Jembatan Abdul Hakim Ritonga Madina

Jembatan Abdul Hakim Ritonga di Madina Ambruk. Pemerintah Lambat Respon Perbaikan 

MADINA : WARTA-NUSANTARA.COM—  Infrastruktur jembatan Abdul Hakim Ritonga yang retak dan rusak memicu mosi tidak percaya dari masyarakat setempat terhadap Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatra Utara (Sumut). Pemerintah setempat dinilai lambat respon untuk perbaikan jembatan tersebut.

Lambatnya respon Pemerintah membuat warga merasa di anaktirikan . Rahmad Hidayat Sormin selaku putra daerah Nagajuang menegaskan , pemasangan spanduk protes di area jembatan pada selasa(9/06) merupakan puncak kekecewaan putra daerah .

Menurutnya, kondisi jembatan sudah masuk kategori membahayakan. Namun perbaikan permanen tak kunjung terealisasi sejak kerusakan pertama kali terdeteksi.

“Ini sikap kami untuk menunjukkan bahwa kondisi sedang tidak baik-baik saja. Kami melihat laporan ekspos berita tentang tinjauan tinjauan oleh pemerintah daerah yang seakan akan hanya memberi angin surga di telinga saja. Kami merasa kecamatan Nagajuang seperti dianaktirikan mungkin harus menunggu korban dulu baru segera ada penanganan, ” ujar Rahmad saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Rahmad menegaskan bahwa usulan perbaikan telah disampaikan berkali-kali, baik secara lisan maupun tertulis,namun belum ada tindakan nyata dilapangan.

“Retak itu sudah lagi ucapan dan tulisan , kami sudah sampaikan kalau seandainya ini menunggu ambrol dulu, dan memakan korban tentu kerugian yang kami dapat akan berlipat ganda , perlu di ketahui Jembatan Abdul Hakim Ritonga tersebut adalah penghubung antara kecamatan Nagajuang ke Kota panyabungan untuk membawa hasil hasil Pertanian,perkebunan masyarakat untuk menyambung hidup.tutup Rahmad Hidayat Sormin.
(Magrifatulloh).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *