• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak
Sabtu, Januari 3, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Mahasiswa Arsitek Undana Survei Rumah Adat Berstruktur Tradisional di Lamalera

by WartaNusantara
Agustus 15, 2023
in Uncategorized
0
Mahasiswa Arsitek Undana Survei Rumah Adat Berstruktur Tradisional di Lamalera
0
SHARES
402
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM–Sebanyak 59 orang mahasiswa/i, dari Fakultas Teknik Undana Kupang telah tiba di Desa Nelayan Tradisional Lamalera pada tanggal 15 Agustus 2023, Para mahasiswa Undana dari jurusan / mata kuliah Arsitektur ini datang ke Desa Lamalera ysng dikenal sebagai Destinasi Wisata Dunia dengan penangkapan Ikan Paus secara tradisional itu melakukan Survei Budaya atau mempelajari Budaya Rumah-rumah Adat Berstruktur Tradisional.


Menurut mahasiswa bangunan rumah-rumah adat sudah mengalami perubahan karena petkembangan teknologi. Namun dilihat dari struktur bangunan masih mempertahankan pola lama, tidak memiliki slof dasar dan atas. Hanya ikatan batu bata dan pada ke-empat sudut bangunan rumah tidak menggunakan beton dan masih menggunakan batu bata yang disusun untuk menyatukan sudut rumah agar kuat dan tetap kokoh.


Semua mahasiswa berdomisili di Desa Lamalera B, namun melihat dan mendengar bahwa Lamalera A, adalah bagian Desa Nelayan Lamalera yang memiliki satu kesatuan adat tradisi dan budaya, sehingga mereka berkesempatan melaporkan diri ke pemerintah Desa Lamalera A, dirumah bapak Kades Yakobus Tuvan.


Pada kunjungan sore hari itu mereka diterima oleh Kades di halaman rumah adat Suku Tuvaono yang adalah suku tuan tanah. Beberapa pertanyaan yang menjadi tujuan dan topik wawancara dengan kepala desa antara lain;
Sejarah asal usul orang Desa Lamalera, Sejarah berdirinya Desa
Lamalera.


Kepala Desa Lamalera A, Yakobus Tuwan menggambarkan secara garis besar tentang awal kedatangan orang Lamalera sampai menetap di Lamalera, yaitu oleh suku Tanah Krova yang adalah Raja, Suku Lefohajo, adalah Nelayan dan suku Lamanudek adalah suku Arsitek.

RelatedPosts

𝑹𝒖𝒕𝒊𝒏𝒊𝒕𝒂𝒔 (𝒅𝒂𝒏 𝑪𝒉𝒆𝒄𝒌 𝑼𝒑 𝑹𝒖𝒕𝒊𝒏) (𝑰𝒏𝒔𝒑𝒊𝒓𝒂𝒔𝒊 𝑯𝒐𝒎𝒊𝒍𝒊 𝑴𝒊𝒏𝒈𝒈𝒖 𝑷𝒆𝒓𝒕𝒂𝒎𝒂 𝑨𝒅𝒗𝒆𝒏, 30/11/2025)

Bintang Menuntun, Iman Mencari

Persebata Lembata Makin Gemilang ke Posisi Ketiga Klasemen Butuh Dukungan Dana

Persebata Lembata Makin Gemilang ke Posisi Ketiga Klasemen Butuh Dukungan Dana

Load More

Tentang sejarah berdirinya Desa Lamalera, beliau menyampaikan kepada mahasiswa bahwa tidak ada sejarah berdirinya atau belum ada tanggal yang pasti karena pemerintahan desa pada saat itu di kuasai oleh Kepala Hamente yang adalah pendukung pemerintah jaman kolonial Belanda. Beliau juga menjanjikan untuk membentuk team untuk mendapat jawaban dari di raja larantuka


Ketua Senat Para Mahasiswa, Yohanes F. Batista menyatakan bahwa Servei di Desa Lamalera atau bahwa mereka datang bukan untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) tetapi untuk mempelajari Budaya, rumah -rumah adat yang berstruktur tradisional. Para mahadiswa mengatakan bahwa kegiatan yang sedang mereka jalankan, dan geluti ini, disebut sebagai Kuliah Lapangan. Dan ini merupakan program tahun Universitas Undana mahasiswa Semester ke-5 jurusan Arsitektus, yang sudah di mulai sejak tahun 2007, dan mereka adalah angkatan ke 16.


Hadir mendampingi mahasiswa dua orang dosen Arsitek yakni Andre Amaby, ST.MT, dan I Gusti Wiras Hardy, ST.MSC. Dosen Andrea menyampaikan bahwa banyak desa desa di kabupaten lain sudah di kunjungi. Untuk Kabupaten Lembata ada dua desa yaitu Desa Jontona di Kecamatan Ileape dan Desa Lamalera di Kecamatan Wulandoni. Hasil pertemuan memutuskan Desa Lamalera dan akhirnya tiba di Lamalera dan akan kembali ke Kampus Undana pada tanggal 17 Agustus 2023 .

Jefry Bataona

Tanggapan Fefri Bataona

Jefri Bataona, Tokoh Muda Desa Lamalera B, dan Guru SMKN 1 Lamalera angkat bicara soal cuplikan sejarah. ‘apa yang disampaikan oleh Kades Lamalera A dan dikutip itu belum tepat. Karena saat Levo Lamalera ini dibangun, dulu Tana Krova bukan lagi raja, dan Suku Levohajo itu “kbelek” atau yang memimpin kampung ini. Sementara narasi untuk Suku Lamanudek itu sudah benar”, ungkap Jefry Bataona.

Singkatnya kisah. lanjut Jefry Bataona, awal terbentuknya Levo Lamalera adalah nenek moyang kami yang datang dari ‘Leppe Batte’ dan yang telah melalui beberapa persinggahan dan akhirnya menetap di tanah Gesi Gueng Raja dan Libu Lamamau. Disaat moyang kami mulai membentuk Levo Lamalera ini, Suku Tana Krova sudah tidak dalam kapasitas sebagai raja. Statusnya sudah hilang.

Menurut Jefry Bataona, moyang kami dipimpin oleh Suku Lefo Hajo yang disebut ‘Atakbelek’. Dari suku Lefohajo yang adalah pemimpin inilah lahir suku ‘Lika Telo’ (Blokololo, Bataone, dan Lefo Tuke, yang bersama kedua tuan tanah memimpin Lefo Lamalera dengan tugas, tanggung jawab & fungsinya masing sampai dengan hari ini.


“Intinya adalah bahwa Suku Tana Krova di saat lefo Lamalera dibentuk, sudah tidak dalam posisi atau tidak dalam kedudukan sebagai raja dan ini fakta sejarah yang ada dalam ‘lieng usu asa'”,tegas Jefry Bataona. ***

Laporan Sisko Keraf, Guru SMPN 3 Wulandoni Satap Labala dari Lamalera.

WartaNusantara

WartaNusantara

Related Posts

𝑹𝒖𝒕𝒊𝒏𝒊𝒕𝒂𝒔 (𝒅𝒂𝒏 𝑪𝒉𝒆𝒄𝒌 𝑼𝒑 𝑹𝒖𝒕𝒊𝒏) (𝑰𝒏𝒔𝒑𝒊𝒓𝒂𝒔𝒊 𝑯𝒐𝒎𝒊𝒍𝒊 𝑴𝒊𝒏𝒈𝒈𝒖 𝑷𝒆𝒓𝒕𝒂𝒎𝒂 𝑨𝒅𝒗𝒆𝒏, 30/11/2025)
Uncategorized

Bintang Menuntun, Iman Mencari

Bintang Menuntun, Iman Mencari Inspirasi Homili Matius 2: 1 – 12, Minggu 4 Januari 2026. Oleh : Robert Bala WARTA-NUSANTARA.COM-- ...

Read more
Persebata Lembata Makin Gemilang ke Posisi Ketiga Klasemen Butuh Dukungan Dana

Persebata Lembata Makin Gemilang ke Posisi Ketiga Klasemen Butuh Dukungan Dana

Pemkab Lembata Pastikan Lokasi Kampung Nelayan Tahun 2026

Pemkab Lembata Pastikan Lokasi Kampung Nelayan Tahun 2026

Prof. Dorodjatun dan Globe Inspiratif

Prof. Dorodjatun dan Globe Inspiratif

Launching NTT Mart Manggarai Barat, Gubernur Melki : Wujud Nyata Ekonomi Kerakyatan dan Etalase Produk Unggulan NTT

Launching NTT Mart Manggarai Barat, Gubernur Melki : Wujud Nyata Ekonomi Kerakyatan dan Etalase Produk Unggulan NTT

Wagub Johni Asadoma : NTT-NTB Siap menjadi Tuan Rumah PON Tahun 2028

Wagub Johni Asadoma : NTT-NTB Siap menjadi Tuan Rumah PON Tahun 2028

Load More
Next Post
Persebata Lembata Hempaskan Persamba Manggarai 2-1

Persebata Lembata Hempaskan Persamba Manggarai 2-1

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ads

Tag

mostbet mostbet UZ Sastra
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Internasional
  • National

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In