Wagub NTT Ajak Warga Pulau Buaya Jaga Kelestarian Laut demi Masa Depan Generasi Alor, 24 Juni 2026 ALOR : WARTA-NUSANTARA.COM— “Alam harus dijaga untuk anak cucu kita. Jika laut rusak, maka sumber kehidupan juga hilang.” Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma, saat melakukan kunjungan kerja sekaligus sosialisasi pentingnya menjaga kelestarian alam bawah laut di Pulau Buaya, Kabupaten Alor, Rabu (24/6/2026). Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, Ketua TP PKK Kabupaten Alor Lidya Siawan, para pimpinan perangkat daerah Kabupaten Alor, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta seluruh warga Pulau Buaya. Turut hadir pula Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTT Alexon Lumba, Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat Henderina Laiskodat, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT Noldy Pellokila. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma menegaskan pentingnya menjaga kelestarian laut Alor yang telah dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari kelas dunia. Ia mengingatkan masyarakat tentang dampak negatif praktik penangkapan ikan menggunakan bom yang dapat merusak ekosistem laut, menghancurkan terumbu karang, mengurangi populasi ikan, serta berdampak langsung terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat. “Alam harus dijaga untuk anak cucu kita. Jika laut rusak, maka sumber kehidupan juga hilang,” tegas Wakil Gubernur. Ia juga mengajak masyarakat untuk meninggalkan praktik-praktik penangkapan ikan yang merusak dan beralih pada metode yang ramah lingkungan demi menjaga keberlanjutan sumber daya laut bagi generasi mendatang. Pada kesempatan tersebut, Ia juga menyoroti sejumlah kebutuhan mendesak masyarakat, antara lain ketersediaan air bersih, fasilitas pendidikan yang masih terbatas, serta pelayanan kesehatan yang belum optimal karena belum tersedianya puskesmas di wilayah tersebut. Wakil Gubernur berkomitmen untuk membantu pembangunan satu unit sumur bor di Pulau Buaya yang sebelumnya telah dilakukan survei lokasi. “Pemerintah hadir untuk mendengarkan dan berupaya membantu kebutuhan masyarakat sesuai kemampuan yang ada. Yang terpenting adalah kita terus membangun komunikasi dan kerja sama yang baik,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo menyampaikan apresiasi atas perhatian yang terus diberikan Pemerintah Provinsi NTT kepada masyarakat Kabupaten Alor. “Kehadiran Wakil Gubernur NTT menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendengarkan dan menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi pembangunan di tengah berbagai keterbatasan fiskal yang dihadapi daerah,” ungkapnya. Kepala Desa Pulau Buaya, Hasim Anwar, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan Wakil Gubernur NTT ke wilayahnya. Ia menjelaskan bahwa Pulau Buaya memiliki jumlah penduduk sekitar 1.835 jiwa dengan mata pencaharian utama perempuan sebagai penenun dan laki-laki sebagai nelayan. Ia juga menyebutkan banyak generasi muda Pulau Buaya yang telah merantau ke berbagai daerah. Usai berdialog dengan masyarakat, Wakil Gubernur meninjau sejumlah fasilitas yang ada di Pulau Buaya. Sebelum mengakhiri kunjungan, ia juga menyempatkan diri menyaksikan turnamen sepak bola lokal dan memberikan motivasi kepada para pemuda agar terus berprestasi meskipun berada dalam keterbatasan fasilitas. ***(Siaran Pers Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT Penulis : RingLing Lantakai Foto : Ben Jusuf) Post Views: 28 Navigasi pos Bupati Lembata Sebut Pekerjaan Bank Sampah Sangat Mulia dan Bermakna