Menambang Emas di Lembata Menuju Lembata Mandiri dan Misioner

Oleh : Antonius Prakum Keraf

WARTA-NUSANTARA.COM-LEMBATA mandiri dan misioner mesti mulai dengan membangun infrastruktur jalan.  Tanpa memperhatikan infrastruktur jalan sebagai urat nadi perekonomian, urat nadi pariwisata, urat nadi sosial-politik, pendidikan dan kebudayaan, kabupaten Lembata akan jauh tertinggal dari kabupaten lain di NTT.

Fokus Infrastruktur jalan

Sudah sekian tahun Lembata menjadi Kabupaten, namun Infrastruktur jalan sangat buruk.  Kita misalnya lebih focus ke pariwisata namun kita  mesti realistis  infrastruktur jalan ke destinasi pariwisata sangat buruk. Contoh saja jalur jalan menuju Lamalera –  boto hingga wulandoni dengan pasar barternya sangat jelek.  Jalur jalan dari penikene menuju Lamalera mesti secepatnya diselesaikan agar destinasi pariwisata sepanjang jalur pantai  dari ibu kota kabupaten  menuju mingar Lamalera – wulandoni menarik wisatawan baik dalam maupun manca Negara!

Kualitas Infrastruktur  mesti sejalan dengan kualitas  Kontrator  yang telah teruji.  Kita tidak ingin menghamburkan uang untuk kontraktor  jalan asal jadi melainkan kotraktur  yang sungguh bertanggungjawab. Kita bisa  mengamati jalur jalan dari Lewoleba menuju Boto-Puor wulandoni. Sudah sekian banyak kontraktor  mengerjakan jalur infrastuktur di daerah itu namun tidak berkualitas.  Tentu juga tugas pengawasan dari wakil rakyat  menjadi  tuntutan utama. Pengawasan  yang tidak kong kali kong dengan kontraktor yang juga menjadi sebab mengapa infrastruktur jalan menjadi tidak berkualitas dari tahun ke tahun! 

Tugas pengawasan pembangunan infrastruktur jalan bukan hanya  tugas pemerintah dan wakil rakyat melainkan juga tugas seluruh masyarakat. Masyarakat mesti berani bersuara membongkar momok  pembangunan infrastruktur selama ini yang menghabiskan ratusan juta  bahkan miliaran rupiah. Kita tidak bisa  menganggap sepele tugas pengawasan karena  ongkos pembangunan bersumber dari uang rakyat!

Fokus pembangunan Infrastruktur jalan berarti fokus  suberdaya finasial dan pelaku pembangunan juga pengawasan. Tiga aspek ini mesti sejalan agar kita tidak sekedar fokus lalu menghabiskan uang rakyat!

Menambang Emas

Fokus pembangunan Infrastruktur jalan yang kemudian juga diikuti dengan infrastruktur air dan Listrik  ibarat kita menambang  emas di Kabupaten Lembata. Dengan adanya infrastruktur yang memadai, Lembata akan mulai mengalami pertumbuhan di pelbagai bidang kehidupan seperti ekonomi, pariwisata, kehidupan sosial-politik dan kebudayaan. Bukan tidak mungkin, Lembata akan bertumbuh menjadi kabupaten mandiri dan misioner.

 Dengan memperbaiki infrastruktur jalan kemudian air dan listrik,  kita akan mengalami kemajuan yang berarti  lebih dari para penambang emas! Kita tidak perlu berpikir muluk-muluk mengundang investor menambang emas di lembata seperti di masa lalu!  Lembata mesti mulai kita bangun dengan berpikir cerdas, jujur,  dan berkeadilan. Banyak orang cerdas di Lembata mesti mulai bertobat untuk membangun Lembata ke depan dengan mulai fokus membangun infrastrukur jalan, air dan Listrik!  Jalus Infrastrukur jalan ke kantong-kantong produksi mesti mulai  dibangun dengan lebih berkualitas! Jika dulu kita hanya memperhatikan segmen-segmen kritis, sekarang saatnya kita bukan hanya memperhatikan segmen kristis melainkan membangun seluruh badan jalan menjadi lebih baik agar masyarakat benar-benar mengalami bertumbuhan ekonomi dan dengan demikian meningkatkan pendapatan asli daerah! Itulah sebenarnya yang saya maksudkan dengan pernyataan, ‘Lembata menambang emas menuju Lembata Mandiri dan misioner’.

JIka Lembata sudah mandiri dalam pelbagai bidang kehidupan, tentu aka nada sharing progres yang berarti untuk  orang lain di kabupaten lain di NTT pada khususnya! Kita bersyukur dengan pemikiran cerdas dari bapak PLT. Bupati Lembata, Thomas Ola  menggulirkan  pemikiran cerdas Lembata fokus membangun Infrastrukutur jalan di seluruh Lembata.  Kita mengapresiasi pemikiran cerdas orang cerdas. Lembata mesti dibangun oleh lebih banyak inteektual cerdas, jujur dan berkeadilan atau dalam bahasa bapa Plt Bupat Thomas Ola ‘Intelektual Puhun bura, lolon juga bura’.  Proficiat dan selamat menambang emas di lembata menuju Lembata yang mandiri dan Misioner!!***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *