Polres Ende Polda NTT Hadir Bawa Sembako dan Sentuhan Trauma Healing di Demulaka

Polres Ende Polda NTT Hadir Bawa Sembako dan Sentuhan Trauma Healing di Demulaka

ENDE  : WARTA-NUSANTARA.COM—   Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai Keudoa Desa Demulaka Kecamatan Ndona Timur, Kabupaten Ende pada Kamis (27/8/2026) sore. Di tengah sisa-sisa kepanikan warga akibat bencana gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores, jajaran Kepolisian Resor Ende turun langsung memimpin misi kemanusiaan untuk menyalurkan bantuan sosial, pemeriksaan kesehatan sekaligus menggelar trauma healing bagi anak-anak terdampak.

Polres Ende Polda NTT Hadir Bawa Sembako dan Sentuhan Trauma Healing di Demulaka

​Aksi tanggap bencana ini dipimpin langsung oleh Kapolres Ende, AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., didampingi Pamatwil Kabidkum Polda NTT. Tidak berjalan sendiri, tim kepolisian menerjunkan para ahli psikologi untuk menyembuhkan luka batin warga terutama anak-anak yang sempat dicekam ketakutan.

​Sejak pukul 14.45 Wita, area Keudoa berubah menjadi ruang bermain yang penuh energi positif. Tim Trauma Healing yang dipimpin oleh Kabag Psikologi Polda NTT Kompol Dwi Chrismawan, S.Psi., M.Psi., Psikolog, bersama Paur Subbagpsipers Polda Jatim Iptu Ellan Wahyudi, S.Psi., Psikolog, serta gabungan 4 personel Psikologi Polda Jatim dan 2 personel Konselor Polres Ende, mengajak anak-anak berinteraksi lewat berbagai permainan edukatif dan sesi pemulihan emosional.
​Rasa cemas yang sempat membendung keceriaan anak-anak perlahan luntur perlahan. Lewat pendekatan yang humanis dan hangat, tim konselor berhasil memulihkan keseimbangan emosional mental mereka agar tidak berlarut dalam rasa trauma akibat guncangan gempa.

Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla saat diwawancara mengungkapkan bahwa
berdasarkan informasi dan pantauan kami di Desa Demulaka, terdapat warga masyarakat yang membutuhkan penanganan trauma pasca-kejadian gempa bumi. Meskipun kejadian utama gempa telah berlalu beberapa hari lalu dan memasuki hari ke 14, masih ada sebagian warga yang terkesan khawatir atau takut untuk tinggal di dalam rumah.

“Fokus utama kami saat ini adalah memberikan imbauan dan edukasi agar masyarakat tenang, tidak panik, serta merasa aman untuk kembali tinggal dan beraktivitas di dalam rumah. Gempa-gempa susulan kecil sudah jauh berkurang dan situasi dipastikan aman.” Ucapnya.

Pada misi yang sama juga kami menyaluran Bantuan Sembako dari Ibu Kapolri, ada total bantuan berupa 1.000 paket sembako dari Ibu Kapolri kepada warga terdampak. Rincian penyalurannya meliputi
​di Kecamatan Wewaria: 443 paket, Kecamatan Wolowaru dan Maurole: 500 paket dan untuk ​Desa Demulaka (Kecamatan Ndona Timur): 50 paket,
​Seluruh bantuan telah diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Tambah AKBP Yudhi.

Kapolres Ende menambahkan bahwa ​Pendampingan Kesehatan dan Tim Psikologis atau Trauma Healing Polres Ende bersama jajaran Polsek, Camat, Kepala Desa,
dan Tokoh Masyarakat terus berkoordinasi di lapangan. Untuk kegiatan hari ini, kami menerjunkan Tim Trauma Healing serta Tim Dokkes (Dokter Kesehatan) yang didukung penuh oleh tim bantuan dari Polda Jatim, Polda NTB, dan Polda Bali. Tujuan utama pelayanan ini adalah memulihkan kondisi psikologis warga terdampak agar trauma dapat teratasi.tambahnya.

​”Kami berharap melalui kegiatan trauma healing dan bakti kesehatan ini, masyarakat dapat kembali beraktivitas normal tanpa ada rasa cemas berlebih atau kekhawatiran akan timbulnya gempa susulan. Mari kita lewati musibah ini bersama-sama, karena badai pasti berlalu dan Polres Ende akan selalu ada mendampingi masyarakat. Pesan Kapolres Ende saat di Wawancara.

​Selain pemulihan psikologis, penyerahan sembako paket bantuan sosial disambut antusias oleh warga Desa Demulaka.

Seorang pria bernama Robertus Lima, mewakili warga Dusun Keudoa, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak kepolisian atas bantuan sosial berupa sembako yang telah diberikan kepada mereka.

​”Saya Robertus Lima. Kami warga masyarakat Dusun Keudoa yang pada hari ini dari pihak kepolisian sudah memberikan bantuan kepada kami. Jadi kami atas nama masyarakat Dusun Keudoa menyampaikan ucapan terima kasih banyak kepada Ibu Kepolisian yang telah membantu kami dalam hal bantuan sosial berupa sembako itu. Kami sekali lagi menyampaikan ucapan terima kasih banyak.” Ucapnya.

Kehadiran jajaran kepolisian di tengah masa sulit ini menjadi angin segar serta bukti nyata bahwa Polri selalu ada di garis terdepan untuk masyarakat.

​Seluruh rangkaian kegiatan yang berakhir pada pukul 16.15 Wita berlangsung aman, lancar, dan kondusif, meninggalkan senyum hangat di wajah warga Ndona Timur. ***(PelitaDesa/WN-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *