Opini Kekerasan Yang Tak Kasatmata : Tanda-Tanda Kekerasan Kultural dan Struktural Dalam Cerpen “Senja di Pulau Tanpa Nama” Karya Seno Gumira Ajidarma WartaNusantara Tidak ada komentar Kekerasan Yang Tak Kasatmata : Tanda-Tanda Kekerasan Kultural dan Struktural Dalam Cerpen “Senja di Pulau Tanpa Nama” Karya Seno Gumira Ajidarma Oleh: Joan Delanoue Denting Sanitia Merdu Mahasiswa Program Studi…
Opini Membaca Kekerasan Dalam Cerita Rakyat Sangkuriang Legenda Tangkuban Perahu WartaNusantara Tidak ada komentar Membaca Kekerasan Dalam Cerita Rakyat Sangkuriang Legenda Tangkuban Perahu Oleh : Yusbhi Kris Sayputra Mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Sanata Dharma Yogyakarta WARTA-NUSANTARA.COM— Sastra lisan telah menjadi kebudayaan masyarakat Indonesia sejak…
Opini Membaca Dekat Cerpen “Anak Ini Mau Mengencingi Jakarta?” Karya Ahmad Tohari Sebagai Poteret Kaum Marjinal WartaNusantara Tidak ada komentar Membaca Dekat Cerpen “Anak Ini Mau Mengencingi Jakarta?” Karya Ahmad Tohari Sebagai Poteret Kaum Marjinal Oleh : Yusbhi Kris Sayputra Mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Sanata Dharma Yogyakarta WARTA-NUSANTARA.COM— Ahmad Tohari…
Opini Kekerasan Tersembunyi di Balik Meja Makan: Analisis Cerpen Telepon dari Aceh Karya Seno Gumira Ajidarma dalam Perspektif Teori Kekerasan Johan Galtung WartaNusantara Tidak ada komentar Kekerasan Tersembunyi di Balik Meja Makan: Analisis Cerpen Telepon dari Aceh Karya Seno Gumira Ajidarma dalam Perspektif Teori Kekerasan Johan Galtung Oleh : Bonaventura Risang Widyo Asmoro Mahasiswa Program Studi…
Opini Ketika Kemiskinan Menjadi Kekerasan:Membaca “Orang-Orang yang Matanya Enak Dipandang” dengan Kacamata Johan Galtung WartaNusantara Tidak ada komentar Ketika Kemiskinan Menjadi Kekerasan:Membaca “Orang-Orang yang Matanya Enak Dipandang” dengan Kacamata Johan Galtung Oleh: Aurelia Keyodia Mahasiswi Program Studi Sastra Universitas Sanata Dharma Yogjakarta WARTA-NUSANTARA.COM— Kemiskinan dipahami sebagai kondisi ketidakmampuan…
Opini Kekerasan Berlapis Terhadap Perempuan dalam Film “Women from Rote Island”: Sebuah pembacaan Menggunakan Teori Kekerasan oleh Johan Galtung WartaNusantara Tidak ada komentar Kekerasan Berlapis Terhadap Perempuan dalam Film “Women from Rote Island”: Sebuah pembacaan Menggunakan Teori Kekerasan oleh Johan Galtung Oleh : Ignatius Ryan Malau Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Universitas Sanata…
Opini Ketika Pelayan Melayani, Siapa Yang Menemani Pelayan ? WartaNusantara Tidak ada komentar Ketika Pelayan Melayani, Siapa Yang Menemani Pelayan ? Oleh : Nia Liman* WARTA-NUSANTARA.COM— Sabtu pagi, 5 Juli 2025 di sebuah kota kecil di Italia berjalan sebagaimana biasanya. Udara musim panas…
Opini Distorsi Kebijakan Sosial: Membedah Sengkarut Proyek Makan Bergizi Gratis dalam Pusaran Korupsi Sistemik WartaNusantara Tidak ada komentar Distorsi Kebijakan Sosial: Membedah Sengkarut Proyek Makan Bergizi Gratis dalam Pusaran Korupsi Sistemik Oleh : Domitius Pau, S.Sos., M.A Dosen Program Studi Pembangunan Sosial/Sosiatri Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Santa Ursula,…
Opini Menyingkap Luka di Balik “Entrok”: Mengapa Kekerasan Tak Selalu Berwajah Sangar? WartaNusantara Tidak ada komentar Menyingkap Luka di Balik “Entrok”: Mengapa Kekerasan Tak Selalu Berwajah Sangar? Oleh : Zefanya Chrisantya Ningrum Mahasiswi Program Studi Sastra Indonesia – Universitas Sanata Dharma Yogjakarta WARTA-NUSANTARA.COM— Novel Entrok karya…
Opini Analisis Puisi “Tangga Terakhir¹” Karya Yosep Yapi Taum dalam Perspektif Formalisme Rusia WartaNusantara Tidak ada komentar Analisis Puisi “Tangga Terakhir¹” Karya Yosep Yapi Taum dalam Perspektif Formalisme Rusia Oleh: Florentina Veni Mayasari Mahasiswi Program Studi Sastra Universitas Sanata Dharma Jogjakarta TANGGA TERAKHIR¹ Ada ruang lengang dan…