Pameran Pembangunan NTT Himpun Dana Gempa Flores Rp 1,5 Miliar dan Dampak Ekonomi Rp8,34 Miliar Kupang, 19 September 2026 KUPANG : WARTA-NUSANTARA.COM— Pameran Pembangunan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2026 tidak hanya menjadi ruang untuk memperkenalkan capaian pembangunan, potensi daerah, dan produk unggulan NTT, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi Flores. Semangat tersebut mengemuka dalam Malam Solidaritas Peduli Gempa Flores yang dipimpin Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena pada malam penutupan Pameran Pembangunan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Area Pameran Hotel Harper Kupang, Senin (24/8/2026) lalu. Melalui berbagai aksi penggalangan dana selama rangkaian kegiatan pameran, masyarakat dari berbagai unsur turut mengambil bagian membantu masyarakat pulau Flores yang terdampak bencana gempa M7.7 pada 15 Agustus 2026. Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT mencatat, berdasarkan transaksi pada rekening Pameran HUT ke-81 RI tingkat Provinsi NTT periode 21 Agustus hingga 17 September 2026, total donasi Gempa Flores yang teridentifikasi mencapai Rp1.505.060.427,96 (Satu miliar lima ratus lima juta enam puluh ribu empat ratus dua puluh tujuh rupiah). Donasi tersebut berasal dari berbagai unsur, antara lain ASN dan perangkat daerah, instansi/lembaga pemerintahan, sekolah dan peserta didik, dunia usaha dan organisasi, masyarakat serta donatur individu, termasuk kotak donasi yang disediakan selama Pameran Pembangunan. Salah satu momentum penggalangan dana berlangsung pada malam penutupan pameran melalui Malam Solidaritas Peduli Gempa Flores. Dalam kegiatan tersebut, Silet Open Up hadir secara khusus dan turut menggalang donasi melalui lelang lagu. Selain menjadi ruang solidaritas, Pameran Pembangunan 2026 juga memberikan dampak ekonomi yang terukur. Berdasarkan Survei Dampak Ekonomi Pameran Pembangunan Provinsi NTT Tahun 2026 yang dilakukan BPS Provinsi NTT bersama Dinas Kominfo Provinsi NTT, pameran yang berlangsung pada 15–24 Agustus 2026 mencatat sekitar 120.260 kunjungan. Total pengeluaran pengunjung selama kegiatan diperkirakan mencapai Rp6,07 miliar, sementara analisis dampak ekonomi menunjukkan adanya efek multiplier terhadap output perekonomian NTT sebesar Rp8,34 miliar. Sebanyak sekitar 700 pelaku UMKM turut ambil bagian dalam pameran dan merasakan aktivitas transaksi yang tercipta selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, arena pameran tidak hanya menjadi tempat masyarakat menikmati berbagai kegiatan dan produk daerah, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, pelaku usaha, masyarakat sekaligus ruang tumbuhnya kepedulian sosial. Gubernur Melki Laka Lena: Solidaritas adalah Kekuatan NTT Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Flores yang sedang menghadapi dampak bencana gempa tektonik M7.7 tersebut. Atas nama Pemerintah Provinsi NTT dan seluruh masyarakat NTT, Gubernur menyampaikan penghargaan kepada para pengunjung pameran, pelaku UMKM, seniman, komunitas, dunia usaha, ASN, lembaga pemerintah, sekolah, serta masyarakat luas yang ikut mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut. “Terima kasih atas seluruh dukungan dan kepedulian Bapak, Ibu dan saudara sekalian yang dengan sukarela membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Flores. Atas nama Pemerintah Provinsi NTT, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar Melki. Menurut Gubernur Melki Laka Lena, dukungan yang terus mengalir menunjukkan kuatnya kepedulian masyarakat NTT terhadap sesama, terutama ketika menghadapi bencana. Semangat gotong royong tersebut, kata Gubernur, perlu terus dijaga hingga proses penanganan bencana memasuki tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi. “Solidaritas dan gotong royong ini harus terus kita jaga. Bukan hanya saat tanggap darurat, tetapi sampai saudara-saudara kita di Flores benar-benar dapat bangkit dan memulihkan kehidupannya,” katanya. Rangkaian kegiatan Pameran Pembangunan NTT 2026 dengan demikian meninggalkan lebih dari sekadar aktivitas ekonomi. Di tengah promosi pembangunan, transaksi UMKM dan interaksi masyarakat, pameran juga menjadi ruang bagi warga NTT untuk menunjukkan kepedulian dan berbagi dengan sesama yang sedang menghadapi musibah. Dari arena pameran, mengalir dukungan ekonomi bagi pelaku usaha sekaligus solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa Flores. Hal ini menegaskan bahwa pembangunan dan kepedulian sosial dapat tumbuh bersama di tengah masyarakat NTT. Demikian siaran pers ini dibuat untuk dipublikasikan #AyoBangunNTT #IndonesiaTerang ***(Siaran Pers Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT diterima Warta-Nusantara.Com Penulis: Baldus Sae) Post Views: 13 Navigasi pos Bantu Warga Terdampak Gempa Terus Mengalir, Polda NTT dan Polres Ende Salurkan Puluhan Paket Sembako di Pulau Ende