Pesan Romo Yermin Untuk Sr Maria Evangelina : “Cari Orangtua Orang Menjadi Orangtuamu Sendiri di Tanah Misi” LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM— Pastor Paroki Santo Yosep Boto, Dekenat Lembata, Romo Yeremias Rianghepat, PR (Yermin) mengatakan kepada Suster Maria Evangelina,PRR bahwa setelah merayakan Misa syukur Kaul Kekal pada hari ini, sudah pasti engkau akan meninggalkan orangtuamu , saudara dan keluarga di stasi ini karena panggilan tugas melayani umat. Karena itu, carilah orangtua orang menjadi orangtuamu sendiri. Carilah saudara orang menjadi saudaramu sendiri di Tanah Misi, tempatmu berkarya di Ladang Tuhan. Sr Maria Evangelina,PRR didampingi Ayah, Lazarus Ola Wuwur dan Ibu Yasinta Tupa Leban Romo Yermin mengungkapkan hal itu ketika menyampaikan sambutan pada resepsi syukur Kaul Kekal Sr. Maria Evangelina di Desa Puor, Kecamatan Wulandoni, Jumat, 10 Juli 2026. Mengapa saya katakan demikian? “Karena ketika kita ditugaskan untuk mulai berkarya di Tanah Misi, artinya kita mesti meninggalkan orangtua, saudara, kakak, adik dan keluarga besar di kampung ini. Untuk itu, ditempat tugas baru anda harus mencari orangtua orang lain menjadi orangtuamu sendiri. Begitu pula, carilah saudara orang menjadi saudara sendiri. Biarkan orangtua, saudara dan keluargamu disini Pastor Paroki yang jaga”, ungkap Romo Yermin disambut tawa ria hadirin. Menurut Rm Yermin, menapaki perjalanan panggilan sebagai seorang biarawati tentu saja tidaklah mudah. Artinya, dihadapanmu sudah pasti banyak terbentang kesulitan dan tantangan. Ada banyak kawanan domba dan serigala sudah pasti dijumpai dalam karya dan tugas pelayanan. Ada yang mendukung panggilan dengan tulus tetapi ada juga yang tidak tulus. Bahkan meragukan dan mengganggu panggilan. “Dalam menjalankan tugas mulia panggilan ditengah umat, sudah pasti kita menjumpai kawanan Domba dan Serigala. Ada yang mendukung secara tulus panggilan dan ada pula yang tidak mendukung panggilan. Meski demikian, Suster Evan harus memeluk Domba dan juga berani memeluk Serigala. Bahkan harus merubah Serigala menjadi domba-domba yang baik”, ungkap Romo Yermin, mantan Pastor Paroki Mingar itu. “Hindarilah Domba dan Serigala memelukmu duluan. Tetapi justeru sebaliknya, Suster Evan harus memeluk Domba dan Serigala dengan ketulusan dan tujuan mulia, menjadikan domba tetap setia dan merubah Serigala menjadi Domba-domba yang baik”. Karena jika domba dan Serigala memeluk duluan sangat boleh jadi ada tujuan yang tidak tulus”. Namun Romo Yermin menyatakan yakin, meski ditengah berbagai tantangan yang kelak dihadapi dipastikan mampu diatasi berkat doa dan dukungan keluarga dan umat sekalian. Ayunkan kaki dan langkahmu yang pasti agar dapat mencapai tujuan mulia karya pelayananmu. Kita yakin semua ini bisa dilakukan karena didukung pilihan Moto Suster Maria Evangelina yang meneguhkan : “Segala Jalan Tuhan Adalah Kasih Setia dan Kebenaran”. Tuhan tetap kasih dan setia melindungi jalan panggilanmu. Sebagai Pastor Paroki Boto tentu saja patut menyampaikan terima kasih kepada semua pihak terutama Keluarga Besar Wuwur dan rumpun keluarga lainnya , Panitia dan Pemerintah Desa Puor dan Puor B atas kerjasama yang baik antar Pemerintah dan Gereja untuk menyukseskan hajatan rohani ini. Lebih dari itu, terima kasih untuk kedua orangtua Sr Evan (Bapak Lazarus Ola Wuwur dan Mama Yasinta Tupa Leban) karena telah mempersembhakan seorang putri untuk bekerja di Ladang Tuhan. Sedangkan sambutan mewakili Keluarga Besar Wuwur disampaikan oleh Baltasar Wuwur. Mantan Ketua Dewan Stasi Santo Petrus Puor dan kini juga sebagai Kepala Suku Wuwur menyatakan terima kasih dan penghargaan kepada Pastor Paroki Boto, Rm Yermin yang telah memipin Misa Syukur Kaul Kekal anak kami Sr Evan. Terima kasih pula kepada Panitia dan Pemerintah kedua desa telah bekerjasama menyukseskan acara ini. Baltasar Wuwur lebih lanjut mengatakan, Kami keluarga besar dan hadirin sudah pasti memberikan doa restu dan dukungan kepada Sr Evan untuk terus melangkah menjalankan karya mulia di Ladang Tuhan. Berbagai suka duka dan tantangan hidup membiara pasti akan dialami. Namun dengan moto ini semakin menguatkan langkahmu karena Tuhan tetap menjaga penuh kasih setia. “Ina suster pana ma mela-mela mai gelekat Alapes ma orem pua. Alapes likok jagag mela-mela, fe mom todol valet bae. (Ina jalan baik-baik untuk layani Tuhan dengan sepenuh hati. Apapun tantangan Tuhan pasti melindungi”, ungkap Baltasar Wuwur. Acara resepsi berlangsung penuh sukacita dan kekeluargaan itu dipandu Master of Ceremony (MC), Yeremias Dua Wuwur dan Yohanes Gelakot Wuwur. Resepsi diwarnai berbagai atraksi seni musik dan bela diri ala THS-THM, asuhan Pelatih, Baltasar Wuwur. Dolo-dolo, jai dan joget ria mewarnai acara syukuran itu. ***(Karolus Kia Burin) Post Views: 23 Navigasi pos Kolaborasi Menuju Episentrum Peradaban Islam