• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak
Senin, Februari 16, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Kecam Kenaikan BBM, Irwandi : Pemerintah Harus Mampu Kendalikan Harga Bahan Pokok

by WartaNusantara
September 4, 2022
in Uncategorized
0
Kecam Kenaikan BBM, Irwandi : Pemerintah Harus Mampu Kendalikan Harga Bahan Pokok
0
SHARES
102
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PANDEGLANG : WARTA-NUSANTARA.COM, – Tepat pada pukul 14.30 WIB hari sabtu petang kemarin (3/9), akhirnya pemerintah Jokowi memberlakukan harga baru atas kenaikan bahan bakar minyak (BBM), mulai dari Pertalite, Solar, dan Pertamax. Keputusan pemerintah tersebut mendapat kecaman dari berbagai pihak termasuk Generasi Muda Mathla’ul Anwar Provinsi Banten.

Irwandi Suherman, Sekretaris Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Pandeglang, Perovinsi Banten

Pemerintah menetapkan Harga terbaru BBM saat ini adalah, Pertalite dari harga awal Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter, Solar subsidi dari harga awal Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter, Pertamax dari harga awal Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter.

Ketua Generasi Muda Mathla’ul Anwar Provinsi Banten Irwandi Suherman mengecam keras atas keputusan pemerintah menaikkan harga BBM. Menurut Irwandi saat ini bukan waktu yang tepat untuk menaikkan harga BBM, kesan pemerintah Jokowi disebut tidak pro rakyat akan terus terpatri, karena menurutnya bangsa Indonesia baru saja babak belur menghadapi badai pandemi Covid dan belum dapat bangkit.

“Baru saja kita saksikan ribuan keluarga kehilangan tulang punggungnya karena meninggal dunia dilanda badai pandemi Covid, belum lagi ada jutaan kepala keluarga baru saja kehilangan lapangan pekerjaan Karana PHK masal yang sampai saat ini belum ada solusi kongkrit, kini harus menelan pil pahit dengan kenaikan harga BBM, tak terbayang bagaimana multiplayer efek dari ini semua kedepannya”, papar Irwandi.

Tidak hanya mengecam, akan tetapi ketua GEMA MA Banten ini menyampaikan solusi dengan memberikan saran agar presiden Jokowi memangkas gaji para pejabat Negara sekelas menteri, direktur utama BUMN, pejabat eselon satu dan dua yang dinilainya cukup fantastis dan membebani APBN.

RelatedPosts

Gerakan Tanam Padi Serentak Langkah Kolaboratif Perkuat Swasembada Pangan NTT

Gerakan Tanam Padi Serentak Langkah Kolaboratif Perkuat Swasembada Pangan NTT

Uskup Mgr. Yohanes Hans Monteiro : “Sebagai Uskup Bukan Kehendak Saya, Melainkan Panggilan dan Rahmat Allah”

Uskup Mgr. Yohanes Hans Monteiro : “Sebagai Uskup Bukan Kehendak Saya, Melainkan Panggilan dan Rahmat Allah”

Load More

“Sebagai bentuk tanggung renteng dengan rakyat kecil, baiknya pak Jokowi segera mengeluarkan kebijakan baru untuk saat ini agar memotong gaji menteri, dirut BUMN, pejabat eselon satu dan dua dijajaran pemerintahan pusat, kementerian dan BUMN. Kita semua tahu gajih mereka (pejabat negara-red) cukup besar dan sangat membebani APBN”, ungkap Irwandi saat diwawancarai di kediamannya di Pandeglang Banten.

Selain itu, Irwandi juga menekankan agar pemerintah Jokowi cepat turun tangan mengerahkan seluruh sumberdaya pemerintahannya untuk memberikan solusi kongkrit atas multiplayer efek yang akan terjadi pasca kenaikan harga BBM sebagai bentuk pertanggungjawaban.

“Pemberian bansos bukan satu-satunya solusi, namun pemerintah harus mampu menekan dan mengendalikan harga bahan pokok yang akan terjadi akibat efek dari kenaikan harga BBM ini”, jelasnya. * (*/WN-01)

WartaNusantara

WartaNusantara

Related Posts

Gerakan Tanam Padi Serentak Langkah Kolaboratif Perkuat Swasembada Pangan NTT
Pertanian

Gerakan Tanam Padi Serentak Langkah Kolaboratif Perkuat Swasembada Pangan NTT

Gerakan Tanam Padi Serentak Langkah Kolaboratif Perkuat Swasembada Pangan NTT KUPANG : WARTA-NUSANTARA.COM--  Sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting...

Read more
Uskup Mgr. Yohanes Hans Monteiro : “Sebagai Uskup Bukan Kehendak Saya, Melainkan Panggilan dan Rahmat Allah”

Uskup Mgr. Yohanes Hans Monteiro : “Sebagai Uskup Bukan Kehendak Saya, Melainkan Panggilan dan Rahmat Allah”

Rayakan Hari Valentine, DISARPUS Sikka Gelar Nonton Bareng Film “Sie” Bersama Penghuni Panti Jompo Paduwau Waipare.

Rayakan Hari Valentine, DISARPUS Sikka Gelar Nonton Bareng Film “Sie” Bersama Penghuni Panti Jompo Paduwau Waipare.

Ketua Komisi Informasi NTT Apresiasi Peraturan Bupati Flores Timur Tentang Pengelolaan dan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi Publik

YBR  DAN TIKUS DI RUMAH SUCI

Catatan Lepas dari Pelatihan Public Speaking & Homiletik Paroki Santo Arnoldus Bekasi

Catatan Lepas dari Pelatihan Public Speaking & Homiletik Paroki Santo Arnoldus Bekasi

Wagub Johni Asadoma : Advokat itu Profesi Mulia

Wagub Johni Asadoma : Advokat itu Profesi Mulia

Load More
Next Post
Gabriel Goa: Indonesia Darurat Human Trafficking

Padma Indonesia dan 35 Ormas Sipil Nyatakan Sikap Atas Kunjungan Presiden Philipina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ads

Tag

mostbet mostbet UZ Sastra
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Internasional
  • National

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In