Suster Maria Evangelina, PRR : “Panggilan Hidup Membiara Bukan Kehebatan Saya, Tapi Semata Kasih Karunia Allah” Moto Kaul Kekal : Segala Jalan Tuhan Adalah Kasih Setia dan Kebenaran (Mazmur 25:10) LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM— Suster Maria Evangelina, PRR telah mengikrarkan Kaul Kekal dalam panggilan hidup membiara pada Rabu, 1 Juli 2026 di Kota Renha Rosari Larantuka. Sebagai “Anak Tanah”, Stasi Puor- Meluwiting, ia pulabg kampung untuk bersama keluarga merayakan Misa Syukur di Gereja Santo Petrus Puor. Perayaan Ekaristi penuh syukur itu dipimpin langsung Pastor Paroki Santo Yosep Boto, Romo Yeremias Rianghepat didampingi Imam Selebran, Romo Robert Sakeng dan Pater Reinald Sakeng, Jumat, 10 Juli 2026. RM Yermin Pimpin Misa Syukur Kaul Kekal Sr Maria Evangelina, didampingingi Imam Selebral, Rm Robert Sakeng dan Pater Renald Sakeng Usai Misa syukur dilanjutkan dengan prosesi menuju tenda sukacita dan resepsi keluarga sebagaimana teah disiapkan oleh sebuah “Panitia Keluarga” yang melibatkan Keluarga Besar Wuwur dan rumpun keluarga terkait serta dukungan Pemeintah keda desa, Puor dan Puor B. Acara resepsi berlangsung penuh sukacita dan kekeluargaan itu dipandu Master of Ceremony (MC), Yeremias Dua Wuwur dan Yohanes Gelakot Wuwur. Resepsi diwarnai berbagai atraksi seni musik dan bela diri ala THS-THM, asuhan Pelatih, Baltasar Wuwur. Sr. Maria Evangelina pada momentum hari bahagia itu didaulat menyampaikan suara hati dan sambutannya terkait jejak langkah memulai panggilannya untuk menjadi seorang biarawati setamat SMAN 2 Nubatukan, Lewoleba, Lembata. “Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa perjalanan hidup akan selalu mudah. Namun, Dia selalu menjanjikan penyertaan-Nya. Dan ketika kita berani mempercayakan hidup kepada-Nya, kita akan menyadari bahwa setiap langkah yang kita tempuh berada dalam pelukan kasih setia-Nya”, ungkap Sr. Maria Evangelina, PRR mengawali sambutannya. Hari ini hati saya dipenuhi rasa syukur yang mendalam. Berdiri di hadapan altar Tuhan untuk mensyukuri kesetiaan Tuhan yang telah menuntun saya, dari tahun 2015 memutuskan untuk menjawabi panggilan-Nya dalam Kongregasi Puteri Reinha Rosari hingga boleh memutuskan untuk tetap bertahan dalam kesetiaan Tuhan, dengan mengikrarkan Kaul Kekal. “Peritiwa ini merupakan rahmat Tuhan yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Jika saya melihat kembali perjalanan hidup saya. Saya menyadari bahwa panggilan ini bukanlah hasil kekuatan atau kehebatan saya, melainkan semata-mata karya kasih karunia Allah” ujar Sr Evan panggilan akrabnya. Menurut Sr Eva, ada saat-saat saya melangkah dengan penuh keyakinan. Ada pula masa ketika saya harus bergumul dengan kelemahan, ketakutan, dan berbagai tantangan. Namun, di setiap pengalaman itu, Tuhan tidak pernah meninggalkan saya. Dia membimbing, menguatkan, meneguhkan, bahkan melalui orang-orang yang hadir dalam hidup saya. Dari sanalah saya belajar bahwa segala jalan Tuhan sungguh adalah kasih setia dan kebenaran. Sebagaimana Moto saya diatas, bukan hanya menjadi tema perayaan hari ini, tetapi menjadi kisah hidup saya. Tuhan mengajar saya bahwa kasih setia-Nya tidak hanya tampak ketika semuanya berjalan baik, tetapi juga ketika saya mengalami proses yang sulit. Justru dalam kelemahan itulah saya merasakan bahwa Tuhan tetap setia memegang tangan saya. Sebagai seorang Puteri Reinha Rosari (PRR), saya bersyukur karena dipanggil untuk mengikuti Kristus dengan meneladani Bunda Maria. Maria mengajarkan saya untuk berkata “ya” kepada kehendak Allah dengan rendah hati dan penuh iman. Semoga semangat doa, kesederhanaan, persaudaraan, dan pelayanan yang menjadi kekayaan Kongregasi PRR terus hidup dalam diri saya, sehingga ke mana pun saya diutus, saya dapat menghadirkan kasih Kristus bagi setiap orang. Pada kesempatan yang penuh rahmat ini, saya ingin mengucapkan syukur yang sedalam-dalamnya kepada Allah Tritunggal Mahakudus yang telah memilih dan memanggil saya menjawabi panggilan-Nya dalam Kongregasi Puteri Reinha Rosari. Saya juga mengucapkan terimakasi kepada pastor paroki st. Yoseph Boto yang berkenan memimpin misa syukur kaul kekal saya pada kesempatan ini, bersama para imam conselebran, Sr Evan juga menyapaikan kepada Kongregasi Puteri Reinha Rosari yang telah menjadi rahim yang sangat berharga bagi saya menjawabi panggilan Tuhan, Pimpinan Umum bersama Dewan Pimpinan Umum Kongregasi PRR, yang telah menerima saya menjawabi panggilan Tuhan, Provinsial INDOBAR yang hadir pada kesempatan ini bersama saudari sekongregasi, para suster SSpS yang telah hadir dan turut memperlancar acara syukuran kaul kekal ini. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Bapa Dewan pastoral paroki juga Bapa dewan stasi st. Petrus puor bersama badan pengurus,Bapak kepala desa puor dan puor b dersama aparat, BPD desa Puor dan Puor B yang telah dengan caranya masing-masing menyukseskan acara syukuran ini. Ucapan terima kasih juga saya ucapkan kepada opu-alap kayo-puken wai-watan : Leban, Kobun, Wuwur Balaor, Pationa,Bburin dan keluarga besar wuwur yang telah mendukung saya dalam jalan Panggilan ini. Terima kasih kepada kedua orang tua. Cinta, doa, pengorbanan, dan kepercayaan yang kalian berikan menjadi kekuatan yang menopang langkah saya hingga hari ini. Terimakasih berlimpah juga saya ucapkan kepada : panitia penyelenggara syukuran kaul kekal, seksi liturgi dan seksi musik liturgi, anggota koor, organis, dirijen, misdinar, lektor, komentator, koster,Seksi Dekorasi, Bapa PGM bersama Ketua OMK dan teman-teman OMK. Terimakasih juga untuk Bapa,mama,kelompok Tarian Adat,dan semua yang berperan dibagian belakang ( bapa /mama,kaka,ade,Ana Opu),serta seluruh undangan dan semua saja yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. “Hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari penyerahan diri yang lebih penuh kepada Tuhan. Saya menyadari bahwa saya masih memiliki banyak keterbatasan. Oleh karena itu, saya mohon doa agar saya tetap setia menghidupi kaul kemurnian, kemiskinan, dan ketaatan dengan hati yang gembira, rendah hati dalam pelayanan, serta selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap perutusan”, ungkap Sr Evan. Akhirnya, saya ingin mengajak kita semua untuk tetap percaya kepada Tuhan. Jalan hidup setiap orang memang berbeda, tetapi bila kita berjalan bersama-Nya, kita tidak akan pernah kehilangan arah. Tuhan selalu bekerja melalui setiap peristiwa untuk mendatangkan kebaikan. Seperti yang menjadi pegangan hidup saya, “Segala Jalan Tuhan Adalah Kasih Setia dan Kebenaran. Terima kasih atas kehadiran, doa, dan kasih yang Bapak, mama, Saudara-saudari sekalian berikan kepada saya. Semoga sukacita hari ini semakin meneguhkan iman kita untuk terus setia mengikuti Kristus. Mohon maaf jika ada yang tak berkenan dihati. Doa Penyerahan Syukuran Kaul Kekal Sr. Maria Evangelina, PRR Allah Bapa yang Mahakasih, Dengan hati yang penuh syukur saya datang ke hadapan-Mu. Pada hari yang penuh rahmat ini, Engkau menyempurnakan karya kasih-Mu dalam hidup hamba-Mu dengan anugerah Kaul Kekal. Sejak awal panggilan hingga saat ini, Engkaulah yang membimbing setiap langkah. Di saat sukacita maupun salib kehidupan, saya mengalami bahwa sungguh benar sabda-Mu: “Segala jalan Tuhan adalah kasih setia dan kebenaran.” Ya Bapa, hari ini saya mempersembahkan seluruh hidup saya kepada-Mu. Tiada lagi yang saya miliki selain diri saya sendiri, dan dengan sukacita saya menyerahkannya sebagai persembahan yang hidup bagi kemuliaan-Mu. Terimalah penyerahan ini dan bentuklah saya menurut kehendak-Mu, agar sepanjang hidup saya hanya mencari, mencintai, dan melaksanakan kehendak-Mu. Teguhkanlah saya untuk menghayati Tri Kaul dengan setia. Semoga kaul kemurnian menjadikan hati saya utuh mencintai Engkau dan terbuka bagi semua orang tanpa membeda-bedakan. Semoga kaul kemiskinan membebaskan saya dari segala keterikatan duniawi sehingga saya semakin percaya kepada penyelenggaraan ilahi-Mu dan hidup sederhana bersama mereka yang kecil dan miskin. Semoga kaul ketaatan membentuk hati saya agar senantiasa mendengarkan suara-Mu, taat kepada Gereja, Kongregasi, dan setiap perutusan yang dipercayakan kepada saya. Ya Yesus, Hamba Yahwe, Engkau telah datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan memberikan hidup-Mu sebagai tebusan bagi banyak orang. Ajarilah saya meneladani kerendahan hati-Mu, kesetiaan-Mu kepada kehendak Bapa, serta kasih-Mu yang rela berkorban sampai di kayu salib. Semoga hidup saya menjadi pantulan wajah-Mu yang lembut, penuh belas kasih, dan siap melayani tanpa pamrih. Ya Maria, Hamba Allah yang Setia, engkau menjawab panggilan Allah dengan iman yang teguh: “Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan.” Dampingi saya agar dalam setiap situasi saya tetap setia mengatakan “ya” kepada kehendak Allah. Ajarkan saya menyimpan sabda Tuhan dalam hati, hidup dalam keheningan doa, dan melayani dengan sukacita, kerendahan hati, dan kasih yang tulus. Saya bersyukur atas teladan Hamba Allah Gabriel Yohanes Wilhelmus Manek, yang dengan iman yang kokoh, kasih kepada Gereja, dan semangat pelayanan menggembalakan umat Allah. Semoga semangat kerasulannya meneguhkan saya untuk menjadi saksi Injil yang rendah hati, berani, dan setia dalam setiap perutusan. Saya juga bersyukur atas teladan Sr. Ibu Anfrida, SSpS, yang melalui hidupnya menunjukkan kesetiaan kepada panggilan, semangat doa, pengorbanan, dan pelayanan yang penuh kasih. Semoga teladan hidupnya mengobarkan semangat saya untuk terus menghayati karisma kongregasi dengan sukacita dan ketekunan. Profil Singkat Sr Maria Evangelina, PRR (Putri Sulung dari 6 bersaudara pasangan orangtua, Bapak Lazarus Ola Wuwur dan Mama Yasinta Tupa Leban) PENDIDIKAN : TKK Sta Theresia Puor (2002, SD Katolik Puor (2003-2008), SMPN 1 Wulandoni (2008-2012), SMAN 2 Nubatukan (2012-2015), MasukAspiran Konggregasi PRR (2015), Postulan di Komunitas Postulat Santa Theresia Kanak-kanak Yesus Riangkemie, Novis di Novisiat Santa Maria Riangkemie (2018), Kaul Pertama (2018) KARYA PERUTUSAN : Berkarya di Komunitas PRR Noemuti (2019-2021, Komunitas Batistini dan Komunitas Verone Italia (2022-2023), Komunitas Santu Filipus Neri Houthaler Belgia (2023-2025) dan Masuk Probasi Persiapan Kaul Kekal (Januari-Juni 2026. Selanjutnya, Biara PRR menugaskan Sr Evan berkarya di Amerika Setikat. ***(Karolus Kia Burin) Post Views: 27 Navigasi pos TANAH BERMASALAH