Menyongsong Era Baru : Lamakera Siap Gelar Reuni Vll & Munas ll Yamali Tingkat Nasional 2026 LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM— Momentum bersejarah bagi keluarga besar Lamakera se-Indonesia akhirnya tiba. Panitia Pelaksana secara resmi telah merilis undangan dan susunan acara untuk perhelatan akbar Reuni VII Keluarga Lamakera Se-Indonesia sekaligus Musyawarah Nasional (Munas) II Yayasan Amal Lamakera Indonesia (YAMALI). Acara megah ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dari tanggal 3-7 Juli 2026. Mengusung semangat kebersamaan dan pembangunan peradaban, acara ini mengundang seluruh perwakilan dari daerah-daerah kunci di Solor Watan Lema, termasuk Keluarga Besar Lamahala, Terong, Lohayong, Kesultanan Menanga, dan Labala. Puncak pembukaan akan digelar pada Jumat malam, 3 Juli 2026, bertempat di Lapangan Bola Lamakera pukul 20.30 WITA. Kehadiran Tokoh Nasional dan Pejabat Tinggi Negara Skala acara tahun ini begitu istimewa dengan kehadiran sejumlah tokoh nasional dan pejabat tinggi negara. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT), Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd., dijadwalkan hadir untuk membuka acara secara resmi serta menandatangani prasasti sebagai simbol komitmen pembangunan. Tak hanya itu, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melkiades Laka Lena, bersama tokoh nasional lainnya seperti Ahmad Yohan, juga dipastikan akan turut memberikan pidato inspiratif dalam rangkaian acara tersebut. Kehadiran mereka menegaskan bahwa Lamakera bukan sekadar kampung halaman, melainkan episentrum perhatian strategis bagi kemajuan daerah. Agenda Padat: Dari Aksi Nyata hingga Simposium Peradaban Panitia telah merancang agenda yang padat dan bermakna, menggabungkan unsur budaya, keagamaan, dan pembangunan strategis: 1. Aksi Nyata & Pembangunan Infrastruktur: Peletakan batu pertama pembangunan Musholla di MIN 5 dan MAN 2 Flores Timur. Kunjungan ke Rumah Qur’an. Gerakan penanaman pohon dan aksi bersih-bersih Pantai Lamakera sebagai wujud cinta lingkungan. 2. Simposium Peradaban: Rangkaian seminar bertajuk “Rekonstruksi Paradigma Tauhidik: Lamakera Episentrum Peradaban”. Menghadirkan narasumber bergelar Doktor dan Profesor terkemuka asal Lamakera untuk membedah potensi intelektual dan spiritual daerah. 3. Pesta Budaya & Tradisi: Pagelaran tradisi adat Oha/Lili setiap malam. Puncak perayaan ditutup dengan tradisi ikonik Makan Lamak Bersama, simbol persaudaraan yang tak terputus. 4. Munas II YAMALI: Sidang pleno untuk menentukan arah gerak organisasi ke depan. Penyusunan dan pemilihan pengurus baru periode 2026–2029. Visi Besar: Dari Diaspora untuk Peradaban Ketua Panitia, Abidin MR, menekankan bahwa acara ini bukan sekadar ajang reuni atau kumpul-kumpul biasa. “Ini adalah tonggak penggerak kemajuan peradaban Islam di Lamakera melalui kontribusi nyata para diaspora di seluruh Indonesia,” ujarnya dalam rilis undangan. Senada dengan hal tersebut, Muhammad Ali, Ketua PKLS Lembata sekaligus Kepala KUA Nagawutun, memberikan pandangan strategis. Ia berharap Reuni Akbar tingkat nasional ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memperhatikan kebutuhan dasar pembangunan peradaban Lamakera. “Hasil seminar dan musyawarah nanti harus diwujudkan dalam program-program konkret ke depan. Kita ingin Lamakera menjadi lebih kompetitif dan produktif, sehingga patut diperhitungkan dalam dunia pendidikan, ekonomi, budaya, dan politik,” tegas Muhammad Ali. Namun, ia juga mengingatkan agar kemajuan tersebut tidak meninggalkan akar budaya asli orang Lamakera. Ajakan untuk Bersatu Bagi seluruh keluarga besar Lamakera dan masyarakat Solor Watan Lema, mari rapatkan barisan. Gelaran akbar ini adalah momen tepat untuk menunjukkan kekuatan solidaritas dan kontribusi nyata bagi tanah leluhur. Sukseskan Reuni VII & Munas II YAMALI 2026! Kami Dewan Pimpinan Warta.Nusantara.com mengucapkan Selamat dan Sukses Reuni Lamakera ke VII dan Munas II Yamali Tahun 2026 di Lamakera Flores Timur NTT. #RAM Post Views: 86 Navigasi pos Bupati Kutim Ajak IKA HIPMA KT Jadi ‘Otak’ Pembangunan Daerah, Ardiansyah: Kami Siapkan Ruang untuk Gagasan!