LARANTUKA: WARTANUSANTARA – Tumpukan sampah rumah tangga kembali memenuhi jalur utama menuju Bandara Gewayantana, Larantuka, Kamis (13/8/2026). Pampers bayi, pembalut wanita, plastik, serta limbah domestik lainnya ditemukan berserakan di sejumlah titik sepanjang Pura Weri, Pantai Meting Doeng, kawasan tambak sebelum Watowiti, hingga ruas jalan menuju bandara. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Flores Timur membongkar sejumlah tempat pembuangan sampah (TPS) liar dan mengangkut limbah yang menumpuk di tepi jalan. Pembersihan dilakukan dari kawasan Pura Weri hingga area tambak menuju bandara yang berulang kali menjadi lokasi pembuangan sampah ilegal. Aksi tersebut melibatkan personel TNI dan seluruh jajaran pegawai DLH, baik yang bertugas di kantor maupun di lapangan, sebagai bagian dari bakti lingkungan menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Salah satu staf DLH Flores Timur, Oshin, ikut turun langsung mengangkat sampah dari lokasi. Menurut dia, kondisi di lapangan menunjukkan kebiasaan membuang sampah sembarangan masih terus terjadi meski kawasan tersebut telah beberapa kali dibersihkan. “Kami sendiri ikut mengangkut sampah di lokasi. Setiap kali dibersihkan, tidak lama kemudian kembali dipenuhi sampah rumah tangga, termasuk pampers bayi dan pembalut wanita,” kata Oshin. Keberadaan TPS liar di jalur yang menjadi salah satu pintu masuk utama ke Kota Larantuka dinilai mencoreng wajah daerah, mengganggu kenyamanan pengguna jalan, serta berpotensi mencemari lingkungan apabila terus dibiarkan. Masyarakat diminta menghentikan kebiasaan membuang sampah di tepi jalan dan menggunakan fasilitas pembuangan yang telah disediakan pemerintah. Warga juga didorong aktif melaporkan setiap aktivitas pembuangan sampah ilegal kepada DLH Flores Timur agar dapat segera ditindaklanjuti. Selain melapor, warga diimbau mendokumentasikan pelaku yang membuang sampah sembarangan, termasuk memotret atau merekam kendaraan maupun orang yang melakukan pelanggaran, kemudian menyerahkan bukti tersebut kepada DLH atau aparat terkait untuk proses penindakan sesuai ketentuan yang berlaku. Petugas DLH Flores Timur mengangkut pampers bayi, pembalut wanita, dan sampah rumah tangga dari TPS liar di jalur Pura Weri menuju Bandara Gewayantana, Larantuka, Kamis (13/8/2026). Kritik juga diarahkan kepada oknum yang terus membuang sampah di jalur menuju bandara. Perilaku tersebut dinilai tidak hanya menunjukkan rendahnya kesadaran terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga merugikan masyarakat luas karena petugas harus berulang kali membersihkan lokasi yang sama dengan menggunakan anggaran dan tenaga pemerintah. (RED 02/**) Post Views: 97 Navigasi pos Jelang HUT ke-81 RI, DLH Flores Timur Gelar Bakti Bersama dan Percantik Pasar Senja dengan Nuansa Merah Putih