Waspada! Pemerintah Temukan 25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah, Dijual Mahal Minim Gizi JAKARTA : WARTA-NUSANTARA.COM— Pemerintah secara resmi mengungkap temuan mengejutkan terkait peredaran 25 merek beras fortifikasi yang diduga kuat tidak memenuhi standar mutu dan menyalahi aturan label kemasan. Produk-produk yang diklaim kaya akan vitamin dan mineral ini terindikasi tidak mengandung zat gizi yang sesuai dengan klaim pada kemasannya. Selain persoalan kualitas kandungan gizi yang tidak valid, ditemukan juga adanya disparitas atau lonjakan harga yang sangat ekstrem di lapangan. Beras fortifikasi yang seharusnya dipasarkan pada kisaran harga normal Rp13.000 hingga Rp13.500 per kilogram, ditemukan dijual oleh oknum tertentu dengan harga selangit hingga mencapai Rp57.000 per kilogram. Pemerintah menegaskan bahwa beras fortifikasi ini pada dasarnya ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi kelompok masyarakat rentan. Oleh karena itu, setiap produk pangan yang beredar di masyarakat wajib memenuhi standar mutu, jujur sesuai dengan label yang tertera, aman dikonsumsi, serta tidak merugikan masyarakat. Menindaklanjuti temuan ini, langkah tegas berupa pengawasan ketat dan sanksi akan diambil terhadap merek-merek yang melanggar aturan demi melindungi hak serta kesehatan konsumen di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk lebih jeli dan berhati-hati dalam membeli komoditas beras dengan label gizi tambahan. ***(8/PelitaDesa/WN-01) Post Views: 20 Navigasi pos Kementan Bongkar Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi: 25 Merek Palsu, Potensi Kerugian Konsumen Capai Rp89 Triliun Kompak Indonesia Desak KPK RI Segera Proses Hukum Nusron Wahid, Menteri ATR BPN