diri di Kabupaten Lembata wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Lembata. Hal ini sangat penting karena sekitar 3000 lebih ASN  yang berkarya di Lembata menjadi potensi data Pemilu sangat signivikan untuk kepentingan demokrasi dan sukses Pelilu di Kabupaten Lembata. Hal senada tersebut juga ditegaskan oleh Bupati Lembata, Kanis Tuaq agar semua ASN wajib ber-KTP Lembata.  ***(WN-01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *