Kemenag Lembata dan RSUD Lewoleba Jalin Sinergi: Pelayanan Rohani bagi Pasien Semakin Terjamin LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM— Kementerian Agama Kabupaten Lembata dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lewoleba resmi menjalin kerja sama untuk menghadirkan layanan bimbingan rohani bagi setiap pasien sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) berlangsung di Aula Ta’an Tou, pada Senin (2/11/2026). Perjanjian ini ditandatangani langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Lembata, H. Jamaludin Malik, S.Ag., dan Direktur RSUD Lewoleba, Yoseph Freinademets Paun. Turut menandatangani Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan, Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Lembata, Contasia Karmelitas, sebagai landasan teknis pelayanan yang akan dijalankan. Dalam kerja sama ini, para penyuluh agama dari Kemenag Lembata yang tergabung dalam Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) akan bertugas memberikan pendampingan rohani kepada pasien dan keluarga mereka. Kepala Kemenag Lembata, H. Jamaludin Malik, menekankan bahwa kesembuhan tidak hanya datang dari pengobatan medis semata, tetapi juga dari ketenangan batin dan dukungan spiritual. “Pelayanan kesehatan yang baik adalah yang menyentuh seluruh aspek manusia. Oleh karena itu, saya mengingatkan para penyuluh untuk hadir dengan pendekatan yang persuasif, penuh empati, serta bahasa yang santun dan menyejukkan. Pahamilah kondisi pasien dan keluargamu, agar kehadiran kita justru meringankan, bukan menambah beban mereka,” ujar Jamaludin. Sementara itu, Direktur RSUD Lewoleba, Yoseph Freinademets Paun, menyambut hangat kerja sama ini. Ia menyebut bahwa kesehatan jasmani dan rohani tak dapat dipisahkan dalam upaya pemulihan pasien. “Kami sangat mengapresiasi langkah Kemenag Lembata ini. Sinergi ini kami harap terus terjalin dan berkembang, karena melengkapi pelayanan kami secara utuh. Semoga ke depan, masyarakat yang berobat di sini tidak hanya pulih secara fisik, tetapi juga menemukan ketenangan dalam hatinya,” ungkap Yoseph. Kerja sama yang diperkuat dengan SOP ini diharapkan menjadi standar pelayanan yang konsisten di rumah sakit, sekaligus mendukung pemenuhan standar akreditasi serta pembangunan Zona Integritas di lingkungan RSUD Lewoleba. Langkah ini menjadi wujud nyata integrasi pelayanan keagamaan dan kesehatan yang humanis, sehingga setiap pasien dan keluarga merasa didampingi dan dihargai sepenuhnya. #RAM/Sari Post Views: 28 Navigasi pos Merayakan Hidup Orang-orang Biasa