Kontingen Pramuka Penggalang Madrasah Kabupaten Lembata Dilepas, Siap Ukir Prestasi di Jamda X NTT LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM— Sebanyak 16 Pramuka Penggalang terbaik dari lingkungan madrasah se-Kabupaten Lembata resmi dilepas menuju medan laga Jambore Daerah (Jamda) X Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Timur. Acara pelepasan yang berlangsung khidmat di halaman MTsN 2 Lembata pada Rabu (22/7/2026) ini menjadi momen penting bagi kontingen berbasis madrasah tersebut untuk menunjukkan taringnya di kancah provinsi. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Lembata, Jamaludin Malik, secara langsung memimpin pelepasan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kontingen yang terdiri dari Pramuka Penggalang tingkat MTs ini bukanlah sekadar peserta biasa, melainkan duta besar karakter bangsa. “Kalian adalah Pramuka Penggalang Madrasah yang membawa nama harum Kementerian Agama dan Kabupaten Lembata. Tunjukkan bahwa generasi madrasah tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga disiplin, mandiri, dan berjiwa pemimpin. Jaga solidaritas, junjung sportivitas, dan raih prestasi setinggi-tingginya!” pesan Jamaludin Malik dengan penuh semangat di hadapan para orang tua dan pembina. Kekuatan Kontingen: Kolaborasi 4 Madrasah Kontingen Pramuka Penggalang yang tergabung dalam Gugus Depan 06.001/06.002 Pangkalan MTsN 2 Lembata ini merupakan hasil seleksi ketat dari empat madrasah berbeda. Komposisi 8 putra dan 8 putri ini menunjukkan sinergi yang solid, yaitu: · MTsN 1 Lembata: 2 putra · MTsN 2 Lembata: 4 putra dan 8 putri (pengirim terbanyak) · MTsN 3 Lembata: 1 putra · MTsS Al Hidayah Waowala: 1 putra Mereka tidak berjalan sendiri. Pendampingan maksimal diberikan oleh pembina berpengalaman, Zulkefli Tambe dan Sitti Sahara, didukung Pinkoncab Mohd. Sani Bin Petros, serta petugas medis Srifajariah Arkiang yang siap menjaga kebugaran selama kegiatan di Bumi Perkemahan Fatubena, Kota Kupang, pada 23–27 Juli 2026. Penggalang Madrasah, Garda Terdepan Pembentukan Karakter Jamaludin Malik juga mengingatkan bahwa ajang Jamda X ini merupakan pintu gerbang menuju panggung yang lebih besar, yakni Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Cibubur, Jakarta Timur. Oleh karena itu, ia berharap Pramuka Penggalang madrasah ini mampu memanfaatkan momen untuk mengasah jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan gotong royong. “Ikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab. Baik menang maupun kalah, yang terpenting adalah bagaimana kalian bisa membangun persaudaraan sejati dan menjaga nama baik madrasah di mata peserta lain dari seluruh NTT,” pungkasnya. Acara pelepasan yang dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam Abdul Rauf Afwa, Kepala MTsN 2 Lembata Ramla Budiman, serta para kepala madrasah dan orang tua wali itu pun ditutup dengan doa bersama. Kini, 16 Pramuka Penggalang terbaik Kabupaten Lembata itu siap bertolak, membawa mimpi besar untuk mengharumkan madrasah di kancah regional sekaligus mengukuhkan eksistensi Pramuka Penggalang berbasis pendidikan Islam di Provinsi NTT. #RAM Post Views: 25 Navigasi pos Niya, Mahasiswi Fakultas Hukum Undana, Tinggalkan Kampus, Ganti Seragam dengan Celemek Jualan Kue