Tiga Personel Polres Ende Terima Bantuan Renovasi Rumah dari Kapolri dan Kapolda NTT ENDE : WARTA-NUSANTARA.COM— Kepedulian pimpinan Polri terhadap anggotanya yang terdampak bencana ditunjukkan secara nyata di Kabupaten Ende. Tiga personel Polres Ende yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana gempa bumi Flores pada 15 Agustus 2026 lalu, kini bisa bernapas lega setelah mendapat perhatian khusus berupa bantuan renovasi rumah dari Kapolri dan Kapolda NTT. Ketiga personel penerima bantuan tersebut adalah Aiptu Yahya Tonu Weni, Aipda Centysius Pano, dan Bripka Paulus Rago. Peninjauan langsung sekaligus penyerahan bantuan dilakukan di sela-sela rangkaian kegiatan Bakti Sosial Pasca-Bencana Gempa Bumi oleh Kapolda NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT Ny. Vily Rudi Darmoko, Wakapolda NTT Brigjen Pol Faizal, S.I.K., M.H., serta didampingi Kapolres Ende pada Jumat (28/8/2026). Rombongan Kapolda NTT mendatangi langsung kediaman personel Aipda Centysius Pano yang beralamat di Kelurahan Lokoboko Kecamatan Ndona untuk memastikan kondisi bangunan yang rusak serta menyerahkan bantuan guna mempercepat proses renovasi. Langkah ini menjadi wujud nyata sinergi dan perhatian mendalam dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si terhadap jajaran yang tetap setia menjalankan tugas di tengah ujian bencana. Kapolda NTT Irjen Pol Dr.Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa bantuan renovasi ini merupakan wujud dan bentuk dukungan moral dan material pimpinan kepada anggota agar para anggota beserta keluarga dapat kembali menempati rumah yang aman dan layak, sehingga dapat fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ujarnya “Dana yang diberikan benar-benar dimaksimalkan sesuai peruntukannya, yakni perbaikan tempat tinggal yang rusak. Tolong digunakan betul-betul untuk perbaikan rumah, Jangan nanti malah dibelikan motor, jangan ya. Nanti tinggal di tenda terus kalau begitu,” ujar Kapolda yang disambut gelak tawa dan kesiapan para personel. Beliau juga meminta Kapolres setempat untuk mengawasi penggunaan bantuan tersebut secara berkala. Beliau menyadari bahwa meskipun para personel kepolisian turut menjadi korban dalam bencana alam ini, kewajiban sebagai pelindung dan pengayom masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, percepatan renovasi rumah ini penting agar para anggota memiliki tempat tinggal yang layak dan tenang saat ditinggal bertugas. ”Paling tidak kita bisa cepat menempati kembali rumah. Harapan kita ini cepat selesai supaya para anggota sekalian tenang meninggalkan rumah saat melaksanakan tugas utama menolong masyarakat yang kesusahan. Walaupun kita juga jadi korban, tapi yakinlah untuk terus berbuat baik kepada institusi dan masyarakat,” tambahnya. Mengakhiri arahannya, Kapolda NTT berharap agar bantuan ini dapat meringankan beban para personel dan membawa hikmah yang baik bagi seluruh jajaran pascabencana. Bantuan serupa sebelumnya juga telah disalurkan di beberapa titik wilayah hukum Polda NTT, termasuk Manggarai. Apresiasi dan rasa haru terpancar dari para personel penerima bantuan. Kehadiran pimpinan tertinggi di Polda NTT yang turun langsung ke lapangan tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga membakar semangat dan wujud kepedulian keluarga besar Polri dalam mengayomi anggotanya. ***(PelitaDesa/WN-01) Post Views: 30 Navigasi pos Kapolda NTT Tinjau Masjid Attaqwa Lokoboko dan Salurkan Bantuan Renovasi Rp100 Juta