• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak
Jumat, Januari 2, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukrim

Laporan Dugaan Politik Uang dan Penistaan Agama oleh Paket Joss Ditolak Bawaslu NTT

by WartaNusantara
Desember 23, 2024
in Hukrim
0
Laporan Dugaan Politik Uang dan Penistaan Agama oleh Paket Joss Ditolak Bawaslu NTT
0
SHARES
730
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ketua Bawaslu NTT : Laporan Dugaan Politik Uang dan Penistaan Agama oleh Paket Joss Ditolak Bawaslu

KUPANG : WARTA-NUSANTARA.COM–Ketua Bawaslu NTT, Nonato Da Parificacao Sarmento mengatakan pihaknya sudah melakukan kajian terkait laporan dugaan politik uang dan penistaan agama yang dilakukan Paket Joss pada Pilkada 2024 di Kabupaten Sikka. Laporan itu dinyatakan tidak memenuhi syarat administratif atau tidak teregistrasi bahkan melampaui batas waktu yang ditetntukan.

Ketua Bawaslu NTT, Nonato Da Parificacao Sarmento menjelaskan, dari hasil kajian, kata dia, dua laporan itu dinyatakan tidak diregistrasi karena penyampaian laporan telah melewati batas waktu yang ditentukan.

“Setelah kami lihat keterpenuhan syarat formil dan materiil, laporan terkait dugaan politik uang dinyatakan tidak diregistrasi. Tidak bisa diproses,” ujar Sarmento, Sabtu 21 Desember 2024.

Untuk di ketahui, Frederik Fransiskus Baba Djuje, warga kabupaten Sikka yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Demokrasi Indonesia Kabupaten Sikka sebelumnya melaporkan dugaan kecurangan proses Pilkada Sikka 2024 ke Bawaslu NTT, Rabu 18 Desember 2024.

RelatedPosts

Tobby Ndiwa, Serfolus Tegu dan Kapolres Nagekeo Harus Diproses Hukum Terkait Kebocoran Data Intelijen dan Penyebaran Berita Bohong

Polres Nagekeo Jangan Halangi Media Menulis Mafia Waduk Lambo (Catatan untuk Gerombolan Mafia Nagekeo (11)

Berlawanan Arah Kasus Prada Lucky: PH Terdakwa Minta Bebas, PH Keluarga Lucky Minta Hukuman Mati

Berlawanan Arah Kasus Prada Lucky: PH Terdakwa Minta Bebas, PH Keluarga Lucky Minta Hukuman Mati

Load More

Frederik mengatakan, dugaan kecurangan dalam bentuk politik uang (money politic) itu masif dilakukan pasangan calon Juventus Prima Yoris Kago dan Simon Suhandi atau Paket Joss. Ironisnya, kecurangan itu dilakukan pada masa tenang 25 November 2024 lalu.

Tak hanya dugaan politik uang, Frederik Baba juga melaporkan Paket Joss dilaporkan ke Bawaslu NTT terkait dugaan penistaan agama. *** (ICHA-WN BIRO SIKKA)

WartaNusantara

WartaNusantara

Related Posts

Tobby Ndiwa, Serfolus Tegu dan Kapolres Nagekeo Harus Diproses Hukum Terkait Kebocoran Data Intelijen dan Penyebaran Berita Bohong
Hukrim

Polres Nagekeo Jangan Halangi Media Menulis Mafia Waduk Lambo (Catatan untuk Gerombolan Mafia Nagekeo (11)

Polres Nagekeo Jangan Halangi Media Menulis Mafia Waduk Lambo (Catatan untuk Gerombolan Mafia Nagekeo (11) Oleh Steph Tupeng Witin Jurnalis, Penulis...

Read more
Berlawanan Arah Kasus Prada Lucky: PH Terdakwa Minta Bebas, PH Keluarga Lucky Minta Hukuman Mati

Berlawanan Arah Kasus Prada Lucky: PH Terdakwa Minta Bebas, PH Keluarga Lucky Minta Hukuman Mati

Tobby Ndiwa, Serfolus Tegu dan Kapolres Nagekeo Harus Diproses Hukum Terkait Kebocoran Data Intelijen dan Penyebaran Berita Bohong

Ketika Antek-Antek GM Tak Henti Membungkam Suara Kebenaran (Catatan Untuk Gerombolan Mafia Nagekeo (10)

Jaksa Kena OTT KPK : Gagalnya Jaksa Agung Lakukan Reformasi Kejaksaan

Jaksa Kena OTT KPK : Gagalnya Jaksa Agung Lakukan Reformasi Kejaksaan

Sewa 50 Tahun, Dibungkus Rp4,5 Miliar: Logika Pemkab Lutim Dipertanyakan

Sewa 50 Tahun, Dibungkus Rp4,5 Miliar: Logika Pemkab Lutim Dipertanyakan

Tim Penasihat Hukum 22 Terdakwa Tolak Restitusi Rp1,65 Miliar, PH Keluarga Lucky: Hak Konstitusional Korban Tidak Bisa Dinegosiasikan

Tim Penasihat Hukum 22 Terdakwa Tolak Restitusi Rp1,65 Miliar, PH Keluarga Lucky: Hak Konstitusional Korban Tidak Bisa Dinegosiasikan

Load More
Next Post
Soal PPN 12 Persen, LMND Minta PDIP Evaluasi Diri dan Usulkan Pemerintah Cari Skema Lain

Soal PPN 12 Persen, LMND Minta PDIP Evaluasi Diri dan Usulkan Pemerintah Cari Skema Lain

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ads

Tag

mostbet mostbet UZ Sastra
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Internasional
  • National

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In