Mahasiswa KKN Unwira di Netpala, Kabupaten Timor Tengah Selatan

Mahasiswa KKNT GENTASKIN Edukasi Siswa SD Inpres Me’o Cinta; Bangga, Cinta dan Paham Rupiah

 

TIMOR : WARTA-NUSANTARA.COM––  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gerakan NTT Tuntas Stunting dan Kemiskinan Ekstrem (GENTASKIN) Desa Netpala menggelar sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah) kepada siswa SD Inpres Me’o, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan diawali dengan ibadat bersama yang diikuti oleh 159 siswa dan 14 tenaga pendidik. Suasana semakin semarak ketika seluruh peserta mengikuti senam bertema Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah yang dikreasikan oleh 18 mahasiswa KKNT GENTASKIN. Berbagai permainan dan ice breaking turut disajikan sehingga siswa terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Sosialisasi kemudian dilanjutkan di Aula SD Inpres Me’o dengan melibatkan 50 siswa kelas V dan VI yang didampingi wali kelas. Sebanyak 18 mahasiswa yang berasal dari Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA), Universitas Nusa Cendana (UNDANA), Universitas Citra Bangsa, STIKOM Uyelindo Kupang, Universitas Kristen Artha Wacana, STIKES Maranatha Kupang, dan Institut Pendidikan Soe berkolaborasi memberikan edukasi kepada para siswa.

Materi “Cinta Rupiah” disampaikan oleh Iquinta Irene Pandie, mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat UNDANA. Sementara materi “Bangga dan Paham Rupiah” dibawakan oleh Isabella Nikolia Bana dari Program Studi Teknik Sipil UNDANA. Kedua pemateri menggunakan bahasa sederhana disertai contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga mudah dipahami oleh para siswa.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, mahasiswa menghadirkan permainan edukatif Monopoli CBP Rupiah. Dalam permainan tersebut, siswa melempar dadu dan menjalankan pion pada papan permainan. Setiap kali berhenti di kotak pertanyaan, siswa diminta menjawab soal yang berkaitan dengan materi yang telah dipelajari. Metode pembelajaran berbasis permainan ini membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan sekaligus membantu siswa mengingat pentingnya menjaga, menghargai, dan menggunakan rupiah secara bijaksana.

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa juga merencanakan lomba mewarnai bertema Rupiah bagi siswa kelas I hingga III sebagai media pengenalan mata uang Indonesia sejak usia dini.

Kepala SD Inpres Me’o, Isak Yusuf N. Beukliu, S.Pd.SD., menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKNT GENTASKIN. Menurutnya, pendidikan mengenai pengelolaan keuangan perlu ditanamkan sejak usia sekolah dasar agar menjadi kebiasaan yang baik di masa depan.

Ia juga mengingatkan para guru untuk terus membiasakan siswa menabung sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut. Kebiasaan menabung sejak dini, menurutnya, merupakan salah satu langkah sederhana dalam membentuk karakter hemat, bertanggung jawab, dan mampu mengelola keuangan secara bijaksana, yang pada akhirnya turut mendukung upaya pengentasan kemiskinan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKNT GENTASKIN dalam membangun literasi keuangan masyarakat sejak usia dini sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Timor Tengah Selatan.

*** (Paulus Serapinus Sebho/Seran Sebho – Mahasiswa Administrasi Publik, FISIP Universitas Katolik Widya Mandira Kupang)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *