Prabowo Pecat Listyo Sigit, Ariyo Windutomo, ditunjuk Jadi Plt Kepala Staf Kepresidenan JAKARTA ; WARTA-NUSANTARA.COM— Presiden Prabowo Subianto resmi memecat Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Keputusan ini diambil setelah dia ditetapkan sebagai tersangka dugaan penyadapan ilegal terhadap Prabowo. Mantan kapolri dan kepala staf kepresidenan RI, Jendral Listyo Sigit Prabowo, yang kini menjadi tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal. Informasi itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2026). Prasetyo belum menyebut siapa pengganti Sigit. “Pagi hari tadi Bapak Presiden telah mengambil keputusan dan telah menandatangani keputusan presiden berkenaan dengan pemberhentian Saudara Listyo Sigit Prabowo dalam kapasitasnya beliau sebagai Kepala Staf Kepresidenan,” ujar Prasetyo. Sebagai informasi, Polri telah menetapkan tiga jenderal sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan secara ilegal terhadap Prabowo. Selain Sigit, Polri juga menetapkan Irjen Ahrie Sonta Nasution dan Irjen Eko Hadi Santoso sebagai tersangka. “Penyidik telah menetapkan terhadap tiga orang tersangka dengan inisial LSP, ASN, dan EH,” ujar Kabareskrim Komjen Asep Safrudin dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026). “Diduga telah melakukan penyadapan ilegal terhadap nomor Presiden Republik Indonesia,” ujarnya. Para tersangka diduga melakukan penyadapan ilegal pada 2025-2026. Penyadapan diduga dilakukan tanpa ada kaitan dengan penegakan hukum dan menghapus jejak log pada Oktober 2026. “Seharusnya kegiatan pemantauan dan penyadapan sesuai dengan aturan,” ujarnya. Perwira TNI Gantikan Listyo di KSP Listyo Sigit resmi menjabat Kepala KSP pada Senin (1/10) lalu. Ia dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Sebelum menjabat Kepala KSP, Sigit menjabat sebagai Kapolri periode 27 Januari 2021 hingga 1 Oktober 2026. Pada 1 Oktober 2026, Presiden Prabowo melantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Satu bulan kemudian, tepatnya pada 3 November 2026, Listyo Sigit ditetapkan sebagai tersangka. Ia beserta Irjen Ahrie Sonta Nasution dan Irjen Eko Hadi Santoso ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan penyadapan secara ilegal terhadap Prabowo. Prabowo saat ini sudah menunjuk seorang perwira aktif TNI sebagai pengganti sementara Listyo. “Selanjutnya Bapak Presiden menunjuk pelaksana tugas untuk mengisi kekosongan tersebut. Untuk sementara beliau menunjuk Letnan Jenderal TNI Ariyo Windutomo untuk menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas Kesekretariatan Kepresidenan,” kata Prasetyo. Prasetyo juga menjelaskan saat ini pemerintah telah berkoordinasi dengan Kapolri. Semata-mata untuk memastikan pelayanan di kepolisian tetap berjalan dengan baik. “Kami juga telah berkoordinasi dengan Kapolri untuk memastikan terutama pelayanan terhadap masyarakat dari institusi kepolisian tidak berkurang,” lanjutnya. Sementara itu, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra mengatakan pihaknya belum membahas pengganti Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Listyo Sigit Prabowo. Dia mengatakan pemerintah kini fokus dalam penegakan hukum. “Belum sama sekali. Ya, fokus dalam upaya penegakan hukum,” kata Yusril kepada wartawan di kantor Kemenko Kumham Imipas, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2026). Yusril mengatakan saat ini jabatan Kepala KSP dijalankan oleh Plt. Selain itu, kata dia, jabatan itu juga dijalankan oleh Sestama. “Apalagi penetapan sebagai tersangka sudah dilakukan, penahanan sudah dilakukan, maka apa namanya, tentu ada Plt sementara, bisa juga Sestama, Sesmennya ya yang untuk menjadi pelaksana tugas,” ucap dia Profil Ariyo Windutomo, Plt Kepala KSP Gantikan Listyo Sigit yang Dipecat Prabowo Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Letnan Jenderal TNI Ariyo Windutomo sebagai Plt Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Rabu (4/11/2026). Ariyo resmi menggantikan Kepala KSP Listyo Sigit Prabowo yang terseret kasus penyadapan Presiden Prabowo. “Untuk selanjutnya Bapak Presiden menunjuk Plt untuk mengisi kekosongan tersebut untuk sementara beliau menunjuk Letjen Ariyo Windutomo untuk menjabat sebagai Plt KSP,” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam jumpa pers di Istana, Jakarta, Rabu. Ariyo diketahui merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1996. Setelah Tenggelam di Bawah 5.000 dan Kasus Dugaan Penyadapan Presiden, IHSG Akan Bergerak ke Mana? Artikel Kompas.id Satu angkatan dengan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IV/Diponegoro, Mayjen TNI Deddy Suryadi. Mayjen TNI Ariyo Windutomo memiliki segudang pengalaman di bidang pertahanan. Sebab, ia pernah mengemban berbagai jabatan strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat (AD) maupun Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Selain itu, Ariyo pernah menjabat sebagai Kabag Kepegawaian Kemenhan. Ia juga sempat menduduki jabatan sebagai Kepala Biro Umum Setjen Kemenhan. Karier Ariyo juga pernah menapak sebagai Kepala Satuan Pengawas (Kasatwas) Universitas Pertahanan (Unhan). Selain ditunjuk menjadi Plt Kepala KSP, ia juga kini memegang jabatan sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) sejak November 2024. ***(*/Kompa/WN-01) Post Views: 25 Navigasi pos Dinilai Cacat Hukum, Anak Pelaku Gugat Praperadilan Polres Flotim di PN Larantuka