Uskup Mgr. Yohanes Hans Monteiro : “Sebagai Uskup Bukan Kehendak Saya, Melainkan Panggilan dan Rahmat Allah”

LARANTUKA : WARTA-NUSANTARA.COM–ย Romo Yohanes Hans Monteiro, Pr usai ditahbiskan menjadi Uskup Larantuka oleh Uskup Emeritus Mgr. Ftansiskus Kopong Kung, Pr menyampaikan sambutan perdana dihadapan ribuan umat dan para Uskup se-Indonesia, para Imam dan biarawan sungguh filosofif-teologis untuk disimak secara lengkap oleh kita semua.

Tahbisan Uskup Larantuka yang baru itu, berlangsung di Gereja Katedral Larantuka, Rabu, 11 Pebruari 2026. ๐ ๐ด๐ฟ. ๐ ๐ถ๐ฐ๐ต๐ฎ๐ฒ๐น ๐. ๐ฃ๐ฎ๐ต๐น๐ผ๐๐ถ๐ฐ๐, pejabat yang mewakili Nunsio Apostolik Kedubes Vatikan untuk indonesia, ๐๐ฒ๐๐๐ฎ ๐๐ช๐ ๐ ๐ด๐ฟ. ๐๐ป๐๐ผ๐ป๐ถ๐๐ ๐ฆ๐๐ฏ๐ถ๐ฎ๐ป๐๐ผ ๐๐๐ป๐ท๐ฎ๐บ๐ถ๐ป, Anggota DPR RI, Melki Mekeng,ย Gubernur NTT, Melki Laka Lena, Ketua DPRD NTT, Emy Nomleni, Anggota DPRD NTT, Viktor Mado Watun, Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dien, Bupati Lembata, Petrus Knisius Tuaq, Bupati Sikka, Yuventus Prima Yoris Kago. Hadir pula, Ketua DPRD Lembata, Syarifudin, Sira, Wakil Ketua DPRD, Gewura Fransiskus, FX Namang, dan anggota DPRD Lembata, Petrus Gero, Yos Beda Hayon, Gaspar Sio Apelabi.ย

Uskup Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro mengawali sambutannya mengatakan, “Dengan hati penuh syukur dan kerendahan hati, pada hari yang penuh rahmat ini saya berdiri di hadapan Anda sekalian sebagai seorang uskup yang baru ditahbiskan, ๐ฏ๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐ผ๐น๐ฒ๐ต ๐ธ๐ฒ๐ต๐ฒ๐ป๐ฑ๐ฎ๐ธ ๐๐ฎ๐๐ฎ ๐๐ฒ๐ป๐ฑ๐ถ๐ฟ๐ถ, ๐บ๐ฒ๐น๐ฎ๐ถ๐ป๐ธ๐ฎ๐ป ๐ผ๐น๐ฒ๐ต ๐ฝ๐ฎ๐ป๐ด๐ด๐ถ๐น๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ฟ๐ฎ๐ต๐บ๐ฎ๐ ๐๐น๐น๐ฎ๐ต ๐บ๐ฒ๐น๐ฎ๐น๐๐ถ ๐๐ฒ๐ฟ๐ฒ๐ท๐ฎ-๐ก๐๐ฎ.”.

Tahbisan episkopal bukan pertama-tama suatu kehormatan pribadi, melainkan sebuah ๐ฝ๐ฒ๐น๐ฎ๐๐ฎ๐ป๐ฎ๐ป ๐ฏ๐ฎ๐ด๐ถ ๐๐ฒ๐ฟ๐ฒ๐ท๐ฎ. Dalam terang ajaran ๐๐ผ๐ป๐๐ถ๐น๐ถ ๐ฉ๐ฎ๐๐ถ๐ธ๐ฎ๐ป ๐๐, ๐๐๐บ๐ฒ๐ป ๐๐ฒ๐ป๐๐ถ๐๐บ ๐ฎ๐ญ, dinyatakan bahwa ๐๐ฅ๐๐จ๐ ๐ค๐ฅ๐๐ฉ ๐๐๐๐ก๐๐ ๐ ๐๐ฅ๐๐ฃ๐ช๐๐๐ฃ ๐จ๐๐ ๐ง๐๐ข๐๐ฃ ๐ฉ๐๐๐๐๐จ๐๐ฃ ๐ฎ๐๐ฃ๐ ๐ข๐๐ฃ๐๐ข๐ฅ๐๐ฉ๐ ๐๐ฃ ๐จ๐๐ค๐ง๐๐ฃ๐ ๐ช๐จ๐ ๐ช๐ฅ ๐๐๐ก๐๐ข ๐ ๐๐จ๐๐ฃ๐๐ข๐๐ช๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ฅ๐๐ง๐ ๐ง๐๐จ๐ช๐ก ๐จ๐๐๐๐๐๐ ๐ฉ๐๐ฃ๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐๐ง๐๐ฃ ๐๐ง๐๐จ๐ฉ๐ช๐จ ๐จ๐๐ฃ๐๐๐ง๐ ๐๐ ๐ฉ๐๐ฃ๐๐๐ ๐ช๐ข๐๐ฉ-๐๐ฎ๐.


Melalui penumpangan tangan dan doa tahbisan, Gereja memohon agar Roh Kudus, Spiritus Principalis, dicurahkan kepada saya, supaya saya dapat menjalankan tugas sebagai ๐ฝ๐ฒ๐ป๐ด๐ฎ๐ท๐ฎ๐ฟ ๐ถ๐บ๐ฎ๐ป, ๐ฝ๐ฒ๐ป๐ด๐๐ฑ๐๐ ๐๐บ๐ฎ๐, ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ด๐ฒ๐บ๐ฏ๐ฎ๐น๐ฎ ๐๐ฒ๐ฟ๐ฒ๐ท๐ฎ. Dengan demikian saya tidak datang sebagai pemilik Gereja, melainkan sebagai ๐ฝ๐ฒ๐น๐ฎ๐๐ฎ๐ป ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐๐ฒ๐ธ๐๐๐๐ฎ๐ป, ๐ฝ๐ฒ๐ป๐ท๐ฎ๐ด๐ฎ ๐ธ๐ฒ๐๐ฎ๐๐๐ฎ๐ป, ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐ธ๐๐ถ ๐ฝ๐ฒ๐ป๐ด๐ต๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ฝ๐ฎ๐ป.
Bagi Gereja lokal Keuskupan Larantuka, tahbisan ini menegaskan bahwa Kristus sendiri terus menyertai umat-Nya sejak benih iman ditaburkan oleh para ๐บ๐ถ๐๐ถ๐ผ๐ป๐ฎ๐ฟ๐ถ๐ ๐๐ผ๐บ๐ถ๐ป๐ถ๐ธ๐ฎ๐ป, ๐ฌ๐ฒ๐๐๐ถ๐, ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ฆ๐ฒ๐ฟ๐ถ๐ธ๐ฎ๐ ๐ฆ๐ฎ๐ฏ๐ฑ๐ฎ ๐๐น๐น๐ฎ๐ต, hingga pertumbuhan iman hari ini yang ๐ฑ๐ถ๐ท๐ฎ๐ด๐ฎ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ถ๐ต๐ถ๐ฑ๐๐ฝ๐ถ ๐ผ๐น๐ฒ๐ต ๐๐บ๐ฎ๐ ๐๐ฒ๐ฑ๐ฒ๐ฟ๐ต๐ฎ๐ป๐ฎ ๐บ๐ฒ๐น๐ฎ๐น๐๐ถ ๐ฑ๐ฒ๐๐ผ๐๐ถ ๐ธ๐ฒ๐ฝ๐ฎ๐ฑ๐ฎ ๐ง๐๐ฎ๐ป ๐ ๐ฎ ๐ฅ๐ฒ๐ถ๐ป๐ต๐ฎ ๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ป๐๐๐ธ๐ฎ, persaudaraan awam, komunitas basis gereja, serta karya pelayanan para imam, biarawan, dan biarawati di keuskupan ini.


Tahbisan ini berlangsung di ๐๐ฒ๐ฟ๐ฒ๐ท๐ฎ ๐๐ฎ๐๐ฒ๐ฑ๐ฟ๐ฎ๐น ๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ป๐๐๐ธ๐ฎโtempat saya ๐ฑ๐ถ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐บ๐ฎ๐ป๐ฑ๐ถ๐ธ๐ฎ๐ป, tempat saya menerima ๐๐ผ๐บ๐๐ป๐ถ ๐ฃ๐ฒ๐ฟ๐๐ฎ๐บ๐ฎ, tempat saya menerima ๐ฆ๐ฎ๐ธ๐ฟ๐ฎ๐บ๐ฒ๐ป ๐ง๐ผ๐ฏ๐ฎ๐ ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐๐ฎ๐บ๐ฎ, tempat saya menerima ๐ฆ๐ฎ๐ธ๐ฟ๐ฎ๐บ๐ฒ๐ป ๐๐ฟ๐ถ๐๐บ๐ฎ, tempat saya ๐ถ๐๐ฎ๐ต๐ฏ๐ถ๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐บ๐ฒ๐ป๐ท๐ฎ๐ฑ๐ถ ๐ถ๐บ๐ฎ๐บ, dan hari ini menerima ๐ธ๐ฒ๐ฝ๐ฒ๐ป๐๐ต๐ฎ๐ป ๐ฟ๐ฎ๐ต๐บ๐ฎ๐ ๐ถ๐บ๐ฎ๐บ๐ฎ๐. Sebagai anak nagi, anak Kota Reinha, gereja katedral ini menyimpan sejarah rohani perjalanan panggilan saya.


Namun terpilih dan ditahbiskan hari ini juga menyadarkan saya akan sabda Tuhan: โ๐ฆ๐ฒ๐ผ๐ฟ๐ฎ๐ป๐ด ๐ป๐ฎ๐ฏ๐ถ ๐๐ถ๐ฑ๐ฎ๐ธ ๐ฑ๐ถ๐ต๐ผ๐ฟ๐บ๐ฎ๐๐ถ ๐ฑ๐ถ ๐ป๐ฒ๐ด๐ฒ๐ฟ๐ถ ๐ฎ๐๐ฎ๐น๐ป๐๐ฎ ๐๐ฒ๐ป๐ฑ๐ถ๐ฟ๐ถ.โ Di tengah sambutan hangat dan dukungan umat lintas agama pada 3 Februari kemarin, saya membaca sebuah postingan berjudul: ๐ ๐ฎ๐ต๐ธ๐ผ๐๐ฎ ๐ฑ๐๐ฟ๐ถ ๐ฑ๐ถ ๐ฏ๐ฎ๐น๐ถ๐ธ ๐๐ผ๐ฟ๐ฎ๐ธ-๐๐ผ๐ฟ๐ฎ๐ถ. ๐๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ถ๐ป๐ถ ๐ฑ๐ถ๐๐ฎ๐บ๐ฏ๐๐, ๐ฒ๐๐ผ๐ธ ๐๐ถ๐ฎ๐ฝ ๐ฑ๐ถ๐๐ฎ๐น๐ถ๐ฏ๐ธ๐ฎ๐ป.
Ya, ๐ถ๐บ๐ฎ๐บ๐ฎ๐ ๐๐ฎ๐ป๐ฝ๐ฎ ๐๐ฎ๐น๐ถ๐ฏ ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐ฟ๐๐ถ ๐ธ๐ฒ๐ธ๐๐ฎ๐๐ฎ๐ฎ๐ป. ๐๐บ๐ฎ๐บ๐ฎ๐ ๐ฑ๐ฒ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐น๐ถ๐ฏ ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐ฟ๐๐ถ ๐ฝ๐ฒ๐ป๐๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐ต๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ถ๐ฟ๐ถ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ฝ๐ฒ๐ป๐ด๐ผ๐ฟ๐ฏ๐ฎ๐ป๐ฎ๐ป. Disalib dan melalui salib, panggilan dimurnikan.
Saudara-saudari yang terkasih, saya menyadari bahwa perayaan tahbisan ini berlangsung di tengah situasi ๐ธ๐ฒ๐๐๐ธ๐๐ฝ๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฒ๐ฑ๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฒ๐ฟ๐น๐๐ธ๐ฎ. Saudara-saudari kita, umatku, ๐ฝ๐ฎ๐ฟ๐ฎ ๐ฝ๐ฒ๐ป๐๐ถ๐ป๐๐ฎ๐ ๐ฒ๐ฟ๐๐ฝ๐๐ถ ๐๐๐ป๐๐ป๐ด ๐๐ฒ๐๐ผ๐๐ผ๐ฏ๐ถ ๐บ๐ฎ๐๐ถ๐ต ๐๐ถ๐ป๐ด๐ด๐ฎ๐น ๐ฑ๐ถ ๐ต๐๐ป๐ถ๐ฎ๐ป ๐๐ฒ๐บ๐ฒ๐ป๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ, ๐ฑ๐ฎ๐น๐ฎ๐บ ๐ด๐ฒ๐ป๐ฎ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐น๐๐บ๐ฝ๐๐ฟ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฒ๐๐ถ๐ฑ๐ฎ๐ธ๐ฝ๐ฎ๐๐๐ถ๐ฎ๐ป ๐บ๐ฎ๐๐ฎ ๐ฑ๐ฒ๐ฝ๐ฎ๐ป. ๐๐ฒ๐บ๐ถ๐ธ๐ถ๐ฎ๐ป ๐ฝ๐๐น๐ฎ ๐๐๐ป๐๐ป๐ด ๐๐น๐ฒ ๐๐ฒ๐๐ผ๐๐ผ๐น๐ผ๐ธ ๐ฑ๐ถ ๐๐ฒ๐บ๐ฏ๐ฎ๐๐ฎ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐บ๐ฎ๐๐ถ๐ต ๐ณ๐น๐๐ธ๐๐๐ฎ๐๐ถ๐ณ. Dalam situasi ini, Gereja dipanggil untuk hadir, mendengarkan, dan menemani dengan kasih.
Hari ini kita juga mengakui iman Gereja yang kita hidupi bersama. Kita percaya kepada Gereja yang kudus, namun sekaligus kita mengakui bahwa Gereja terdiri dari manusia yang rapuh dan berdosa. Kekudusan Gereja bersumber dari ๐๐ฟ๐ถ๐๐๐๐, Kepala Tubuh, dan dari Roh Kudus yang menghidupkan Gereja. Namun pada saat yang sama Gereja memikul luka-luka sejarah, kelemahan manusia, dan kegagalan para pelayannya.
Justru dalam ketegangan inilah kita dipanggil untuk tetap berharap, karena Allah setia membentuk kembali dan menyempurnakan bejana tanah liat yang rapuh ini. Pada titik ini, Iman meyakinkan kita bahwa ๐ฑ๐ถ ๐ฑ๐ฎ๐น๐ฎ๐บ ๐๐ฒ๐ฟ๐ฒ๐ท๐ฎ, ๐๐ฟ๐ถ๐๐๐๐ ๐๐ถ๐ฑ๐ฎ๐ธ ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐ป๐ฎ๐ต ๐บ๐ฒ๐ป๐ถ๐ป๐ด๐ด๐ฎ๐น๐ธ๐ฎ๐ป ๐๐บ๐ฎ๐-๐ก๐๐ฎ.
Sebagai uskup, saya dipanggil untuk ๐บ๐ฒ๐ป๐ฐ๐ถ๐ป๐๐ฎ๐ถ ๐๐ฒ๐ฟ๐ฒ๐ท๐ฎ ๐ฏ๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฎ๐ฟ๐ฒ๐ป๐ฎ ๐๐ฒ๐ฟ๐ฒ๐ท๐ฎ ๐๐ฒ๐น๐ฎ๐น๐ ๐๐ฒ๐บ๐ฝ๐๐ฟ๐ป๐ฎ, ๐บ๐ฒ๐น๐ฎ๐ถ๐ป๐ธ๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฎ๐ฟ๐ฒ๐ป๐ฎ ๐๐ฒ๐ฟ๐ฒ๐ท๐ฎ ๐ฎ๐ฑ๐ฎ๐น๐ฎ๐ต ๐ง๐๐ฏ๐๐ต ๐๐ฟ๐ถ๐๐๐๐ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฒ๐ฟ๐๐ ๐ฑ๐ถ๐บ๐๐ฟ๐ป๐ถ๐ธ๐ฎ๐ป ๐ผ๐น๐ฒ๐ต ๐ฟ๐ฎ๐ต๐บ๐ฎ๐ ๐๐น๐น๐ฎ๐ต. Saya ingin berjalan bersama umat, bukan di atas umat; mendengarkan, bukan hanya berbicara; menyembuhkan, bukan menghakimi; dan membangun persekutuan, bukan perpecahan.
Pada kesempatan yang penuh rahmat ini, saya menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Bapak Suci ๐ฃ๐ฎ๐๐ ๐๐ฒ๐ผ ๐ซ๐๐ฉ yang telah mengangkat saya sebagai Uskup Larantuka, meneruskan kegembalaan ๐ ๐ด๐ฟ. ๐๐ฟ๐ฎ๐ป๐๐ถ๐๐ธ๐๐ ๐๐ผ๐ฝ๐ผ๐ป๐ด ๐๐๐ป๐ด. Kepada Bapa Suci, ๐๐ฎ๐๐ฎ ๐บ๐ฒ๐ป๐๐ฎ๐๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฏ๐ฎ๐ธ๐๐ถ, ๐ธ๐ฒ๐๐ฎ๐ฎ๐๐ฎ๐ป, ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐๐ฒ๐ธ๐๐๐๐ฎ๐ป ๐ฝ๐ฒ๐ป๐๐ต ๐ฑ๐ฒ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐ง๐ฎ๐ธ๐ต๐๐ฎ ๐ฃ๐ฒ๐๐ฟ๐๐ ๐บ๐ฒ๐น๐ฎ๐น๐๐ถ ๐ฌ๐ฎ๐ป๐ด ๐ ๐๐น๐ถ๐ฎ ๐ก๐๐ป๐๐ถ๐๐ ๐๐ฝ๐ผ๐๐๐ผ๐น๐ถ๐ธ ๐๐ป๐๐๐ธ ๐๐ป๐ฑ๐ผ๐ป๐ฒ๐๐ถ๐ฎ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐ฑ๐ถ๐๐ฎ๐ธ๐ถ๐น๐ถ ๐ผ๐น๐ฒ๐ต ๐ ๐ด๐ฟ. ๐ ๐ถ๐ฐ๐ต๐ฎ๐ฒ๐น.
Kepada uskup konsekrator, para uskup ko-konsekrator, Bapak Kardinal, serta para uskup yang hadir, saya mengucapkan terima kasih atas persaudaraan episkopal dan kesaksian iman yang menguatkan saya.
Secara khusus saya menyampaikan terima kasih yang tulus dan mendalam kepada Uskup Emeritus Keuskupan Larantuka, ๐ ๐ด๐ฟ. ๐๐ฟ๐ฎ๐ป๐๐ถ๐๐ธ๐๐ ๐๐ผ๐ฝ๐ผ๐ป๐ด ๐๐๐ป๐ด yang selama 24 tahun telah menggembalakan umat Allah dengan kesetiaan, kesabaran, dan pengorbanan. Jejak pelayanan Bapak Uskup akan selalu menjadi bagian dari sejarah iman keuskupan ini.
Kepada para imam, biarawan, dan biarawati, terima kasih atas kesetiaan pelayanan Anda. Anda adalah ๐๐๐น๐ฎ๐ป๐ด ๐ฝ๐๐ป๐ด๐ด๐๐ป๐ด ๐ธ๐ฒ๐ต๐ถ๐ฑ๐๐ฝ๐ฎ๐ป ๐๐ฒ๐ฟ๐ฒ๐ท๐ฎ.
Kepada para pemimpin pemerintah pusat dan daerah, para anggota Dewan Perwakilan Rakyat, para pimpinan perguruan tinggi, para tokoh agama, tokoh adat, masyarakat, sahabat, dan kenalan, serta seluruh umat beriman, terima kasih atas doa, dukungan, dan kerja sama demi kebaikan bersama dan martabat manusia.
Kepada panitia perayaan tahbisan uskup ini, saya mengucapkan terima kasih atas seluruh pengorbanan dan pelayanan Anda. Tak lupa tangan-tangan tak kelihatan. ๐ข๐ฟ๐ฎ๐ป๐ด ๐๐๐ฎ ๐๐ฎ๐๐ฎ ๐๐ฒ๐น๐ฎ๐ต ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ฝ๐๐น๐ฎ๐ป๐ด. ๐ฆ๐ฎ๐๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ฎ ๐๐ฎ๐๐ฎ ๐ฎ๐ฑ๐ฎ ๐ฑ๐ถ ๐๐ถ๐ป๐ถ, ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐ฑ๐ถ ๐ธ๐๐ฟ๐๐ถ ๐ฟ๐ผ๐ฑ๐ฎ ๐ถ๐ป๐ถ, ๐๐ฎ๐๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ฎ ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐๐ฎ๐ฝ๐ฎ๐ธ ๐๐ฎ๐๐ฎ ๐บ๐ฎ๐๐ถ๐ต ๐๐ถ๐ป๐ด๐ด๐ฎ๐น ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐๐ฎ๐บ๐ฎ ๐ง๐ฎ๐ป๐๐ฒ.
๐ฆ๐ฒ๐น๐๐ฟ๐๐ต ๐๐บ๐ฎ๐ ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ถ๐บ๐ฎ๐ป, Terima kasih atas doa, dukungan dan kerja sama demi kebaikan kita semua. Saya mengucapkan terima kasih atas pengorbanan pelayanan anda sekalian yang telah membantu dengan cara yang istimewa.
Sebagai uskup yang baru ditahbiskan, saya datang dengan moto pelayanan: ๐จ๐ป๐๐บ ๐๐ผ๐ฟ๐ฝ๐๐, ๐จ๐ป๐๐ ๐ฆ๐ฝ๐ถ๐ฟ๐ถ๐๐๐, ๐จ๐ป๐ฎ ๐ฆ๐ฝ๐ฒ๐ โ ๐๐ฎ๐๐ ๐๐๐ฏ๐๐ต, ๐๐ฎ๐๐ ๐ฟ๐ผ๐ต, ๐๐ฎ๐๐ ๐ต๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ฝ๐ฎ๐ป. Saya berharap Keuskupan Larantuka sungguh menjadi ๐๐ฎ๐๐ ๐๐๐ฏ๐๐ต ๐ฑ๐ฎ๐น๐ฎ๐บ ๐๐ฟ๐ถ๐๐๐๐, ๐ฑ๐ถ๐ด๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐ธ๐ธ๐ฎ๐ป ๐ผ๐น๐ฒ๐ต ๐ฅ๐ผ๐ต ๐๐๐ฑ๐๐ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฎ๐๐ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ถ๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ต๐ธ๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฒ๐ฝ๐ฎ๐ฑ๐ฎ ๐๐ฎ๐๐ ๐ต๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ฝ๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฒ๐๐ฒ๐น๐ฎ๐บ๐ฎ๐๐ฎ๐ป.
Saya ingin berjalan bersama umat sebagai Gereja peziarah yang setia pada ๐๐ฎ๐ฟ๐ถ๐๐ฎ๐ป ๐ถ๐บ๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ฒ๐๐ผ๐๐ถ ๐ธ๐ต๐ฎ๐ ๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ป๐๐๐ธ๐ฎ, namun sekaligus terbuka terhadap tantangan zaman demi pewartaan Injil yang penuh kasih dan membebaskan.
Saya memohon doa dari seluruh umat agar saya setia pada panggilan ini, rendah hati dalam pelayanan, teguh dalam iman, dan penuh kasih dalam penggembalaan.
Akhirnya, saya mempercayakan seluruh pelayanan ini kepada ๐๐๐ป๐ฑ๐ฎ ๐ ๐ฎ๐ฟ๐ถ๐ฎ yang dihormati sebagai ๐ง๐๐ฎ๐ป ๐ ๐ฎ ๐ฅ๐ฒ๐ถ๐ป๐ต๐ฎ ๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ป๐๐๐ธ๐ฎ, teristimewa pada hari ini, pada hari ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐ถ๐ป๐ด๐ฎ๐๐ฎ๐ป ๐ฆ๐ฎ๐ป๐๐ฎ ๐ฃ๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐๐ฎ๐ป ๐ ๐ฎ๐ฟ๐ถ๐ฎ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐บ๐ฒ๐ป๐ฎ๐บ๐ฝ๐ฎ๐ธ๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ถ๐ฟ๐ถ ๐ฑ๐ถ ๐๐ผ๐๐ฟ๐ฑ๐ฒ๐. Maria yang menampakkan diri pada tahun 1858 kepada Bernadette menyatakan diri sebagai ๐๐บ๐บ๐ฎ๐ฐ๐๐น๐ฎ๐๐ฎ ๐๐ผ๐ป๐ฐ๐ฒ๐ฝ๐๐ถ๐ผ โ ๐๐๐ป๐ฑ๐ฎ ๐ ๐ฎ๐ฟ๐ถ๐ฎ ๐ฑ๐ถ๐ธ๐ฎ๐ป๐ฑ๐๐ป๐ด ๐๐ฎ๐ป๐ฝ๐ฎ ๐ป๐ผ๐ฑ๐ฎ ๐ฎ๐๐ฎ๐น.
Di Larantuka menjadi bagian dari doa devosional umat, dalam doa tua ๐๐ฒ๐๐๐ฎ๐ฑ๐ผ ๐ฆ๐ฒ๐ท๐ฎ, โ๐๐๐ง๐๐, ๐๐๐ฃ๐๐ค๐ง๐ ๐๐ค๐จ๐จ๐ ๐พ๐ค๐ฃ๐๐๐๐๐๐ ๐จ๐๐ข ๐รก๐๐ช๐ก๐โ
๐ฃ๐ฎ๐๐ฒ๐ฟ ๐ฃ๐ถ๐ฒ๐ ๐๐ฒ๐ฟ๐ธ๐ฒ๐ป๐, ๐ฆ๐ฉ๐ dalam karyanya ๐๐ฒ๐ฎ๐ฑ๐ฒ๐ฟ ๐๐ต๐ฒ ๐๐น๐ผ๐ฟ๐ถ๐ป ๐ก๐ฎ๐๐ถ๐ผ๐ป, ๐๐๐บ๐ฝ๐๐น๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐ด๐-๐น๐ฎ๐ด๐ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ง๐ฒ๐ธ๐-๐๐ฒ๐ธ๐ ๐ผ๐ณ ๐๐น๐ผ๐ฟ๐ฒ๐ (๐ญ๐ต๐ฑ๐ฏ) menulis tentang ๐ฌ๐ฆ๐ต๐ฆ๐ณ๐ด๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ถ๐ฏ๐บ๐ช๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ฐ๐ฏ๐ด๐ฆ๐ฑ ๐๐ฎ๐ฎ๐ข๐ค๐ถ๐ญ๐ข๐ต๐ข ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฌ๐ฆ๐ฎ๐ถ๐ฅ๐ช๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ช๐ฏ๐บ๐ข๐ต๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ฆ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข ๐๐ฆ๐ณ๐ฏ๐ข๐ฅ๐ฆ๐ต๐ต๐ฆ ๐๐ฐ๐ถ๐ฃ๐ช๐ณ๐ฐ๐ถ๐ด (1858) ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ซ๐ข๐ฅ๐ช ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฅ๐ฆ๐ฃ๐ข๐ต๐ข๐ฏ ๐ฑ๐ข๐ณ๐ข ๐ต๐ฆ๐ฐ๐ญ๐ฐ๐จ ๐๐ข๐ต๐ฐ๐ญ๐ช๐ฌ ๐ด๐ฆ๐ฃ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ฎ ๐ฅ๐ช๐ต๐ฆ๐ต๐ข๐ฑ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ด๐ฆ๐ฃ๐ข๐จ๐ข๐ช ๐ฅ๐ฐ๐จ๐ฎ๐ข. ๐๐ฐ๐ฎ๐ช๐ฏ๐ช๐ฌ๐ข๐ฏ ๐๐ฐ๐ณ๐ต๐ถ๐จ๐ข๐ญ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ค๐ข๐บ๐ข ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข ๐๐ข๐ณ๐ช๐ข ๐ฅ๐ช๐ฌ๐ข๐ฏ๐ฅ๐ถ๐ฏ๐จ ๐ต๐ข๐ฏ๐ฑ๐ข ๐ฏ๐ฐ๐ฅ๐ข. ๐๐ฏ๐จ๐ฌ๐ข๐ฑ๐ข๐ฏ ๐ช๐ฎ๐ข๐ฏ ๐ช๐ต๐ถ ๐ฉ๐ช๐ฅ๐ถ๐ฑ ๐ด๐ฆ๐ซ๐ข๐ฌ ๐ข๐ฃ๐ข๐ฅ ๐ฌ๐ฆ-16 ๐ฅ๐ช ๐๐ข๐ณ๐ข๐ฏ๐ต๐ถ๐ฌ๐ข ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐๐ช๐ฌ๐ฌ๐ข, ๐ซ๐ถ๐จ๐ข ๐ฌ๐ฆ๐ต๐ช๐ฌ๐ข ๐ด๐ช๐ต๐ถ๐ข๐ด๐ช ๐ต๐ข๐ฏ๐ฑ๐ข ๐๐ฎ๐ข๐ฎ.
๐ฆ๐ฒ๐บ๐ผ๐ด๐ฎ ๐๐๐ป๐ฑ๐ฎ ๐ ๐ฎ๐ฟ๐ถ๐ฎ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฒ๐น๐ฎ๐ต ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐ฏ๐ฎ๐ฑ-๐ฎ๐ฏ๐ฎ๐ฑ ๐บ๐ฒ๐ป๐๐ป๐๐๐ป ๐๐ฒ๐ฟ๐ฒ๐ท๐ฎ ๐๐ฒ๐๐๐ธ๐๐ฝ๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ป๐๐๐ธ๐ฎ ๐ฑ๐ฎ๐น๐ฎ๐บ ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐๐ถ๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ต๐ฎ๐ป ๐ถ๐บ๐ฎ๐ป ๐บ๐ฒ๐บ๐ฏ๐ฎ๐๐ฎ ๐ธ๐ถ๐๐ฎ ๐๐ฒ๐บ๐๐ฎ ๐บ๐ฒ๐ป๐ฐ๐ฎ๐ฝ๐ฎ๐ถ ๐ธ๐ฒ๐ฝ๐ฒ๐ป๐๐ต๐ฎ๐ป ๐ต๐ถ๐ฑ๐๐ฝ ๐ฑ๐ฎ๐น๐ฎ๐บ ๐๐ฟ๐ถ๐๐๐๐.
Terima kasih atas doa, dukungan, dan kasih Anda semua.
Tuhan memberkati.ย *** (*/WN-Karolus Kia Burin)












